Prabowo Akan Pidato di PBB Setelah Trump dan Lula, Dino Patti Djalal: Sejarahnya seperti Bung Karno

Senin, 25 Agustus 2025 - 19:28 WIB
loading...
A A A
“Dan ini mumpung, ini pasti akan diperhatikan oleh utara, selatan, timur, barat. Ini Indonesia mau bicara apa nih? Karena kita dekat dengan barat, kita juga bagian dari global south, dan kita juga dengan timur juga erat. Kita kan kakinya ada di mana-mana,” ujarnya.

Baca juga: Prabowo: Anggaran Kita Besar, Menghilangnya ke Mana?

Dino menambahkan, Presiden Prabowo harus memanfaatkan momentum apalagi di tengah situasi global yang penuh tantangan. Dia mengatakan bahwa rivalitas AS dan China masih menguat, kawasan Indo-Pasifik diguncang dinamika geopolitik.

Sementara multilateralisme dianggap semakin lemah karena sejumlah negara besar menarik diri dari berbagai lembaga internasional.

“Jadi apa yang disampaikan Presiden Prabowo nanti akan banyak dilihat orang. Apalagi sekarang ini kan kita lihat antara barat dan BRICS, antara Amerika dan Tiongkok, Indo-Pasifik sekarang lagi banyak guncangan, multilateralisme sedang lemah sekali. Amerika keluar dari berbagai badan multilateral Internasional, itu membuat multilateralisme sangat underperformed,” ujarnya.

Oleh karena itu, Dino berharap Presiden Prabowo dapat memberikan masukan yang konstruktif terhadap komunitas internasional mengenai state of the world. “Apa salahnya? Apa yang sedang perlu diperbaiki? Sakitnya di mana? Kenapa multilateralisme ini sedang sangat lemah sekarang? Dan apa kedepannya nih? The next world order itu seperti apa? Karena sekarang sudah ada konsensus bahwa orde dunia yang lama, the old order itu sudah, sudah out the window. Cuma yang baru ini perlu didefinisikan seperti apa?”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kualitas Negara Hukum...
Kualitas Negara Hukum Terletak dari Kemampuan Aparat Menjaga Hati Nurani
Prabowo Sampaikan Belasungkawa...
Prabowo Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani
Percepat Proses Pengganti...
Percepat Proses Pengganti Jampidsus, Istana: Diputuskan Pekan Ini
Selamat Ginting: Prabowo...
Selamat Ginting: Prabowo Harus Jadi Panglima Tertinggi Pemberantasan Korupsi
Prabowo Panggil Luhut...
Prabowo Panggil Luhut hingga Chatib Basri di Hambalang, Bahas Apa?
Presiden Prabowo Diundang...
Presiden Prabowo Diundang ke Teheran oleh Pemerintah Iran
Bertolak ke NTB, Presiden...
Bertolak ke NTB, Presiden Prabowo Bakal Resmikan Bendungan Meninting di Lombok Barat
Kunjungi Candi Prambanan,...
Kunjungi Candi Prambanan, Prabowo Pamerkan Mahakarya Peradaban Dunia ke PM Modi
Prabowo dan Narendra...
Prabowo dan Narendra Modi Tiba di Prambanan Disambut Tari Klasik Rama Shinta
Rekomendasi
Pembunuh Sadis Pengemudi...
Pembunuh Sadis Pengemudi Ojol di Tangerang Ditetapkan Jadi Tersangka
Rupiah Belum Menjauh...
Rupiah Belum Menjauh dari Level Rp18.068 per USD, Intip 2 Sentimen Penyebabnya
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pastikan SPBU di Medan Beroperasi Normal
Berita Terkini
Madam Halimah Yacob...
Madam Halimah Yacob Membuka Harmony in Diversity Award Perdana di Jakarta
Jadi Saksi Dalam Sprindik...
Jadi Saksi Dalam Sprindik Baru, Kejagung Sebut Status Tersangka Febrie Adriansyah dari Polri Tak Gugur
Harlah ke-28 PKB, Panji...
Harlah ke-28 PKB, Panji Bangsa Gelar Turnamen Mini Soccer Inklusif
Kualitas Negara Hukum...
Kualitas Negara Hukum Terletak dari Kemampuan Aparat Menjaga Hati Nurani
Bakamla Gelar Latihan...
Bakamla Gelar Latihan Menembak di Perairan Dekat Pulau Galang
Gus Ipul Respons Wacana...
Gus Ipul Respons Wacana Cak Imin soal Pemimpin Baru PBNU: Baik untuk Didiskusikan
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved