Deretan Tersangka yang Ditangkap Bareng Ebenezer, 15 Mobil dan Uang Rp170 Juta Disita KPK
Jum'at, 22 Agustus 2025 - 17:03 WIB
loading...
Ketua KPK Setyo Budiyanto mengatakan, pihaknya menyita belasan unit mobil, uang tunai Rp170 Juta, dan mata uang asing dalam OTT Wamenaker Imanuel Ebenezer. Foto/SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) Setyo Budiyanto mengatakan Operasi Tangkap Tangan (OTT) dugaan pemerasan sertifikasi K3 di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dilakukan sejak Rabu dan Kamis 20-21 Agustus 2025.
Dalam OTT tersebut, 14 orang ditangkap. Salah satunya Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer alias IEG hingga Dirjen Binwasnaker dan K3 Kemnaker berinisial FRZ. Noel dan sejumlah tersangka terlihat mengenakan rompi oranye KPK diperlihatkan ke publik.
"Tim KPK bergerak secara paralel di beberapa lokasi wilayah Jakarta dan mengamankan 14 orang yaitu IBM selaku Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personel K3 2022-2025, GAH selaku Koordinator Bidang Pengujian dan Evaluasi Kompetensi Keselamatan Kerja 2022-saat ini, SB Sub Koordinator Bidang Keselamatan Kerja Direktorat Bina K3 2020-2025, AK Sub Koordinator Kemitraan Personil Keselamatan Kerja 2020-saat ini," ujar Setyo saat konferensi pers di Gedung KPK Merah Putih, Jakarta Selatan, Jumat (22/8/2025).
Baca juga: BREAKING NEWS! Wamenaker Noel Jadi Tersangka usai Terjaring OTT KPK
"IEG Wakil Menteri Ketenagakerjaan 2024-2029, FRZ Dirjen Binwasnaker dan K3 Maret 2025-Sekarang, HS Direktur Bina Kelembagaan 2021-Februari 2025, SKP Sub Koordinator, SUP Koordinator, TEM pihak PT perusahaan Jasa PT KEM Indonesia, MM PT KEM Indonesia. Lainnya karena tidak terkait tidak disebutkan," tambahnya.
Setyo menyebut pihaknya juga mengamankan belasan kendaraan mobil, sejumlah sepeda motor hingga uang tunai Rp170 juta hingga pecahan USD.
Baca juga: Usai Dipajang KPK, Noel Ebenezer Tersenyum dan Kepalkan Tangan
"Tim juga mengamankan barang bukti yang terkait dan hasil tindak pidana ini yaitu 15 unit kendaraan bermotor roda empat dengan rincian 12 milik IBM, 1 dari SB, 1 dari HS, 1 dari GAH. Kemudian 7 unit kendaraan bermotor roda dua, 6 unit diamankan dari IBM, dan 1 unit diamankan dari IEG. Uang tunai Rp170 juta dan ada USD2.201 dan beberapa pecahan lainnya," jelasnya.
Setyo mengatakan jumlahnya cukup banyak dan memiliki nilai cukup tinggi, hal ini relevan bahwa praktik dugaan pemerasan ini sudah terjadi sejak beberapa periode waktu sebelumnya diperkirakan sejak 2019 hingga saat ini.
Dalam OTT tersebut, 14 orang ditangkap. Salah satunya Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer alias IEG hingga Dirjen Binwasnaker dan K3 Kemnaker berinisial FRZ. Noel dan sejumlah tersangka terlihat mengenakan rompi oranye KPK diperlihatkan ke publik.
"Tim KPK bergerak secara paralel di beberapa lokasi wilayah Jakarta dan mengamankan 14 orang yaitu IBM selaku Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personel K3 2022-2025, GAH selaku Koordinator Bidang Pengujian dan Evaluasi Kompetensi Keselamatan Kerja 2022-saat ini, SB Sub Koordinator Bidang Keselamatan Kerja Direktorat Bina K3 2020-2025, AK Sub Koordinator Kemitraan Personil Keselamatan Kerja 2020-saat ini," ujar Setyo saat konferensi pers di Gedung KPK Merah Putih, Jakarta Selatan, Jumat (22/8/2025).
Baca juga: BREAKING NEWS! Wamenaker Noel Jadi Tersangka usai Terjaring OTT KPK
"IEG Wakil Menteri Ketenagakerjaan 2024-2029, FRZ Dirjen Binwasnaker dan K3 Maret 2025-Sekarang, HS Direktur Bina Kelembagaan 2021-Februari 2025, SKP Sub Koordinator, SUP Koordinator, TEM pihak PT perusahaan Jasa PT KEM Indonesia, MM PT KEM Indonesia. Lainnya karena tidak terkait tidak disebutkan," tambahnya.
Setyo menyebut pihaknya juga mengamankan belasan kendaraan mobil, sejumlah sepeda motor hingga uang tunai Rp170 juta hingga pecahan USD.
Baca juga: Usai Dipajang KPK, Noel Ebenezer Tersenyum dan Kepalkan Tangan
"Tim juga mengamankan barang bukti yang terkait dan hasil tindak pidana ini yaitu 15 unit kendaraan bermotor roda empat dengan rincian 12 milik IBM, 1 dari SB, 1 dari HS, 1 dari GAH. Kemudian 7 unit kendaraan bermotor roda dua, 6 unit diamankan dari IBM, dan 1 unit diamankan dari IEG. Uang tunai Rp170 juta dan ada USD2.201 dan beberapa pecahan lainnya," jelasnya.
Setyo mengatakan jumlahnya cukup banyak dan memiliki nilai cukup tinggi, hal ini relevan bahwa praktik dugaan pemerasan ini sudah terjadi sejak beberapa periode waktu sebelumnya diperkirakan sejak 2019 hingga saat ini.
(cip)
Lihat Juga :