KPK Segel Ruangan K3 dan Dirjen Kemnaker usai OTT Wamenaker Noel Ebenezer
Kamis, 21 Agustus 2025 - 14:54 WIB
loading...
KPK menyegel ruangan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dan ruangan Dirjen Kemnaker. Foto/SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyegel ruangan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dan ruangan Dirjen Kemnaker. Hal itu dilakukan usai Operasi Tangkap Tangan (OTT) Wamenaker Immanuel Ebenezer alias Noel.
Informasi penyegelan dua ruang tersebut telah dibenarkan oleh Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto. "Benar," kata Fitroh saat dihubungi, Kamis (21/8/2025).
KPK juga menyampaikan dalam operasi senyap itu pihaknya turut mengamankan sejumlah barang bukti mulai dari uang, puluhan mobil dan motor Ducati.
Baca juga: Terjaring OTT KPK, Harta Kekayaan Wamenaker Noel Ebenezer Tembus Rp17,6 Miliar
Bedasarkan pantauan di lokasi, dua motor merk Ducati yang diduga hasil OTT tersebut telah tiba di Gedung Merah Putih KPK pukul 13.47 WIB. Dua motor itu terlihat diangkut menggunakan mobil pick up.
Terlihat kedua kendaraan yang bernomor polisi B 4225 SUQ dan B 3838 BOB langsung diamankan ke belakang gedung KPK. Kedua kendaraan itu berwarna merah.
Dari informasi yang dihimpun, motor nomor polisi B 4225 SUQ merupakan type Ducati Streetfighter V4. Sedangkan kendaraan berpelat nomor B 3838 BOB adalah Ducati type Multistrada V4.
Baca juga: OTT Noel Ebenezer, KPK Sita Puluhan Mobil hingga Motor Ducati
Fitroh sebelumnya telah menyampaikan bahwa pihaknya juga mengamankan barang bukti dalam rangkaian operasi tangkap tangan (OTT) pada 20-21 Agustus 2025. Adapun dalam OTT ini KPK menangkap beberapa pihak-pihak termasuk Wamenaker, Immanuel Ebenezer alias Noel.
"Yang pasti ada uang, ada puluhan mobil dan ada motor ducati," kata Fitroh saat dihubungi, Kamis (21/8/2025).
Kini Noel dan beberapa orang lain yang terjaring OTT masih dilakukan pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK. KPK mempunyai waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum Noel Ebenezer dan pihak yang terjaring OTT.
Fitroh menyampaikan bahwa Noel ditangkap di Jakarta terkait dugaan pemerasan terhadap sejumlah perusahaan. "Benar (OTT). Diamankan di Jakarta. pemerasan terhadap perusahaan-perusahaan terkait pengurusan sertifikasi K3," ujar Fitroh.
Informasi penyegelan dua ruang tersebut telah dibenarkan oleh Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto. "Benar," kata Fitroh saat dihubungi, Kamis (21/8/2025).
KPK juga menyampaikan dalam operasi senyap itu pihaknya turut mengamankan sejumlah barang bukti mulai dari uang, puluhan mobil dan motor Ducati.
Baca juga: Terjaring OTT KPK, Harta Kekayaan Wamenaker Noel Ebenezer Tembus Rp17,6 Miliar
Bedasarkan pantauan di lokasi, dua motor merk Ducati yang diduga hasil OTT tersebut telah tiba di Gedung Merah Putih KPK pukul 13.47 WIB. Dua motor itu terlihat diangkut menggunakan mobil pick up.
Terlihat kedua kendaraan yang bernomor polisi B 4225 SUQ dan B 3838 BOB langsung diamankan ke belakang gedung KPK. Kedua kendaraan itu berwarna merah.
Dari informasi yang dihimpun, motor nomor polisi B 4225 SUQ merupakan type Ducati Streetfighter V4. Sedangkan kendaraan berpelat nomor B 3838 BOB adalah Ducati type Multistrada V4.
Baca juga: OTT Noel Ebenezer, KPK Sita Puluhan Mobil hingga Motor Ducati
Fitroh sebelumnya telah menyampaikan bahwa pihaknya juga mengamankan barang bukti dalam rangkaian operasi tangkap tangan (OTT) pada 20-21 Agustus 2025. Adapun dalam OTT ini KPK menangkap beberapa pihak-pihak termasuk Wamenaker, Immanuel Ebenezer alias Noel.
"Yang pasti ada uang, ada puluhan mobil dan ada motor ducati," kata Fitroh saat dihubungi, Kamis (21/8/2025).
Kini Noel dan beberapa orang lain yang terjaring OTT masih dilakukan pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK. KPK mempunyai waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum Noel Ebenezer dan pihak yang terjaring OTT.
Fitroh menyampaikan bahwa Noel ditangkap di Jakarta terkait dugaan pemerasan terhadap sejumlah perusahaan. "Benar (OTT). Diamankan di Jakarta. pemerasan terhadap perusahaan-perusahaan terkait pengurusan sertifikasi K3," ujar Fitroh.
(cip)
Lihat Juga :