Wakil Ketua MPR Tegaskan Rumah Pintar Aset Bangsa
Kamis, 21 Agustus 2025 - 14:07 WIB
loading...
Wakil Ketua MPR, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menegaskan bahwa bahwa Rumah Pintar untuk pendidikan di daerah terpencil merupakan peninggalan dan aset bangsa. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Wakil Ketua MPR, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menegaskan bahwa bahwa Rumah Pintar adalah warisan visioner almarhumah Ibu Ani Yudhoyono yang lahir dari kepedulian tulus untuk menjangkau masyarakat terpencil melalui pendidikan. Ia menekankan pentingnya peran negara dalam memastikan hadirnya ilmu dan nilai, serta melanjutkan gerakan ini sebagai amal nyata bagi masa depan bangsa.
Hal tersebut dia sampaikan dalam audiensi bertajuk "Bersinergi Mencerdaskan Negeri: Membangun Generasi Cerdas Bersama Rumah Pintar Nasional"di MPR RI, Rabu (20/8/2025). Ibas menyambut hangat para pengurus Perkumpulan Pengelola Rumah Pintar Nasional (P2RPN). Ia turut didampingi oleh sang istri, Siti Rubi Aliya Rajasa Yudhoyono, yang juga menjabat sebagai Pembina Rumah Pintar Nasional sekaligus Ketua Persatuan Istri Anggota (PIA) Fraksi Partai Demokrat.
Baca juga: 91.028 Guru PAI Akan Terima TPG Mulai 2026, Berapa Nominalnya?
“Kami bersyukur, bahagia dan bangga sekaligus terharu. Hari ini seperti kita dikunjungi semangat almarhumah Ibu Ani. Izinkan kami mengirimkan doa Al-fatihah untuk beliau, mengenang awal gerakan dari gagasan menjadi ‘to reach the unreached’,” ucapnya.
Ibas menyampaikan bahwa program Indonesia Pintar merupakan peninggalan dan aset bangsa. “Ide besar tak muncul seketika, tumbuh dari hati yang tulus berkarya. Kepedulian tak sekadar kata, ia bergerak dalam senyap untuk semua,” lanjutnya.
Dia menekankan bahwa gerakan ini lahir dari pemikiran visioner dan kepedulian sosial. Gerakan ini lahir melalui keteladanan dan pemikiran yang diluncurkan melalui SIKIB (Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu), bersama Presiden SBY. "Rumah Pintar hadir bukan hanya sekedar memfasilitasi, tapi juga melainkan sebagai bagian dari ruang harapan. Harapan bagi mereka yang tinggal jauh dari pusat pendidikan, yang tidak tersentuh buku, teknologi, apalagi pelatihan,” sebutnya.
Baca juga: Cerita Queensy dan Aldo, Penerima Beasiswa ADEM Jadi Paskibra HUT Ke-80 RI di Kemendikdasmen
Ibas juga menyadur kata-kata Ibu Ani Yudhoyono dalam sambutannya ini. “Teringat kata Ibu Ani Yudhoyono, Kalau ingin memajukan bangsa, majukan dulu anak-anaknya. Dan pendidikan, adalah satu-satunya jalan,” kenangnya.
Ibas menegaskan pentingnya pendidikan dalam membangun generasi. “Seiring waktu, gagasan ini berkembang menjadi gerakan nasional, menyebar ke seluruh pelosok Indonesia,” paparnya.
Ia juga menyebutkan beberapa perkembangan program yang kini telah menjangkau berbagai wilayah. “Mulai dari Rumah Pintar, Mobil Pintar, Motor Pintar, hingga Taman Belajar berbasis budaya lokal. Program Indonesia Pintar melalui Rumah Pintar ini bukan hal biasa-biasa saja, bersama Ibu Okke Hatta Rajasa dan Ibu Murniati Widodo A.S., Gerakan ini mengakar dan tumbuh,” bahasnya lebih lanjut.
"Ribuan kader dilatih, ratusan komunitas juga terus terinspirasi dan jutaan anak-anak, ibu rumah tangga, guru paud, setengah warga desa ikut merasakan hadirnya negara melalui ilmu dan nilai," tambahnya.
Ibas mengajak pun turut mengingatkan pentingnya peran negara dalam pendidikan. “Merasakan hadirnya negara melalui ilmu dan nilai,” sebutnya. “Ini bukan nostalgia, ini bukan romantika masa lalu. Tapi ini penggalan ilmu, pengalaman dan amal untuk bangsa,” pungkasnya.
Dia juga berharap, program-program inovatif seperti Rumah Pintar dan Mobil Pintar ini dapat menjadi bagian integral dari program pendidikan yang akan dijalankan oleh Presiden Prabowo. Ia meyakini bahwa sinergi antara inisiatif masyarakat dan kebijakan pemerintah akan semakin memajukan kualitas pendidikan di seluruh Indonesia, menjangkau lebih banyak anak bangsa yang membutuhkan akses ilmu dan pengetahuan.
Ibas terus mendukung keberlangsungan Rumah Pintar Nasional dibawah naungan P2RPN. Ia mendoakan agar Rakornas yang akan berlangsung dapat berjalan dengan lancar dan menghasilkan banyak keberkahan untuk masyatakat, "Kita doakan bersama Rakornas P2RPN yang dilaksanakan pada 28-30 Agustus mendatang berjalan dengan baik, lancar, dan sukses" ungkapnya.
Salah satu peserta audiensi, Deden Arrifan, selaku Sekretaris Rakornas P2RPN 2025 menyampaikan kesan mendalam atas berlangsungnya pertemuan tersebut. Menurutnya, dukungan tersebut menghadirkan energi baru dan semangat yang terus membara bagi para pengelola di lapangan.
"Kami optimistis, Rumah Pintar di Indonesia akan terus tumbuh dan berkembang, memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, serta membawa keberkahan bagi bangsa dan negara," ungkap Deden. Ia juga berharap pertemuan ini menjadi langkah konkret yang bermanfaat bagi masa depan pendidikan anak-anak Indonesia.
Hal tersebut dia sampaikan dalam audiensi bertajuk "Bersinergi Mencerdaskan Negeri: Membangun Generasi Cerdas Bersama Rumah Pintar Nasional"di MPR RI, Rabu (20/8/2025). Ibas menyambut hangat para pengurus Perkumpulan Pengelola Rumah Pintar Nasional (P2RPN). Ia turut didampingi oleh sang istri, Siti Rubi Aliya Rajasa Yudhoyono, yang juga menjabat sebagai Pembina Rumah Pintar Nasional sekaligus Ketua Persatuan Istri Anggota (PIA) Fraksi Partai Demokrat.
Baca juga: 91.028 Guru PAI Akan Terima TPG Mulai 2026, Berapa Nominalnya?
“Kami bersyukur, bahagia dan bangga sekaligus terharu. Hari ini seperti kita dikunjungi semangat almarhumah Ibu Ani. Izinkan kami mengirimkan doa Al-fatihah untuk beliau, mengenang awal gerakan dari gagasan menjadi ‘to reach the unreached’,” ucapnya.
Ibas menyampaikan bahwa program Indonesia Pintar merupakan peninggalan dan aset bangsa. “Ide besar tak muncul seketika, tumbuh dari hati yang tulus berkarya. Kepedulian tak sekadar kata, ia bergerak dalam senyap untuk semua,” lanjutnya.
Dia menekankan bahwa gerakan ini lahir dari pemikiran visioner dan kepedulian sosial. Gerakan ini lahir melalui keteladanan dan pemikiran yang diluncurkan melalui SIKIB (Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu), bersama Presiden SBY. "Rumah Pintar hadir bukan hanya sekedar memfasilitasi, tapi juga melainkan sebagai bagian dari ruang harapan. Harapan bagi mereka yang tinggal jauh dari pusat pendidikan, yang tidak tersentuh buku, teknologi, apalagi pelatihan,” sebutnya.
Baca juga: Cerita Queensy dan Aldo, Penerima Beasiswa ADEM Jadi Paskibra HUT Ke-80 RI di Kemendikdasmen
Ibas juga menyadur kata-kata Ibu Ani Yudhoyono dalam sambutannya ini. “Teringat kata Ibu Ani Yudhoyono, Kalau ingin memajukan bangsa, majukan dulu anak-anaknya. Dan pendidikan, adalah satu-satunya jalan,” kenangnya.
Ibas menegaskan pentingnya pendidikan dalam membangun generasi. “Seiring waktu, gagasan ini berkembang menjadi gerakan nasional, menyebar ke seluruh pelosok Indonesia,” paparnya.
Ia juga menyebutkan beberapa perkembangan program yang kini telah menjangkau berbagai wilayah. “Mulai dari Rumah Pintar, Mobil Pintar, Motor Pintar, hingga Taman Belajar berbasis budaya lokal. Program Indonesia Pintar melalui Rumah Pintar ini bukan hal biasa-biasa saja, bersama Ibu Okke Hatta Rajasa dan Ibu Murniati Widodo A.S., Gerakan ini mengakar dan tumbuh,” bahasnya lebih lanjut.
"Ribuan kader dilatih, ratusan komunitas juga terus terinspirasi dan jutaan anak-anak, ibu rumah tangga, guru paud, setengah warga desa ikut merasakan hadirnya negara melalui ilmu dan nilai," tambahnya.
Ibas mengajak pun turut mengingatkan pentingnya peran negara dalam pendidikan. “Merasakan hadirnya negara melalui ilmu dan nilai,” sebutnya. “Ini bukan nostalgia, ini bukan romantika masa lalu. Tapi ini penggalan ilmu, pengalaman dan amal untuk bangsa,” pungkasnya.
Dia juga berharap, program-program inovatif seperti Rumah Pintar dan Mobil Pintar ini dapat menjadi bagian integral dari program pendidikan yang akan dijalankan oleh Presiden Prabowo. Ia meyakini bahwa sinergi antara inisiatif masyarakat dan kebijakan pemerintah akan semakin memajukan kualitas pendidikan di seluruh Indonesia, menjangkau lebih banyak anak bangsa yang membutuhkan akses ilmu dan pengetahuan.
Ibas terus mendukung keberlangsungan Rumah Pintar Nasional dibawah naungan P2RPN. Ia mendoakan agar Rakornas yang akan berlangsung dapat berjalan dengan lancar dan menghasilkan banyak keberkahan untuk masyatakat, "Kita doakan bersama Rakornas P2RPN yang dilaksanakan pada 28-30 Agustus mendatang berjalan dengan baik, lancar, dan sukses" ungkapnya.
Salah satu peserta audiensi, Deden Arrifan, selaku Sekretaris Rakornas P2RPN 2025 menyampaikan kesan mendalam atas berlangsungnya pertemuan tersebut. Menurutnya, dukungan tersebut menghadirkan energi baru dan semangat yang terus membara bagi para pengelola di lapangan.
"Kami optimistis, Rumah Pintar di Indonesia akan terus tumbuh dan berkembang, memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, serta membawa keberkahan bagi bangsa dan negara," ungkap Deden. Ia juga berharap pertemuan ini menjadi langkah konkret yang bermanfaat bagi masa depan pendidikan anak-anak Indonesia.
(shf)
Lihat Juga :