Adies Kadir Tegaskan Tidak Ada Kenaikan Gaji dan Tunjangan Beras Anggota DPR
Rabu, 20 Agustus 2025 - 14:33 WIB
loading...
Wakil Ketua DPR Adies Kadir mengklarifikasi isu yang beredar di masyarakat mengenai kenaikan gaji anggota DPR. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Wakil Ketua DPR Adies Kadir mengklarifikasi isu yang beredar di masyarakat mengenai kenaikan gaji anggota DPR. Adies menegaskan bahwa tidak ada kenaikan gaji anggota DPR.
“Yang ada adalah tunjangan perumahan yang diberikan kepada anggota DPR karena tidak lagi menerima fasilitas rumah dinas seperti periode sebelumnya,” ujar Adies di Jakarta, Rabu (20/8/2025).
Dia mengungkapkan anggota DPR tidak lagi mendapatkan fasilitas rumah dinas sejak awal periode 2024-2029. Dia menjelaskan, hal tersebut karena pemerintah pusat melalui Kementerian Sekretariat Negara telah mengambil alih dan mengalihfungsikan rumah dinas yang sebelumnya digunakan oleh para wakil rakyat.
Baca juga: Wakil Rakyat Joget Usai Sidang Tahunan MPR, Adies Kadir: Antusiasme Meriahkan Hari Kemerdekaan
“Sebagai gantinya diberikan tunjangan perumahan sekitar Rp50 juta per bulan kepada anggota DPR. Jadi saya luruskan, setelah saya cek lagi di Kesekjenan DPR RI, yang benar adalah tidak ada kenaikan gaji anggota DPR RI,” ujar Adies.
Adies juga mengklarifikasi pernyataannya terkait tunjangan beras dari sekitar Rp10 juta menjadi Rp12 juta per bulannya. Adies memastikan, tidak ada kenaikan tunjangan beras karena nilainya masih sama seperti periode sebelumnya.
“Setiap anggota DPR menerima tunjangan beras sebesar Rp200.000 bulan, bukan Rp12 juta. Yang jelas belum ada kenaikan sejak tahun 2010,” ungkap Adies.
Dia juga menyampaikan, untuk tunjangan transportasi pengganti bensin yang diberikan kepada anggota DPR sebagai menunjang mobilitas juga masih sama seperti periode sebelumnya.
“Dengan demikian, dapat saya tegaskan kembali bahwa tidak ada kenaikan gaji anggota DPR RI, yang ada hanya tambahan tunjangan perumahan pengganti rumah dinas. Saya berharap klarifikasi ini dapat meluruskan opini yang berkembang di masyarakat,” ungkapnya.
Adies kembali menegaskan, DPR sangat terbuka terhadap berbagai masukan dan kritikan dari publik. "Kami selaku wakil rakyat tidak alergi dengan bentuk kritikan apa pun dari masyarakat. Saya berharap klarifikasi ini dapat meluruskan opini yang berkembang di masyarakat," pungkasnya.
“Yang ada adalah tunjangan perumahan yang diberikan kepada anggota DPR karena tidak lagi menerima fasilitas rumah dinas seperti periode sebelumnya,” ujar Adies di Jakarta, Rabu (20/8/2025).
Dia mengungkapkan anggota DPR tidak lagi mendapatkan fasilitas rumah dinas sejak awal periode 2024-2029. Dia menjelaskan, hal tersebut karena pemerintah pusat melalui Kementerian Sekretariat Negara telah mengambil alih dan mengalihfungsikan rumah dinas yang sebelumnya digunakan oleh para wakil rakyat.
Baca juga: Wakil Rakyat Joget Usai Sidang Tahunan MPR, Adies Kadir: Antusiasme Meriahkan Hari Kemerdekaan
“Sebagai gantinya diberikan tunjangan perumahan sekitar Rp50 juta per bulan kepada anggota DPR. Jadi saya luruskan, setelah saya cek lagi di Kesekjenan DPR RI, yang benar adalah tidak ada kenaikan gaji anggota DPR RI,” ujar Adies.
Adies juga mengklarifikasi pernyataannya terkait tunjangan beras dari sekitar Rp10 juta menjadi Rp12 juta per bulannya. Adies memastikan, tidak ada kenaikan tunjangan beras karena nilainya masih sama seperti periode sebelumnya.
“Setiap anggota DPR menerima tunjangan beras sebesar Rp200.000 bulan, bukan Rp12 juta. Yang jelas belum ada kenaikan sejak tahun 2010,” ungkap Adies.
Dia juga menyampaikan, untuk tunjangan transportasi pengganti bensin yang diberikan kepada anggota DPR sebagai menunjang mobilitas juga masih sama seperti periode sebelumnya.
“Dengan demikian, dapat saya tegaskan kembali bahwa tidak ada kenaikan gaji anggota DPR RI, yang ada hanya tambahan tunjangan perumahan pengganti rumah dinas. Saya berharap klarifikasi ini dapat meluruskan opini yang berkembang di masyarakat,” ungkapnya.
Adies kembali menegaskan, DPR sangat terbuka terhadap berbagai masukan dan kritikan dari publik. "Kami selaku wakil rakyat tidak alergi dengan bentuk kritikan apa pun dari masyarakat. Saya berharap klarifikasi ini dapat meluruskan opini yang berkembang di masyarakat," pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :