Gelar Deklarasi Kebangsaan, Cipayung Plus Minta Pemerintah Perbanyak Lapangan Kerja

Kamis, 14 Agustus 2025 - 16:17 WIB
loading...
Gelar Deklarasi Kebangsaan,...
Kelompok mahasiswa dari Cipayung Plus meminta pemerintah menyediakan lapangan pekerjaan yang seluas-luasnya. Terutama bagi generasi Gen Z dan Milenial. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Kelompok mahasiswa dari Cipayung Plus meminta pemerintah menyediakan lapangan pekerjaan yang seluas-luasnya. Terutama bagi generasi Gen Z dan Milenial. Apalagi, Indonesia akan menerima bonus demografi pada 2030-2045.

Hal itu disampaikan Ketua Presidium Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PP PMKRI) Susana Florika Marianti, dalam Pekan Kebangsaan Cipayung Plus di Tugu Proklamasi, Jakarta, Kamis (14/8/2025).

Baca juga: Silaturahmi Kebangsaan, KWI Dukung Cipayung Plus Jaga Persatuan Bangsa

"Rasanya hari ini kita melihat bahwa masih banyak sekali peluang-peluang pekerjaan yang belum didapat oleh generasi muda hari ini, yaitu generasi Milenial dan juga Gen Z. Rasanya kami sebagai anak muda sangat ingin sekali bahwa pemerintah akan membuka seluas-luasnya peluang-peluang pekerjaan untuk anak muda ke depan," imbuhnya.



Menurut Susana, pernyataan ini merupakan bagian dari deklarasi kebangsaan yang disampaikan Cipayung Plus dalam rangka memperingati 80 tahun kemerdekaan Indonesia. Ada delapan poin yang dinyatakan Cipayung Plus dalam deklarasi kebangsaan tersebut. Pertama, mendorong politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif dalam menjalin hubungan internasional dengan memperkuat isu perdamaian dunia dan keadilan sosial.

Kedua, pemerintah diminta memastikan pembukaan lapangan kerja lewat program industrialisasi untuk mengurangi kesenjangan sosial. "Ketiga, memaksimalkan dan mempercepat pemenuhan kebutuhan dasar rakyat seperti pendidikan, kesehatan, tempat tinggal, air bersih, pekerjaan layak sebagai prasyarat menuju negara maju dan mengatasi ketimpangan sosial," tutur Susana.

Baca juga: Hasto Kristiyanto Ditunjuk Lagi Jadi Sekjen PDIP

Keempat, Cipayung Plus mendukung dan terlibat aktif dalam gerakan mewujudkan ketahanan dan swasembada pangan serta kemandirian energi sebagai perwujudan dari Pasal 33 Undang-Undang Dasar (UUD) 1945. Kelima, mereka mendorong penyelesaian konflik agraria dan menjalankan Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) Tahun 1960. Keenam, Cipayung Plus mendorong pemerintah untuk memperkuat data bagi seluruh rakyat Indonesia.

"Ketujuh, Cipayung Plus mendesak pemerintah untuk mempercepat pembangunan infrastruktur pariwisata. Kedelapan, Cipayung Plus meminta, dalam memaksimalkan bonus demografi dan perkembangan teknologi, pemerintah harusmelakukan transformasi kebijakan dalam pembangunan manusia Indonesia," ungkapnya

Deklarasi kebangsaan Cipayung Plus ini, ditandatangani oleh Ketua Umum PB PMII M. Shofiyulloh Cokro, Ketua Umum PB HMI Bagas Kurniawan dan Ketua Umum DPP IMM Riyan Betra Delza. Lalu, Ketua Umum PP HIKMABUDHI Candra Aditiya Nugraha, Ketua Umum EN-LMND Muh. Asrul, serta Ketua Umum PP KMHDI I Wayan Darmawan.

Kemudian, Ketua Umum PP GMKI Prima Surbakti, Ketua Umum PP PMKRI Susana Kandaimu, Ketua Umum PP KAMMI Ahmad Jundi Khalifatullah dan Ketua Umum PP HIMAPERSIS Sholahudin Hasan. Selain deklarasi kebangsaan, Cipayung Plus juga melaksanakan kegiatan ziarah kebangsaan, refleksi kemerdekaan dan pembentangan bendera Merah Putih sepanjang 80 meter.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mahasiswa Tetap Turun...
Mahasiswa Tetap Turun ke Jalan meski Banyak Aktivis Masuk Pemerintahan, Ini Analisis Ubedilah Badrun
Libatkan Mahasiswa saat...
Libatkan Mahasiswa saat Kunker, Gibran Dinilai Perkuat Dialog dan Partisipasi Publik
Ubedilah Badrun Bongkar...
Ubedilah Badrun Bongkar Upaya Pembelahan Gerakan Mahasiswa
Ubedilah Badrun Sebut...
Ubedilah Badrun Sebut Gerakan Mahasiswa Murni, Tidak Ditunggangi Kepentingan Politis
Di Hadapan Pimpinan...
Di Hadapan Pimpinan DPR, Mahasiswa Minta Pemerintah Tak Mainkan Isu Perut Rakyat
Di Hadapan Mahasiswa,...
Di Hadapan Mahasiswa, Dasco Telepon Nanik dan Bahlil
Hadapi Perubahan Dunia...
Hadapi Perubahan Dunia Kerja, Generasi Muda Perlu Dibekali Soft Skills Sejak Dini
3,88 Juta Lowongan Kerja...
3,88 Juta Lowongan Kerja Ramah Lingkungan Bakal Terbuka di 2026, Catat Sektor Industrinya
Creavibe Fest 2026:...
Creavibe Fest 2026: Mahasiswa Desain Produk UMB Tampilkan Karya Fesyen Berkelanjutan
Rekomendasi
5 Perintah Al-Quran...
5 Perintah Al-Qur'an terhadap Anak Yatim, Muslim Wajib Tahu dan Mengamalkannya
Rosan Roeslani: Dukungan...
Rosan Roeslani: Dukungan Prabowo Jadi Kunci Lahirnya Juara Dunia
Rupiah Tergerus Sentimen...
Rupiah Tergerus Sentimen Eksternal, Hari Ini Berakhir Tembus Rp17.843 per USD
Berita Terkini
BKKBN Tekankan Peran...
BKKBN Tekankan Peran Ayah Kunci Pembentukan Karakter Anak
Ade Darmawan Yakin Jokowi...
Ade Darmawan Yakin Jokowi Kecewa Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Kejari Jaksel
Tak Ditahan, Roy Suryo...
Tak Ditahan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dikenakan Wajib Lapor
BPOM: 99,76 Persen AMDK...
BPOM: 99,76 Persen AMDK Merupakan Produk Dalam Negeri
UU Polri Baru Dinilai...
UU Polri Baru Dinilai Perkuat Transformasi Polri dan Dukung Asta Cita
Roy Suryo usai Penangguhan...
Roy Suryo usai Penangguhan Penahanan Dikabulkan: Ini Kemenangan Rakyat Indonesia
Infografis
10 Tokoh Dianugerahi...
10 Tokoh Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional Tahun 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved