Abraham Samad Dikawal Said Didu, Saut Situmorang, hingga Todung Mulya Lubis
Rabu, 13 Agustus 2025 - 13:08 WIB
loading...
Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad tiba di Polda Metro Jaya. Foto/Riyan Rizki Roshali
A
A
A
JAKARTA - Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad tiba di Polda Metro Jaya jelang diperiksa terkait tudingan ijazah palsu Mantan Presiden Joko Widodo ( Jokowi ). Berdasarkan pantauan di lokasi Rabu (13/8/2025), Samad tiba sekitar pukul 10.35 WIB.
Dia menggunakan kemeja berwarna hitam dengan dibalut jas. Kedatangan Samad itu didampingi oleh mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu, mantan Wakil Ketua KPK Saut Situmorang, hingga Todung Mulya Lubis.
Tak hanya itu, terlihat pula kedatangan Abraham Samad didampingi puluhan massa pendukungnya. Terlihat sejumlah bapak-ibu kompak datang membawa poster bertuliskan ‘Lawan 3i, kriminalisasi polisi Jokowi’, ‘lawan! kriminalisasi, pembungkaman kebebasan berpendapat’ dan ‘keadilan akan menemukan jalannya’.
Baca juga: Abraham Samad Diperiksa Polda Metro Jaya, Tegaskan Podcastnya Berisi Edukasi
Sementara itu, terlihat pula puluhan petugas kepolisian turut mengawal massa pendukung dari Abraham Samad tersebut. Sebagai informasi, laporan tudingan ijazah palsu Jokowi saat ini sudah naik tahap penyidikan. Total ada 4 laporan lainnya yang saat ini statusnya sudah dinaikkan ke tahap penyidikan.
Dia menyampaikan bahwa dalam tembusan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) tertera nama dari pelapor dan para terlapor. Hal itu disampaikan dia dalam program Rakyat Bersuara di iNews, Rabu (16/7/2025).
"Saya akan bicara ini teman-teman dapat SPDP, ini ada 12 sekarang ini, terlapornya 12," kata Abdullah sambil menunjuk SPDP tersebut.
Adapun dari 12 orang yang berstatus terlapor, salah satunya adalah mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad.
Setelah Abdullah Alkatiri membacakan 12 nama tersebut, Presiden Petisi Ahli Pitra Romadoni yang juga hadir dalam acara tersebut nyeletuk bahwa 12 nama itulah para calon tersangka dalam kasus tudingan ijazah palsu Jokowi itu. "Itulah yang diumumkan calon tersangkanya," ujar Pitra.
Dia menggunakan kemeja berwarna hitam dengan dibalut jas. Kedatangan Samad itu didampingi oleh mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu, mantan Wakil Ketua KPK Saut Situmorang, hingga Todung Mulya Lubis.
Tak hanya itu, terlihat pula kedatangan Abraham Samad didampingi puluhan massa pendukungnya. Terlihat sejumlah bapak-ibu kompak datang membawa poster bertuliskan ‘Lawan 3i, kriminalisasi polisi Jokowi’, ‘lawan! kriminalisasi, pembungkaman kebebasan berpendapat’ dan ‘keadilan akan menemukan jalannya’.
Baca juga: Abraham Samad Diperiksa Polda Metro Jaya, Tegaskan Podcastnya Berisi Edukasi
Sementara itu, terlihat pula puluhan petugas kepolisian turut mengawal massa pendukung dari Abraham Samad tersebut. Sebagai informasi, laporan tudingan ijazah palsu Jokowi saat ini sudah naik tahap penyidikan. Total ada 4 laporan lainnya yang saat ini statusnya sudah dinaikkan ke tahap penyidikan.
Nama Abraham Samad Terseret
Sebelumnya, kasus tudingan ijazah palsu Jokowi yang ditangani Polda Metro Jaya memasuki babak baru setelah statusnya dinaikkan ke tahap penyidikan. Abdullah Alkatiri selaku kuasa hukum terlapor Tifauzia Tyassuma (Dokter Tifa), mengungkap bahwa ada 12 orang sebagai terlapor.Dia menyampaikan bahwa dalam tembusan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) tertera nama dari pelapor dan para terlapor. Hal itu disampaikan dia dalam program Rakyat Bersuara di iNews, Rabu (16/7/2025).
"Saya akan bicara ini teman-teman dapat SPDP, ini ada 12 sekarang ini, terlapornya 12," kata Abdullah sambil menunjuk SPDP tersebut.
Adapun dari 12 orang yang berstatus terlapor, salah satunya adalah mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad.
Setelah Abdullah Alkatiri membacakan 12 nama tersebut, Presiden Petisi Ahli Pitra Romadoni yang juga hadir dalam acara tersebut nyeletuk bahwa 12 nama itulah para calon tersangka dalam kasus tudingan ijazah palsu Jokowi itu. "Itulah yang diumumkan calon tersangkanya," ujar Pitra.
(rca)
Lihat Juga :