Lonjakan Investasi Bukti Kepemimpinan Bahlil Berhasil Jalani Arahan Presiden

Senin, 11 Agustus 2025 - 21:27 WIB
loading...
Lonjakan Investasi Bukti...
Sekretaris Bidang Kebijakan Ekonomi DPP Partai Golkar Abdul Rahman Farisi menilai capaian investasi bukti kepemimpinan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Foto/SindoNews
A A A
JAKARTA - Sekretaris Bidang Kebijakan Ekonomi DPP Partai Golkar Abdul Rahman Farisi menilai capaian investasi sektor Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada semester I-2025 menunjukkan kinerja yang solid. Hal ini juga membuktikan kepemimpinan yang efektif dari Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam melaksanakan arahan Presiden Prabowo Subianto.

Data Kementerian ESDM mencatat, realisasi investasi pada semester I-2025 mencapai US$ 13,9 miliar atau setara Rp 225,1 triliun (kurs Rp 16.200 per USD). Angka ini naik 24,1% dibandingkan periode yang sama tahun 2024 yang hanya mencapai USD11,2 miliar.

“Lonjakan ini tidak hanya menjadi rekor lima tahun terakhir, tapi juga sinyal kuat bahwa iklim investasi di sektor energi dan sumber daya mineral Indonesia semakin kondusif. Ini hasil dari kombinasi kepemimpinan yang visioner dan kebijakan yang pro-investasi,” katanya di Jakarta, Senin (11/8/2025).

Baca juga: Sumber Daya Alam Blok Ambalat Bakal Dikelola Bersama RI-Malaysia, Bahlil: Ada Potensi Migas

Capaian investasi tersebut ditopang oleh sektor minyak dan gas bumi (migas) sebesar USD8,1 miliar, mineral dan batu bara (minerba) USD3,1 miliar, energi baru terbarukan dan konservasi energi (EBTKE) USD0,8 miliar, serta ketenagalistrikan USD1,9 miliar.

Menurut Abdul Rahman, keberhasilan ini juga tercermin dari capaian Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) sektor ESDM yang pada semester I-2025 telah mencapai Rp138,8 triliun atau 54,5% dari target tahun ini sebesar Rp254,5 triliun. Sektor minerba menyumbang Rp74,2 triliun dan sektor migas Rp57,3 triliun.

Baca juga: Harga Masih Anjlok, Bahlil Kaji Ulang Rencana Ekspor Batu Bara

“Dari sisi penerimaan negara, ini pencapaian yang patut diapresiasi. Artinya, sektor ESDM berperan besar dalam memperkuat APBN dan menyediakan ruang fiskal yang lebih luas untuk pembangunan,” ujarnya.

Abdul Rahman juga menggarisbawahi pernyataan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia terkait capaian produksi minyak yang melampaui target APBN 2025 pada Juni lalu. Produksi minyak tercatat rata-rata 608,1 ribu barel per hari, lebih tinggi dari proyeksi yang ditetapkan.

“Ini bukan capaian biasa. Produksi minyak yang melampaui target menunjukkan manajemen operasi migas yang lebih efektif, koordinasi yang baik dengan SKK Migas, dan keberhasilan dalam menjaga kepercayaan investor,” tegasnya.


Abdul Rahman menambahkan, hasil positif ini tidak terlepas dari peran aktif Menteri Bahlil dan Kepala SKK Migas yang telah lama berpengalaman di sektor migas dan mampu menciptakan iklim kerja sama yang konstruktif dengan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS).

“Lonjakan investasi, peningkatan PNBP, dan capaian lifting migas semuanya menjadikan Kementerian ESDM salah satu motor mesin pertumbuhan ekonomi Indonesia. Capaian ini memperlihatkan komando Presiden dan eksekusi kebijakan oleh Menteri ESDM berjalan efektif. Kita harus menjaga momentum ini,” tutup Abdul Rahman.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Lukashenko...
Presiden Lukashenko Sebut Indonesia Mitra Penting Belarus di Asia Tenggara
Balas Kunjungan Presiden...
Balas Kunjungan Presiden Lukashenko, Prabowo Bakal ke Belarus
Prabowo: Indonesia-Belarus...
Prabowo: Indonesia-Belarus Sepakat Mendukung Perdamaian dan Stabilitas Dunia
Prabowo dan Lukashenko...
Prabowo dan Lukashenko Luncurkan Roadmap Bilateral Indonesia-Belarus 2026-2030
Kapolri Anugerahi Medali...
Kapolri Anugerahi Medali Kehormatan ke Prabowo, Bukti Kuatnya Sinergi Pemerintah-Polri
Prabowo Terima Pulpen...
Prabowo Terima Pulpen Emas dari Lukashenko saat Bertemu di Istana Merdeka
Indonesia Ingin Bangun...
Indonesia Ingin Bangun Pusat Keuangan Berdaya Saing Global, Bali Jadi Kandidat Bukan IKN
Di Tengah Tren Trading,...
Di Tengah Tren Trading, Aplikasi Berizin dan Regulasi Kian Penting Lindungi Investor
Indonesia-Belarus Bidik...
Indonesia-Belarus Bidik Peningkatan Perdagangan dan Investasi Bilateral
Rekomendasi
Spanyol Gunduli Austria,...
Spanyol Gunduli Austria, Mikel Oyarzabal Cetak Brace
Jakarta Pro Cycling...
Jakarta Pro Cycling Team Raih 5 Medali di Kejurnas Road 2026, Aligya Keiko Bersinar dengan Emas
Nekat Melenceng dari...
Nekat Melenceng dari Jalur Bakal Disikat! Iran Ultimatum Keras soal Selat Hormuz
Berita Terkini
MNC Digital Entertainment...
MNC Digital Entertainment Raih Penghargaan Bisnis Indonesia Awards 2026 Kategori Media dan Hiburan
Kuasa Hukum Dokter Tifa...
Kuasa Hukum Dokter Tifa Tuding Dakwaan JPU Diskriminatif dan Ada Rekayasa Prosedur
Tim Hotman 911 Laporkan...
Tim Hotman 911 Laporkan Oknum Aparat yang Siksa Perempuan ke Bareskrim
Roy Suryo Ajukan Praperadilan...
Roy Suryo Ajukan Praperadilan di PN Jaksel, Kubu Jokowi Sebut Mengulur Waktu
HUT ke-80 Bhayangkara...
HUT ke-80 Bhayangkara Momentum Perkuat Transformasi dan Pelayanan Masyarakat
Pakar Hukum Tegaskan...
Pakar Hukum Tegaskan Karya Jurnalistik Tak Bisa Dijadikan Barang Bukti Persidangan Dokter Tifa
Infografis
8 Dubes Baru Dilantik...
8 Dubes Baru Dilantik Presiden Prabowo Subianto
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved