Kejagung Didorong Sita Seluruh Aset Riza Chalid

Minggu, 10 Agustus 2025 - 23:46 WIB
loading...
Kejagung Didorong Sita...
Lima mobil mewah yang diduga terafiliasi dengan tersangka korupsi impor minyak mentah Riza Chalid disita Kejagung. Foto/Isra Triansyah
A A A
JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) dinilai sudah punya legitimasi untuk menyita aset tersangka korupsi impor minyak mentah Riza Chalid , yang berkaitan dengan peristiwa korupsi tersebut. Pakar Hukum Universitas Trisakti Abdul Fickar Hadjar menduga Riza Chalid sudah menyiapkan strategi untuk mengamankan aset-aset dari penyitaan.

Fickar berpendapat, jika sudah ditetapkan sebagai tersangka, maka negara punya legitimasi untuk melakukannya. Harta Riza Chalid bisa disita jika terbukti digunakan sebagai alat untuk melakukan kejahatan. “Misalnya sebagian hartanya digunakan untuk menjadi bahan korupsi di Pertamina. Itu bisa alasan untuk disita,” ujar Abdul Fickar, Minggu (10/8/2025).

Dia mengingatkan bahwa orang-orang seperti Riza Chalid pasti pintar untuk menyiapkan strategi mengamankan aset. Dia mengatakan, harta ataupun aset pasti dilapis dengan korporasi ataupun diatasnamakan orang lain.

Baca juga: Buru Riza Chalid, Pakar Hukum: Kejagung Dihadang Tembok Tebal dan Kuat



Kendati demikian, dengan status tersangka Riza Chalid, maka Kejagung sudah bisa menyita asetnya. “Harta yang bisa disita adalah aset yang digunakan untuk korupsi atau sebagian hasil korupsi. Jadi harus dikaitkan dengan peristiwanya,” tuturnya.

Diketahui, Riza Chalid tidak memenuhi panggilan pemeriksaan dari Kejagung. Kini, dia dikabarkan sudah berpindah tempat dari Malaysia ke Jepang. Bahkan Riza Chalid sudah berganti kewarganegaraan.

Fickar mengatakan, hal yang perlu diketahui adalah kepergian Riza menggunakan pasport siapa. Karena ada informasi bahwa Riza sudah menikah dengan salah satu kerabat kerajaan Malaysia. “Kalau menggunakan paspor Indonesia ke luar negeri pasti akan terdeteksi. Nah, sekarang dia menggunakan paspor siapa dia bisa ke Jepang itu?” ungkapnya.

Baca juga: Garasi Sultan Milik Riza Chalid Dibongkar: dari Maybach Rp6,5 Miliar hingga Alphard, Ini Daftar Mobil Sitaan Kejagung

Dia melanjutkan, jika Riza sudah berpindah kewarganegaraan, maka Indonesia tidak memiliki kompetensi untuk menangkapnya. Terkecuali Riza Chalid ditangkap oleh kepolisian Malaysia yang bekerja sama dengan kepolisian Jepang.

“Walaupun dia (Riza) nantinya bisa melakukan keberatan atau upaya hukum, seperti yang dilakukan (buron) Paulus Tannos. Ia ditangkap dibawa (diadili) di pengadilan Singapura. Sampai sekarang tidak bisa dibawa ke Indonesia,” kata Fickar.

Paulus Tannos merupakan tersangka KPK di kasus e-KTP yang melarikan diri ke Singapura. Saat ditangkap polisi Singapura Paulus Tannos sudah berganti kewarganegaraan Singapura. Meskipun sudah menjalani proses hukum di pengadilan Singapura, Paulus Tannos belum bisa diekstradisi ke Indonesia.

Fickar mengatakan, secara formal memang Indonesia tidak memiliki perjanjian ekstradisi dengan sejumlah negara, namun negara mempunyai polisi yang punya jaringan internasional interpol. “Kerja sama antarpolisi itu biasanya lebih kompak. Itu yang biasa digunakan,” pungkas Fickar.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jaksa Agung Serahkan...
Jaksa Agung Serahkan Hasil Pemulihan Aset Rp1,22 Triliun ke Purbaya
Kejagung: Sony Sanjaya...
Kejagung: Sony Sanjaya Tak Bisa Jadi Justice Collaborator Jika Menjadi Pelaku Utama
Kejagung Ungkap Siasat...
Kejagung Ungkap Siasat Curang Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Dugaan Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Terungkap! Andri Mulyono...
Terungkap! Andri Mulyono Kongkalikong dengan PPK untuk Dapat Proyek Pengadaan Motor Listrik BGN
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Rupiah Bergejolak, Saatnya...
Rupiah Bergejolak, Saatnya Lirik Aset Global?
Rekomendasi
Ford Batal Gunakan Baterai...
Ford Batal Gunakan Baterai LFP untuk Mobil Listriknya
Komputer Kuantum Optik...
Komputer Kuantum Optik Bakal Jadi Kebutuhan Energi AI
Cerita Aiman Ricky Jadi...
Cerita Aiman Ricky Jadi Petugas Haji, Belajar Sabar dan Melayani Jemaah
Berita Terkini
Indonesia Tunjukkan...
Indonesia Tunjukkan Kerukunan Antaragama ke Presiden Jerman di Istiqlal dan Katedral
Gelombang I Berakhir,...
Gelombang I Berakhir, 245 Kloter Jemaah Haji Telah Diberangkatkan ke Tanah Air
Kolonel Inf Achmad Fikri...
Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe, Prajurit TNI Pertama yang Lulus National Defence College Yordania
Jamu Presiden Steinmeier,...
Jamu Presiden Steinmeier, Prabowo Sebut Jerman Jadi Inspirasi Inovasi Teknologi
Telusuri Aset Tersangka...
Telusuri Aset Tersangka Kasus Kuota Haji, KPK Periksa Pengelola Apartemen
Tahun Baru Islam, Menag:...
Tahun Baru Islam, Menag: Momentum Pentingnya Dialog dan Merangkul Perbedaan
Infografis
Rekor! Terdapat 771.000...
Rekor! Terdapat 771.000 Tunawisma di Seluruh Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved