Presiden Prabowo: TNI Anak Kandung Rakyat, Siap Mati untuk Rakyat
Minggu, 10 Agustus 2025 - 13:11 WIB
loading...
Presiden Prabowo Subianto menegaskan TNI dilahirkan dari rakyat, menjadi anak kandung rakyat, dan harus siap mati untuk rakyat. Foto/SindoNews
A
A
A
BANDUNG - Presiden Prabowo Subianto menegaskan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dilahirkan dari rakyat, menjadi anak kandung rakyat, dan harus siap mati untuk rakyat.
Penegasan ini diungkapkan Prabowo saat memberikan amanat pada upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Pusat Pendidikan dan Latihan Khusus Komando Pasukan Khusus (Pusdiklatpassus Kopassus), Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (10/8/2025).
“Selalu ingat kita adalah tentara rakyat, kita lahir dari rakyat kita, adalah anak kandung rakyat, kita mengabdi untuk rakyat, kita membela rakyat dan kita siap mati untuk rakyat kita saudara-saudara sekalian. Itulah TNI hari ini,” tegas Prabowo dalam amanatnya.
Baca juga: Profil 5 Tokoh yang Dianugerahi Jenderal Bintang 4 oleh Presiden Prabowo
Prabowo pun menyoroti kehadiran sejumlah tokoh yang mengenakan seragam militer dalam upacara tersebut sebagai simbol komitmen untuk terlibat dalam pertahanan negara.
“Di belakang saya banyak tokoh-tokoh yang memakai seragam, mereka pakai seragam sebagai tanda mereka ingin terlibat, mereka ingin mempertaruhkan diri mereka bersama-sama seluruh rakyat Indonesia karena bangsa kita punya pertahanan yang kita namakan pertahanan rakyat semesta,” ujarnya.
Baca juga: 6 Grup Kopassus Diresmikan Presiden di Pusdikpassus Batujajar, Ini Nama Komandannya
Prabowo menekankan Indonesia menganut wawasan pertahanan yang bersifat defensif. Menurutnya, pandangan bahwa perang defensif tidak dapat dimenangkan adalah keliru. “Kita tidak mau berbuat selain membela bangsa Indonesia karena itu wawasan kita adalah wawasan, wawasan pertahanan yang defensif. Ada yang mengatakan dalam perang defensif itu tidak bisa menang itu bacaan sejarah yang keliru.”
“Kita mempertahankan bangsa kita, kita pertahankan tiap Kampung, tiap Dukuh, tiap lembah, tiap gunung, tiap kecamatan, tiap kabupaten, tiap provinsi, tiap jengkal tanah kita pertahankan seluruh bangsa Indonesia pertahankan,” ucapnya.
Penegasan ini diungkapkan Prabowo saat memberikan amanat pada upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Pusat Pendidikan dan Latihan Khusus Komando Pasukan Khusus (Pusdiklatpassus Kopassus), Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (10/8/2025).
“Selalu ingat kita adalah tentara rakyat, kita lahir dari rakyat kita, adalah anak kandung rakyat, kita mengabdi untuk rakyat, kita membela rakyat dan kita siap mati untuk rakyat kita saudara-saudara sekalian. Itulah TNI hari ini,” tegas Prabowo dalam amanatnya.
Baca juga: Profil 5 Tokoh yang Dianugerahi Jenderal Bintang 4 oleh Presiden Prabowo
Prabowo pun menyoroti kehadiran sejumlah tokoh yang mengenakan seragam militer dalam upacara tersebut sebagai simbol komitmen untuk terlibat dalam pertahanan negara.
“Di belakang saya banyak tokoh-tokoh yang memakai seragam, mereka pakai seragam sebagai tanda mereka ingin terlibat, mereka ingin mempertaruhkan diri mereka bersama-sama seluruh rakyat Indonesia karena bangsa kita punya pertahanan yang kita namakan pertahanan rakyat semesta,” ujarnya.
Baca juga: 6 Grup Kopassus Diresmikan Presiden di Pusdikpassus Batujajar, Ini Nama Komandannya
Prabowo menekankan Indonesia menganut wawasan pertahanan yang bersifat defensif. Menurutnya, pandangan bahwa perang defensif tidak dapat dimenangkan adalah keliru. “Kita tidak mau berbuat selain membela bangsa Indonesia karena itu wawasan kita adalah wawasan, wawasan pertahanan yang defensif. Ada yang mengatakan dalam perang defensif itu tidak bisa menang itu bacaan sejarah yang keliru.”
“Kita mempertahankan bangsa kita, kita pertahankan tiap Kampung, tiap Dukuh, tiap lembah, tiap gunung, tiap kecamatan, tiap kabupaten, tiap provinsi, tiap jengkal tanah kita pertahankan seluruh bangsa Indonesia pertahankan,” ucapnya.
(cip)
Lihat Juga :