Bantah Jokowi Ada Orang Besar Jadi Beking di Kasus Ijazah Palsu, Roy Suryo: Bekas Presiden Kok Celometan

Kamis, 07 Agustus 2025 - 22:52 WIB
loading...
Bantah Jokowi Ada Orang...
Pakar Telematika Roy Suryo membantah anggapan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) terkait ada agenda politik dan beking orang besar di balik isu ijazah palsu. Foto/SindoNews
A A A
JAKARTA - Pakar Telematika Roy Suryo membantah anggapan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) terkait ada agenda politik dan beking orang besar di balik isu ijazah palsu. Menurut Roy, anggapan Jokowi itu tak berdasar.

"Oh sama sekali enggak ada. Jadi ini memang benar-benar ngaco ya," ujar Roy Suryo dalam Program Interupsi bertajuk "Sebut Ada Orang Besar, Jokowi di Somasi," yang disiarkan iNews Tv, Kamis (7/8/2025).

Roy Suryo meminta Jokowi untuk menjaga tutur kata. Apalagi, Jokowi pernah menjabat Presiden RI. Menurutnya, anggapan Jokowi soal ada orang besar yang membekingi isu ijazah palsu tak mencerminkan mantan petinggi negara.

Baca juga: Roy Suryo Somasi Jokowi soal Orang Besar di Kasus Tudingan Ijazah Palsu

"Saya tuh tadi bilang, kalau sudah menjadi petinggi negara itu mestinya tutur katanya itu diatur, jangan celometan kayak gini. Ini kan celometan kan, bekas Presiden kok celometan. Ngomong gini, ngomong gini," ucap Roy Suryo.

Roy menilai, Jokowi sengaja menggulirkan wacana itu agar isu ijazah palsu menjadi panjang. "Jadi ya memang kesengajaan. memperpanjang ini adalah ya memang dia," katanya.

Baca juga: Jokowi Sebut Ada Nama Besar di Balik Isu Ijazah Palsu dan Pemakzulan Gibran

Pelapor ijazah palsu ini juga menilai, Jokowi tidak negarawan dengan menggulirkan isu oranv besar jadi beking. "Karena dia kemudian membuat, memancing orang-orang itu berpendapat, itulah yabg namanya tidak negarawan," ucapnya.



"Jadi menurut saya memang, dia (Jokowi) ini memang nggak bijak, kekanak-kanakan, childish dan bahkan justru memecah belah bangsa ini. Contohlah Pak Prabowo itu, ada Sumatera dan Aceh ada yang mau mengusik di sana, langsung pulaunya dikembalikan. Kayak gitu, contoh-contohnya kayak gitu lah," pungkas Roy Suryo.

Sebelumnya, Jokowi mengaku memiliki firasat kuat, bahwa ada agenda politik besar di balik isu tuduhan ijazah palsu yang ditujukan kepadanya, serta wacana pemakzulan terhadap Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Hal itu disampaikan Jokowi usai menunaikan sholat Jumat di kediamannya, Jumat, 25 Juli 2025. "Saya sudah sampaikan, feeling saya mengatakan ada agenda besar politik dalam tuduhan ijazah palsu, maupun pemakzulan. Artinya ada orang besar, ada yang memback up," ungkap Jokowi.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Fakta Terbaru Kasus...
3 Fakta Terbaru Kasus Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Batal Ajukan Gugatan Praperadilan
Projo Ungkap Pesan Jokowi...
Projo Ungkap Pesan Jokowi di Kasus Roy Suryo dan Dokter Tifa, Apa Itu?
Roy Suryo Tegaskan Jokowi...
Roy Suryo Tegaskan Jokowi Harus Hadir di Pengadilan: Nggak Boleh Mengakali dengan Zoom
Cerita Roy Suryo Tidak...
Cerita Roy Suryo Tidak Ditahan Kejaksaan: Tak Ada Larangan Tampil di Podcast
Dokter Tifa: Dakwaan...
Dokter Tifa: Dakwaan Jaksa Penuntut Umum Berisi Pasal Lemah
Dokter Tifa Mulai Disidang...
Dokter Tifa Mulai Disidang 2 Juli: Insya Allah Kami Siap
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
Kejari Jakarta Selatan...
Kejari Jakarta Selatan Kabulkan Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo Setinggi 1 Meter, Kuasa Hukum: Ijazah Jokowi Kembali Menelan Korban
Rekomendasi
Stephanie MCI Ungkap...
Stephanie MCI Ungkap Pengalaman Seram saat Menginap di Vila Bali
Presiden Prabowo Berikan...
Presiden Prabowo Berikan Bantuan Alat Drumben untuk SDN Tegalega Sukabumi
Mandiri Tunas Finance...
Mandiri Tunas Finance dan APPI Beri Pelatihan Strategi Keuangan bagi UMKM
Berita Terkini
Peradi SAI Siap Jembatani...
Peradi SAI Siap Jembatani Dunia Usaha dan Hukum dalam Pelaksanaan KUHP Baru
Masa Penahanan Dadan...
Masa Penahanan Dadan Hindayana Cs Diperpanjang 40 Hari ke Depan
Indonesia Berkomitmen...
Indonesia Berkomitmen dalam Transisi Energi Melindungi Lingkungan dan Pekerja
Panglima TNI Lantik...
Panglima TNI Lantik 1.737 Perwira Baru di Akmil Magelang
Deklarasi Kebangsaan,...
Deklarasi Kebangsaan, Gabungan Aliansi BEM Nasional Serukan 5 Tuntutan
Menkum Supratman Sampaikan...
Menkum Supratman Sampaikan Capaian Posbankum di Legal Forum Rusia dan Perkuat Kerja Sama Ekstradisi Narapidana
Infografis
12 Terlapor dalam Kasus...
12 Terlapor dalam Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved