Penuhi Gizi Masyarakat, Kemenko Polkam Bangun SPPG di Bogor
Kamis, 07 Agustus 2025 - 21:03 WIB
loading...
Wamenko Polkam, Letjen TNI (Purn) Lodewijk Freidrich Paulus melakukan groundbreaking SPPG Kemenko Polkam di Desa Cijayanti, Babakan Madang, Kabupaten Bogor. Foto/istimewa
A
A
A
BOGOR - Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) memulai pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi ( SPPG ) di Desa Cijayanti, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor. Pembangunan SPP Kemenko Polkam ini merupakan wujud nuata kehadiran negara memenuhi gizi masyarakat.
“Fasilitas ini merupakan bagian dari pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis, salah satu program prioritas nasional Presiden Prabowo Subianto, guna meningkatkan kualitas gizi masyarakat,” jelas Wamenko Polkam, Letjen TNI (Purn) Lodewijk Freidrich Paulus saat membacakan sambutan Menko Polkam Budi Gunawan saat Groundbreaking SPPG Kemenko Polkam, Kamis (7/8/2025).
Program ini, kata dia, bukan sekadar bantuan makanan. Ini adalah strategi pembangunan manusia Indonesia secara menyeluruh. SPPG Kemenko Polkam juga lebih dari sekadar pusat distribusi makanan. Sebab SPPG Kemenko Polkam juga akan berfungsi sebagai pusat edukasi, pemantauan, dan pembinaan gizi masyarakat yang berkelanjutan.
Baca juga: Tinjau Program MBG di Jakarta, Menko Polkam Apresiasi Kualitas Gizi Makanan
“SPPG ini kita dirikan sebagai simpul pelayanan yang mendekatkan negara kepada masyarakat, khususnya mereka yang paling membutuhkan. Ini adalah investasi jangka panjang untuk generasi yang lebih sehat dan kuat,” jelasnya.
Lodewijk juga menekankan pemenuhan gizi adalah fondasi dasar dalam membangun bangsa yang Tangguh, khususnya untuk anak-anak dan ibu hamil.
Baca juga: Penerima MBG Ditarget Capai 20 Juta Orang Sebelum 17 Agustus, Akhir Tahun 82,9 Juta
“Bapak Presiden meyakini bahwa membangun bangsa yang kuat dimulai dari memenuhi kebutuhan dasarnya mencakup kesehatan, pendidikan, dan gizi. Inilah tugas kami di Kemenko Polkam adalah memastikan kebijakan ini berjalan seirama di seluruh lini pemerintahan,” tegasnya.
Lodewijk juga mengapresiasi dukungan semua pihak yang telah bekerja secara kolaboratif demi mewujudkan pembangunan SPPG Kemenko Polkam ini.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras memulai pembangunan fasilitas ini. Mari kita rawat dan hidupkan SPPG ini nantinya agar manfaatnya dirasakan secara luas dan berkelanjutan,” ujarnya.
Menurut Lodewijk, pembangunan SPPG perlu dipandang sebagai komitmen nyata pelayanan sosial yang bermartabat dan responsif terhadap kebutuhan harian masyarakat.
“Negara hadir dalam bentuk layanan, perhatian, dan kepastian, agar anak-anak bisa belajar tanpa lapar, dan ibu-ibu bisa mengandung serta melahirkan dalaam keadaan sehat dan kuat,” katanya.
“Fasilitas ini merupakan bagian dari pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis, salah satu program prioritas nasional Presiden Prabowo Subianto, guna meningkatkan kualitas gizi masyarakat,” jelas Wamenko Polkam, Letjen TNI (Purn) Lodewijk Freidrich Paulus saat membacakan sambutan Menko Polkam Budi Gunawan saat Groundbreaking SPPG Kemenko Polkam, Kamis (7/8/2025).
Program ini, kata dia, bukan sekadar bantuan makanan. Ini adalah strategi pembangunan manusia Indonesia secara menyeluruh. SPPG Kemenko Polkam juga lebih dari sekadar pusat distribusi makanan. Sebab SPPG Kemenko Polkam juga akan berfungsi sebagai pusat edukasi, pemantauan, dan pembinaan gizi masyarakat yang berkelanjutan.
Baca juga: Tinjau Program MBG di Jakarta, Menko Polkam Apresiasi Kualitas Gizi Makanan
“SPPG ini kita dirikan sebagai simpul pelayanan yang mendekatkan negara kepada masyarakat, khususnya mereka yang paling membutuhkan. Ini adalah investasi jangka panjang untuk generasi yang lebih sehat dan kuat,” jelasnya.
Lodewijk juga menekankan pemenuhan gizi adalah fondasi dasar dalam membangun bangsa yang Tangguh, khususnya untuk anak-anak dan ibu hamil.
Baca juga: Penerima MBG Ditarget Capai 20 Juta Orang Sebelum 17 Agustus, Akhir Tahun 82,9 Juta
“Bapak Presiden meyakini bahwa membangun bangsa yang kuat dimulai dari memenuhi kebutuhan dasarnya mencakup kesehatan, pendidikan, dan gizi. Inilah tugas kami di Kemenko Polkam adalah memastikan kebijakan ini berjalan seirama di seluruh lini pemerintahan,” tegasnya.
Lodewijk juga mengapresiasi dukungan semua pihak yang telah bekerja secara kolaboratif demi mewujudkan pembangunan SPPG Kemenko Polkam ini.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras memulai pembangunan fasilitas ini. Mari kita rawat dan hidupkan SPPG ini nantinya agar manfaatnya dirasakan secara luas dan berkelanjutan,” ujarnya.
Menurut Lodewijk, pembangunan SPPG perlu dipandang sebagai komitmen nyata pelayanan sosial yang bermartabat dan responsif terhadap kebutuhan harian masyarakat.
“Negara hadir dalam bentuk layanan, perhatian, dan kepastian, agar anak-anak bisa belajar tanpa lapar, dan ibu-ibu bisa mengandung serta melahirkan dalaam keadaan sehat dan kuat,” katanya.
(cip)
Lihat Juga :