Tanggapi Pemeriksaan Mantan Rektor UGM Sofian Effendi, Jokowi: Tanyakan ke Penyidik Polri
Jum'at, 01 Agustus 2025 - 16:15 WIB
loading...
Mantan Presiden Jokowi angkat bicara soal mantan Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Sofian Effendi diperiksa polisi terkait kasus tudingan ijazah palsu. Foto/Ary Wahyu Wibowo
A
A
A
SOLO - Mantan Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Sofian Effendi diperiksa polisi terkait kasus tudingan ijazah palsu mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Saat ditemui di Solo, Jokowi pun memberikan respons mengenai hal ini.
"Tanyakan ke penyidik Polri. Tanyakan ke sana itu teknis," kata Jokowi di kediamannya di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Jumat (1/8/2025).
Baca juga: Rismon Sianipar Ungkap Lagi Obrolannya dengan Mantan Rektor UGM Sofian Effendi
Mengenai anggapan bahwa gaduh kasus ijazah membuat Jokowi diuntungkan karena namanya terus disebut, Jokowi balik meminta agar supaya jangan gaduh.
"Oleh sebab itu jangan gaduh, siapa yang gaduh," katanya.
Jika gaduh terus kemudian ada yang merasakan membuat dirinya diuntungkan, Jokowi kembali meminta agar jangan gaduh.
"Nanti saya yang diuntungkan, kalau nggak gaduh ya kan, adem ayem ya saya mungkin bisa dirugikan," ujarnya.
Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo mengungkap mantan Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Sofian Effendi tiba-tiba didatangi oleh polisi di kediaman di Yogyakarta. Bahkan, Sofian juga turut diperiksa selama 12 jam.
Baca juga: Rismon Sianipar Bandingkan 5 Kasus Dokumen Palsu di Dunia dengan Ijazah Jokowi
Roy mengungkap pemeriksaan itu dilakukan pada Sabtu (26/7/2025) pekan lalu. Pemeriksaan dilakukan pada pukul 10.00 WIB hingga 22.00 WIB.
"Jadi (Sofian Effendi) diperiksa mulai jam 10 pagi sampai jam 10 malam," kata Roy Suryo dalam program Rakyat Bersuara di iNews, Rabu (30/7/2025).
Mantan politikus Partai Demokrat itu tidak menjelaskan anggota kepolisian mana yang memeriksa Sofian. Namun, Roy mengaku mendapatkan kabar bahwa mereka yang memeriksa Sofian adalah mereka yang melakukan pemeriksaan di Solo, Jawa Tengah.
"Kabarnya itu memang itu, yang tadinya memeriksa di Solo, kemudian mampir Yogyakarta. Tapi mampirnya ke rumah Prof Sofian," tutur Roy.
Kendati demikian, Roy masih belum mengetahui Sofian dimintai keterangan atas apa. Ia hanya heran bahwa Sofian diperiksa secara tidak wajar.
"Saya sedih mendengar ini, beliau itu kan usianya sudah 80 tahun, Prof Sofian, kenapa harus diperiksa dengan cara-cara yang tidak wajar seperti itu, menurut saya enggak wajar," pungkas Roy.
Nama Sofian sempat menyita perhatian terkait ijazah Jokowi. Dalam tayangan sebuah siniar, Sofian mengaku meragukan keaslian ijazah Jokowi.
Setelah siniar itu viral, Sofian kemudian menarik pernyataannya. Sofian berasalan ia tidak mengetahui bahwa siniar itu dilakukan secara live streaming.
“Saya tidak menyangka live streaming itu disebarkan secara luas. Kalau itu pembicaraan antara sesama orang UGM saya kira oke, internal ya," ujar Sofian di kediamannya, Sleman, DIY, beberapa waktu lalu.
"Tanyakan ke penyidik Polri. Tanyakan ke sana itu teknis," kata Jokowi di kediamannya di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Jumat (1/8/2025).
Baca juga: Rismon Sianipar Ungkap Lagi Obrolannya dengan Mantan Rektor UGM Sofian Effendi
Mengenai anggapan bahwa gaduh kasus ijazah membuat Jokowi diuntungkan karena namanya terus disebut, Jokowi balik meminta agar supaya jangan gaduh.
"Oleh sebab itu jangan gaduh, siapa yang gaduh," katanya.
Jika gaduh terus kemudian ada yang merasakan membuat dirinya diuntungkan, Jokowi kembali meminta agar jangan gaduh.
"Nanti saya yang diuntungkan, kalau nggak gaduh ya kan, adem ayem ya saya mungkin bisa dirugikan," ujarnya.
Mantan Rektor UGM Sofian Effendi Diperiksa Polisi 12 Jam
Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo mengungkap mantan Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Sofian Effendi tiba-tiba didatangi oleh polisi di kediaman di Yogyakarta. Bahkan, Sofian juga turut diperiksa selama 12 jam.
Baca juga: Rismon Sianipar Bandingkan 5 Kasus Dokumen Palsu di Dunia dengan Ijazah Jokowi
Roy mengungkap pemeriksaan itu dilakukan pada Sabtu (26/7/2025) pekan lalu. Pemeriksaan dilakukan pada pukul 10.00 WIB hingga 22.00 WIB.
"Jadi (Sofian Effendi) diperiksa mulai jam 10 pagi sampai jam 10 malam," kata Roy Suryo dalam program Rakyat Bersuara di iNews, Rabu (30/7/2025).
Mantan politikus Partai Demokrat itu tidak menjelaskan anggota kepolisian mana yang memeriksa Sofian. Namun, Roy mengaku mendapatkan kabar bahwa mereka yang memeriksa Sofian adalah mereka yang melakukan pemeriksaan di Solo, Jawa Tengah.
"Kabarnya itu memang itu, yang tadinya memeriksa di Solo, kemudian mampir Yogyakarta. Tapi mampirnya ke rumah Prof Sofian," tutur Roy.
Kendati demikian, Roy masih belum mengetahui Sofian dimintai keterangan atas apa. Ia hanya heran bahwa Sofian diperiksa secara tidak wajar.
"Saya sedih mendengar ini, beliau itu kan usianya sudah 80 tahun, Prof Sofian, kenapa harus diperiksa dengan cara-cara yang tidak wajar seperti itu, menurut saya enggak wajar," pungkas Roy.
Nama Sofian sempat menyita perhatian terkait ijazah Jokowi. Dalam tayangan sebuah siniar, Sofian mengaku meragukan keaslian ijazah Jokowi.
Setelah siniar itu viral, Sofian kemudian menarik pernyataannya. Sofian berasalan ia tidak mengetahui bahwa siniar itu dilakukan secara live streaming.
“Saya tidak menyangka live streaming itu disebarkan secara luas. Kalau itu pembicaraan antara sesama orang UGM saya kira oke, internal ya," ujar Sofian di kediamannya, Sleman, DIY, beberapa waktu lalu.
(shf)
Lihat Juga :