Abolisi Tom Lembong dan Amnesti Hasto Upaya Meredakan Ketegangan Politik
Jum'at, 01 Agustus 2025 - 09:32 WIB
loading...
DPR menyetujui usulan Presiden Prabowo Subianto untuk pemberian abolisi kepada Tom Lembong dan amnesti kepada Hasto Kristiyanto. Foto/Arif Julianto dan Isra Triansyah
A
A
A
JAKARTA - Keputusan Presiden Prabowo Subianto memberikan abolisi untuk Mantan Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong atau Tom Lembong dan amnesti kepada Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto dinilai sebagai upaya rekonsiliasi untuk meredakan ketegangan politik. Hal itu menurut Pengamat politik dan Direktur Informasi dan Komunikasi GREAT Institute Khalid Zabidi.
Khalid menilai pemberian abolisi dan amnesti itu sebagai bentuk komitmen Presiden Prabowo untuk membangun suasana Indonesia yang damai dan tenang. “Presiden menunjukkan sikap kenegarawanan dan keberpihakan pada persatuan. Abolisi dan amnesti ini bukan hanya solusi hukum, tapi juga upaya rekonsiliasi untuk meredakan ketegangan politik,” ujarnya, Kamis (31/7/2025).
Khalid juga mengapresiasi Sufmi Dasco Ahmad yang merupakan sosok penting di DPR di balik langkah politik Prabowo terhadap Tom Lembong dan Hasto. "Dasco benar-benar bekerja untuk kepentingan demokrasi dan penegakan hukum,” ujar Khalid.
Baca juga: Dapat Abolisi dan Amnesti, Tom Lembong dan Hasto Langsung Bebas?
Melalui pengampunan tersebut, Tom dan Hasto segera bebas dari jerat hukum setelah Prabowo menerbitkan Keputusan Presiden (Keppres). “Presiden Prabowo fokus membangun dan menyiapkan masa depan bangsa. Keputusan ini menjadi angin segar yang menyejukkan dan diharapkan dapat memperkuat persatuan nasional,” pungkas Khalid.
Baca juga: Layakkah Tom Lembong dan Hasto Dapat Abolisi dan Amnesti?
Sementara itu, Pengamat Komunikasi Politik dari Universitas Pancasila Anto Sudarto melihat langkah Prabowo ini akan menuai respons positif berbagai pihak, yang berharap terciptanya suasana politik yang kondusif.
"Dengan adanya Amnesti dan Abolisi, Prabowo akan lebih muda membangun komunikasi politik dengan Megawati dan kelompok masyarakat sipil nantinya,” kata Anto yang juga merupakan Ketua Jurusan Komunikasi Krisis Program Pasca Sarjana Universitas Pancasila ini.
Khalid menilai pemberian abolisi dan amnesti itu sebagai bentuk komitmen Presiden Prabowo untuk membangun suasana Indonesia yang damai dan tenang. “Presiden menunjukkan sikap kenegarawanan dan keberpihakan pada persatuan. Abolisi dan amnesti ini bukan hanya solusi hukum, tapi juga upaya rekonsiliasi untuk meredakan ketegangan politik,” ujarnya, Kamis (31/7/2025).
Khalid juga mengapresiasi Sufmi Dasco Ahmad yang merupakan sosok penting di DPR di balik langkah politik Prabowo terhadap Tom Lembong dan Hasto. "Dasco benar-benar bekerja untuk kepentingan demokrasi dan penegakan hukum,” ujar Khalid.
Baca juga: Dapat Abolisi dan Amnesti, Tom Lembong dan Hasto Langsung Bebas?
Melalui pengampunan tersebut, Tom dan Hasto segera bebas dari jerat hukum setelah Prabowo menerbitkan Keputusan Presiden (Keppres). “Presiden Prabowo fokus membangun dan menyiapkan masa depan bangsa. Keputusan ini menjadi angin segar yang menyejukkan dan diharapkan dapat memperkuat persatuan nasional,” pungkas Khalid.
Baca juga: Layakkah Tom Lembong dan Hasto Dapat Abolisi dan Amnesti?
Sementara itu, Pengamat Komunikasi Politik dari Universitas Pancasila Anto Sudarto melihat langkah Prabowo ini akan menuai respons positif berbagai pihak, yang berharap terciptanya suasana politik yang kondusif.
"Dengan adanya Amnesti dan Abolisi, Prabowo akan lebih muda membangun komunikasi politik dengan Megawati dan kelompok masyarakat sipil nantinya,” kata Anto yang juga merupakan Ketua Jurusan Komunikasi Krisis Program Pasca Sarjana Universitas Pancasila ini.
(rca)
Lihat Juga :