Ibas: RI-Meksiko Bisa Tingkatkan Kerja Sama Pertanian dan Diversifikasi Komoditas Utama

Kamis, 31 Juli 2025 - 13:36 WIB
loading...
Ibas: RI-Meksiko Bisa...
Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono saaat berkunjung langsung ke Kementerian Pertanian Meksiko, Selasa (29/7/2025). Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menekankan pentingnya kerja sama pertanian sebagai bentuk diplomasi yang paling murni dan menyentuh langsung kehidupan rakyat. Ia pun mendorong penguatan kemitraan pertanian Indonesia dan Meksiko melalui berbagai cara, mulai dari transfer teknologi, platform digital pertanian bersama, hingga diversifikasi peluang ekspor kedua negara.

Hal itu disampaikan Ibas ketika berkunjung langsung ke Kementerian Pertanian Meksiko, Selasa (29/7/2025). Mengawali pemaparannya, Ibas menegaskan makna mendalam dari kemitraan Indonesia dan Meksiko di sektor pertanian. “Ini bukan sekadar diplomasi. Ini adalah kemitraan yang tumbuh dari tanah, dibentuk oleh perjuangan bersama, dan digerakkan oleh harapan yang sama,” kata Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI ini.

Baca juga: Ibas Soroti Isu AI dan Perubahan Iklim di Universiti Malaya

EBY kemudian memberikan ilustrasi yang menggambarkan realitas kehidupan para petani di kedua negara. “Bayangkan, jika seorang petani Indonesia bertemu dengan seorang petani Meksiko di pasar atau di ladang jagung. Saya yakin mereka tidak akan bicara soal geopolitik. Mereka akan bertanya: ‘Apakah hujan turun tahun ini?’ ‘Apakah pupuk masih semahal itu?’ ‘Bagaimana kita menyelamatkan panen di dunia yang makin panas?" ujarnya.

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat tersebut berpendapat inilah bentuk diplomasi yang paling hakiki. “Itulah, menurut saya, bentuk diplomasi yang paling murni. Diplomasi yang tumbuh dari bumi, disiram oleh realitas, dan dipanen dengan harapan.”

EBY kemudian menegaskan bahwa pertanian memiliki arti strategis bagi masa depan bersama. Dia mengatakan, pertanian bukan hanya soal pangan. "Ini soal keadilan. Ini soal masa depan. Ini soal kebebasan. Indonesia dan Meksiko sangat memahami hal ini. Kita adalah bangsa yang berdiri di bawah matahari yang sama, mengolah tanah yang sama, dan menyimpan semangat ketahanan yang sama,” tambahnya.

Baca juga: Pengajuan Gelar Perkara Khusus Kasus Ijazah Jokowi Kandas, Ini Penyebabnya

Meskipun kedua negara terpisahkan oleh jarak, Wakil Rakyat dari Dapil Jatim VII ini menyebut bahwa tantangan yang dihadapi petani tetap serupa. “Para petani kita mungkin terpisah oleh lautan, tapi mereka menghadapi perjuangan yang sama antara tradisi dan teknologi, antara harapan dan kesulitan,” sebutnya.

Ibas yang saat ini juga menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Penasihat Kadin ini pun menekankan besarnya potensi kerja sama pertanian kedua negara. “Ya, Indonesia dan Meksiko memiliki peluang besar untuk memperkuat kerja sama di bidang pertanian.”

Menurutnya, peluang itu dapat diwujudkan melalui Kerjasama teknologi cerdas. “Contohnya: Meksiko dapat berbagi pengalaman tetang irigasi tetes yang telah banyak diterapkan di wilayah kering, sementara Indonesia dapat memperkenalkan sistem pemetaan lahan berbasis drone berbiaya rendah untuk petani kecil.”

Selain itu, inovasi pascapanen juga menjadi perhatian penting yang disampaikan oleh EBY. “Kemudian dalam inovasi pascapanen, kita dapat bersama-sama mengembangkan cold storage bertenaga surya untuk petani di pedesaan guna mengurangi kehilangan hasil panen.”

Ibas juga menyoroti peluang digitalisasi pertanian yang inklusif. “Dalam hal platform digital pertanian, kedua negara dapat mengembangkan aplikasi mobile bersama untuk memudahkan petani mengakses prakiraan cuaca, harga pasar secara real-time, dan sistem pendeteksi hama berbasis AI,” sambungnya.

Diversifikasi perdagangan komoditas utama, menurutnya, juga penting diperkuat. “Kerja sama juga dapat diperkuat melalui diversifikasi perdagangan komoditas utama. Dari Indonesia ke Meksiko, potensi ekspor antara lain minyak sawit dan turunannya yang berkelanjutan, kopi dan kakao, serta produk perikanan seperti udang dan nila,” katanya.

“Sementara dari Meksiko ke Indonesia, potensi ekspor meliputi jagung kuning untuk pakan, daging sapi segar dan beku, serta bibit sapi jenis Brahman-cross atau Zebu yang cocok untuk iklim tropis," sebutnya.

Dia juga mendorong kerja sama riset yang lebih intensif. “Selain itu, kita juga dapat memperkuat riset bersama di bidang ketahanan pangan dan ketangguhan iklim. Kita bisa mendorong digitalisasi pertanian, pertukaran petani muda, pemberdayaan petani perempuan, serta investasi agribisnis lintas negara,” tandasnya.

Ia menekankan peran penting forum global dalam memperjuangkan kepentingan petani. “Di forum-forum global seperti G20 dan MIKTA, Indonesia dan Meksiko dapat menyuarakan satu pandangan untuk memperjuangkan perdagangan yang adil dan kedaulatan pangan.”

Menutup sambutannya, dia mengajak melangkah bersama, berbagi ilmu, menumbuhkan keyakinan, dan memanen, bukan hanya hasil bumi, tetapi juga martabat, keamanan, dan masa depan yang layak diwariskan.

“Dengan semangat solidaritas dan tekad yang sama, mari kita tumbuhkan kemitraan ini dari tanah, menuju masa depan yang lebih adil, tangguh, dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Dalam kunjungan ini, Edhie Baskoro hadir bersama Anggota Grup Kerja Sama Bilateral (GKSB) DPR RI lainnya, di antaranya Herman Khaeron, Fathi, Umbu Kabunang, Nafa Urbach, Bramantyo, Dini Rahmania, dan Jefry Romdonny.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Potensi Gula Non-Tebu...
Potensi Gula Non-Tebu yang Dianaktirikan
Jamu Presiden Steinmeier,...
Jamu Presiden Steinmeier, Prabowo Sebut Jerman Jadi Inspirasi Inovasi Teknologi
Prabowo Bertemu Menlu...
Prabowo Bertemu Menlu Qatar di Istana Merdeka, Ini Tiga Poin yang Dibahas
Bertemu Prabowo, Presiden...
Bertemu Prabowo, Presiden Jerman Singgung Deklarasi Jakarta Tahun 2012
Prabowo Sebut Indonesia-Jerman...
Prabowo Sebut Indonesia-Jerman Sepakat Konflik Harus Diselesaikan lewat Perundingan
Pertemuan Prabowo dengan...
Pertemuan Prabowo dengan Steinmeier Perkuat 75 Tahun Diplomatik Indonesia-Jerman
Tim Kedua Kami adalah...
Tim Kedua Kami adalah Iran, Kisah Solidaritas yang Mengharukan di Piala Dunia 2026
Euforia Suporter Memuncak,...
Euforia Suporter Memuncak, Meksiko Siap Rem Penjualan Alkohol
Meksiko vs Korea Selatan:...
Meksiko vs Korea Selatan: Duel Penentu ke Fase Gugur
Rekomendasi
Qatar Tersingkir dari...
Qatar Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Bosnia-Herzegovina Jaga Kans Lolos ke 32 Besar
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
Berita Terkini
Perompak Somalia Sandera...
Perompak Somalia Sandera 4 WNI, DPR Minta TNI dan Kemlu Bikin Contingency Plan
Imam Shalat, Piala Dunia,...
Imam Shalat, Piala Dunia, dan Tempat Muktamar
Perjuangkan Hak Daerah,...
Perjuangkan Hak Daerah, Komisi XI DPR Upayakan TKD Tak Berkurang
1.000 Taruna Akmil Bakal...
1.000 Taruna Akmil Bakal Latih Siswa Sekolah Rakyat
Cerita Roy Suryo Tidak...
Cerita Roy Suryo Tidak Ditahan Kejaksaan: Tak Ada Larangan Tampil di Podcast
PAMA Group Tanam 2.000...
PAMA Group Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Semarang: 'Jadi Benteng Alami dari Perubahan Iklim'
Infografis
Musuh-musuh Utama AS...
Musuh-musuh Utama AS dan NATO akan Gelar Latihan Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved