Dukung Prancis, PBNU Harap Indonesia Makin Lantang Suarakan Kemerdekaan Palestina

Minggu, 27 Juli 2025 - 17:56 WIB
loading...
Dukung Prancis, PBNU...
Ketua PBNU KH Ahmad Fahrur Rozi atau Gus Fahrur mengapresiasi sikap tegas Presiden Prabowo Subianto dalam mendukung kemerdekaan Palestina. Foto/SindoNews
A A A
JAKARTA - Pengurus Besar Nahdatul Ulama ( PBNU ) mengapresiasi ketegasan Presiden Prabowo Subianto terhadap kemerdekaan Palestina. PBNU berharap Prabowo makin lantang menyuarakan hal tersebut di forum internasional.

Hal ini tersebut disampaikan Ketua PBNU KH Ahmad Fahrur Rozi atau Gus Fahrur usai Presiden Prancis Emmanuel Macron memastikan negaranya akan mengumumkan secara resmi pengakuan terhadap negara Palestina.

"Presiden Prabowo selama ini sudah bersikap tegas dan berani dalam memberikan dukungannya kepada rakyat Palestina, kita bangga dan berharap akan bersuara lantang di sidang PBB," kata Gus Fahrur, Minggu (27/7/2025).

PBNU juga mendorong pemerintah untuk aktif mengajak negara lain menyuarakan kemerdekaan Palestina. Agar penderita yang selama ini dialami rakyat Palestina segera berakhir.

Baca juga: Viral, Massa Serang Kantor Polisi Mesir karena Marah atas Tragedi Kelaparan di Gaza

"Sudah terlalu lama penderitaan bangsa Palestina, kita mendorong agar pemerintah Negara Indonesia yang sudah berkomitmen penuh mendukung sepenuhnya kemerdekaan Palestina untuk terus mengajak negara lainnya bersama-sama berjuang mewujudkan perdamaian dan kemerdekaan Palestina," ucapnya.

Pengakuan dari Prancis menurutnya menandakan langkah positif untuk terwujudnya kemerdekaan Palestina atas penjajahan Israel. Di samping itu, dia juga mendorong ditetapkannya Yerusalem Timur sebagai ibu kota Palestina.

Baca juga: Prancis Segera Akui Palestina, SBY: Tonggak Penting Pemegang Hak Veto di PBB

"Kita bersyukur dan berharap Pengakuan itu menjadi langkah yang sangat positif untuk memastikan prospek masa depan bagi berdirinya negara Palestina yang berdaulat dan merdeka. Berdasarkan batas wilayah yang disepakati pada 1967, dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya," ujarnya.

Sekadar informasi, pengakuan bersejarah dari Prancis itu akan disampaikan Macron dalam pidato di Sidang Majelis Umum PBB di New York, Amerika Serikat (AS).

"Sesuai dengan komitmen historis untuk perdamaian yang adil dan abadi di Timur Tengah, saya telah memutuskan bahwa Prancis akan mengakui Negara Palestina," kata Macron, dalam pernyataan di media sosial X, seperti dikutip dari Anadolu, Jumat, 25 Juli 2025.



Macron juga menyerukan penerapan gencatan senjata segera, pembebasan semua sandera, serta masuknya bantuan kemanusiaan berskala besar.

Macron pun mengulangi seruannya untuk melucuti senjata Hamas, mengamankan Gaza, serta membangun kembali wilayah itu yang porak-poranda setelah serangan Israel selama 22 bulan.

"(Tujuannya adalah) Membangun negara Palestina, memastikan kelangsungan hidup, dan mewujudkannya, melalui demiliterisasi dan sepenuhnya mengakui Israel, sehingga berkontribusi pada keamanan semua orang di Timur Tengah," kata Macron.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Bertemu Profesor...
Prabowo Bertemu Profesor Imperial College London di Istana, Bahas Apa?
5.000 Jembatan Gantung...
5.000 Jembatan Gantung Dibangun, Prabowo Ingin Percepat Konektivitas Pelosok
Prabowo Minta Aset Negara...
Prabowo Minta Aset Negara Dikelola Maksimal untuk Masyarakat
Prabowo Panggil Rosan...
Prabowo Panggil Rosan Roeslani ke Kertanegara Minggu Malam, Ada Apa?
Dari Ploso, Gus Ma’shum...
Dari Ploso, Gus Ma’shum Faqih Ingatkan Adab Jadi Penuntun Musyawarah NU
Jelang Muktamar PBNU,...
Jelang Muktamar PBNU, Gus Muhaimin Sentil Pihak yang Main-main di NU untuk Keluar
Seruan Masyayikh NU...
Seruan Masyayikh NU di Ponpes Al Falah Ploso Redam Ketegangan di PBNU
Kukuhkan Kepengurusan...
Kukuhkan Kepengurusan Nasional, GPIM Komitmen Sukseskan Program Prabowo
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
Rekomendasi
Mengapa Anak Yatim Begitu...
Mengapa Anak Yatim Begitu Istimewa di Mata Allah? Ini Penjelasannya
Diresmikan Pramono dan...
Diresmikan Pramono dan Dudy, Stasiun JIS Resmi Beroperasi
IHSG Hari Ini Berakhir...
IHSG Hari Ini Berakhir Ambles ke 6.116, Transaksi Cetak Rp13,4 Triliun
Berita Terkini
Breaking News, Kejaksaan...
Breaking News, Kejaksaan Kabulkan Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa!
Dirjen Imigrasi Minta...
Dirjen Imigrasi Minta Rencana Perluasan Bebas Visa Ditinjau Kembali
Megawati Gelar Silaturahmi...
Megawati Gelar Silaturahmi dengan Tokoh Gerakan Nurani Bangsa, Ada Istri Gus Dur hingga Romo Magnis
GIC: Ziarah Kapolri...
GIC: Ziarah Kapolri Bentuk Penghormatan Tulus terhadap Tokoh Bangsa Tanpa Kecuali
Prabowo Bertemu Profesor...
Prabowo Bertemu Profesor Imperial College London di Istana, Bahas Apa?
Permudah Layanan Jemaah...
Permudah Layanan Jemaah Haji dan Umrah Indonesia, BSI Bakal Hadir di Arab Saudi
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved