Roy Suryo Komentari Jokowi di Reuni Fakultas Kehutanan UGM: Bajunya Beda
Sabtu, 26 Juli 2025 - 20:28 WIB
loading...
Mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri reuni angkatan ke-45 Tahun Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Sabtu (26/7/2025). Foto/Kuntadi
A
A
A
JAKARTA - Pakar Telematika Roy Suryo mengomentari kehadiran Mantan Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) di acara reuni Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM). Roy menyoroti pakaian Jokowi yang berbeda dengan para alumni yang hadir.
"Hal tersebut tidak berarti apa-apa, toh dia datang masih laksana pejabat, bukan alumnus. Bajunya beda," kata Roy Suryo saat dihubungi, Sabtu (26/7/2025).
Apalagi, kata Roy Suryo, Jokowi datang di acara reuni di tingkat Fakultas Kehutanan, bukan reuni inti seperti Wanagama. "Hanya datang singkat di Fakultas Kehutanan, bukan di acara intinya di Wanagama seperti yang lain-lainnya," tutur Roy.
Baca juga: Tampil Beda dari Alumni Lainnya, Jokowi Kenakan Kemeja Putih di Reuni Fakultas Kehutanan UGM
Lantas, Roy Suryo pun menilai Jokowi aneh lantaran masih berusaha meyakinkan publik bahwa telah diuji skripsi oleh dosen Ir. T Burhanuddin dan Ir Sofyan Warsito.
"Dia berusaha keras meyakinkan bahwa diuji oleh Dosen Penguji Skripsi, Ir. T Burhanuddin dan Ir Sofyan Warsito dengan pembimbing Prof Dr Ir Achmad Sumitro di depan rekan-rekannya sendiri, buat apa? Kan aneh malahan," pungkas Roy Suryo.
Sebelumnya, Jokowi kembali angkat bicara soal polemik ijazah yang masih terus dipersoalkan sebagian pihak. Momen itu dilontarkan Jokowi saat menghadiri reuni ke-45 angkatan Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Sabtu (26/7/2025).
Di hadapan rekan-rekan alumni seangkatan saat reuni UGM, Jokowi menyampaikan curhatannya terkait perjalanan panjang tudingan ijazah palsu yang menyeret namanya.
“Semuanya (alumni) saya lihat tampak senang, tapi jangan senang dulu, soalnya ijazah saya masih diragukan,” ujar Jokowi yang disambut tawa alumni UGM, Sabtu (26/7/2025).
Menurutnya, meski seluruh proses akademik telah dilalui dan dinyatakan sah oleh UGM, isu ini masih berproses secara hukum. Dia bahkan menyebut bahwa putusan akhir mengenai keabsahan ijazahnya kini berada di tangan pengadilan.
“Jadi hati-hati, sekarang keputusan (ijazah saya asli atau tidak) ada di pengadilan, begitu keputusannya asli, bapak-ibu boleh senang-senang, tapi kalau tidak yang 88 (alumni) juga bisa kena,” katanya.
"Hal tersebut tidak berarti apa-apa, toh dia datang masih laksana pejabat, bukan alumnus. Bajunya beda," kata Roy Suryo saat dihubungi, Sabtu (26/7/2025).
Apalagi, kata Roy Suryo, Jokowi datang di acara reuni di tingkat Fakultas Kehutanan, bukan reuni inti seperti Wanagama. "Hanya datang singkat di Fakultas Kehutanan, bukan di acara intinya di Wanagama seperti yang lain-lainnya," tutur Roy.
Baca juga: Tampil Beda dari Alumni Lainnya, Jokowi Kenakan Kemeja Putih di Reuni Fakultas Kehutanan UGM
Lantas, Roy Suryo pun menilai Jokowi aneh lantaran masih berusaha meyakinkan publik bahwa telah diuji skripsi oleh dosen Ir. T Burhanuddin dan Ir Sofyan Warsito.
"Dia berusaha keras meyakinkan bahwa diuji oleh Dosen Penguji Skripsi, Ir. T Burhanuddin dan Ir Sofyan Warsito dengan pembimbing Prof Dr Ir Achmad Sumitro di depan rekan-rekannya sendiri, buat apa? Kan aneh malahan," pungkas Roy Suryo.
Sebelumnya, Jokowi kembali angkat bicara soal polemik ijazah yang masih terus dipersoalkan sebagian pihak. Momen itu dilontarkan Jokowi saat menghadiri reuni ke-45 angkatan Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Sabtu (26/7/2025).
Di hadapan rekan-rekan alumni seangkatan saat reuni UGM, Jokowi menyampaikan curhatannya terkait perjalanan panjang tudingan ijazah palsu yang menyeret namanya.
“Semuanya (alumni) saya lihat tampak senang, tapi jangan senang dulu, soalnya ijazah saya masih diragukan,” ujar Jokowi yang disambut tawa alumni UGM, Sabtu (26/7/2025).
Menurutnya, meski seluruh proses akademik telah dilalui dan dinyatakan sah oleh UGM, isu ini masih berproses secara hukum. Dia bahkan menyebut bahwa putusan akhir mengenai keabsahan ijazahnya kini berada di tangan pengadilan.
“Jadi hati-hati, sekarang keputusan (ijazah saya asli atau tidak) ada di pengadilan, begitu keputusannya asli, bapak-ibu boleh senang-senang, tapi kalau tidak yang 88 (alumni) juga bisa kena,” katanya.
(rca)
Lihat Juga :