Perang Kamboja-Thailand Memanas, KBRI Phnom Penh dan Bangkok Imbau WNI Waspada

Jum'at, 25 Juli 2025 - 09:22 WIB
loading...
Perang Kamboja-Thailand...
Asap mengepul dari atap toko swalayan yang terhubung dengan SPBU di Provinsi Sisaket setelah terkena serangan roket dari Kamboja. Foto: Facebook/Chatchak Ratsamikaeo
A A A
JAKARTA - Militer Kamboja dan Thailand saling baku tembak di wilayah perbatasan kedua negara. Bahkan, jet tempur F-16 Thailand juga dikerahkan untuk melakukan pengeboman di sejumlah titik wilayah Kamboja.

Merespons memanasnya situasi di Kamboja dan Thailand, KBRI Phnom Penh dan KBRI Bangkok mengimbau Warga Negara Indonesia (WNI) yang saat ini berada di kedua negara agar waspada.

Baca juga: Perang Kamboja dan Thailand Berkobar, Kawasan Wisata di Perbatasan Ditutup

“Sehubungan dengan terjadinya eskalasi konflik antara Kamboja dan Thailand di wilayah perbatasan di Provinsi Oddar Meanchey dan Preah Vihear pada 24 Juli 2025, KBRI Phnom Penh mengimbau agar seluruh WNI tetap tenang, waspada, dan tidak panik. Menghindari atau membatasi perjalanan ke wilayah terdampak,” tulis KBRI Phnom Penh melalui Instagramnya dikutip, Jumat (25/7/2025).

WNI juga diminta mengikuti perkembangan terkini dari sumber-sumber resmi otoritas setempat. WNI pun diminta melakukan lapor diri di portal resmi Kementerian Luar Negeri agar dapat mempermudah komunikasi dengan pihak KBRI.

“Melakukan lapor diri di portal Peduli WNI. www.peduliwni.kemlu.go.id agar data diri tervalidasi dan mempermudah komunikasi dengan KBRI. KBRI Phnom Penh akan terus memantau situasi dan menyampaikan perkembangan secara berkala,” tulis KBRI Phnom Penh.

Sementara, KBRI Bangkok juga mengimbau WNI mencermati perkembangan konflik Kamboja vs Thailand. KBRI Bangkok meminta WNI meningkatkan kewaspadaan, namun tetap tenang, jangan panik, dan menghindari perjalanan ke perbatasan Thailand-Kamboja.

“KBRI Bangkok mengimbau WNI yang berada di Thailand khususnya di Provinsi Surin, Buri Ram, Si Sa Ket, Sa Kaeo, Trat, dan Ubon Ratchathani untuk mencermati perkembangan kondisi keamanan dari sumber-sumber resmi dan mengikuti instruksi Pemerintah setempat,” tulis KBRI Bangkok lewat akun media sosial resminya.

KBRI Bangkok melaporkan bahwa saat ini terdapat 15 WNI yang berada di area perbatasan Thailand dan Kamboja. Jika ada keadaan darurat WNI dapat menghubungi nomor WhatsApp atau hotline Konsuler KBRI Bangkok.

“Sekiranya memerlukan bantuan darurat atau mengetahui adanya informasi WNI yang terdampak, dapat menghubungi nomor hotline Konsuler KBRI Bangkok pada nomor +6692-903-1103 (WhatsApp),” tulisnya.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10.151 WNI Eks Pekerja...
10.151 WNI Eks Pekerja Online Scam di Kamboja Minta Pulang ke Indonesia
5.950 WNI Dapat Penghapusan...
5.950 WNI Dapat Penghapusan Denda Overstay dari Kamboja
Polri Juara 1 Kejuaraan...
Polri Juara 1 Kejuaraan Bulutangkis Polisi Asia Tenggara 2026 di Kamboja
Prabowo: Perang di Mana-mana,...
Prabowo: Perang di Mana-mana, Kita Tidak Terlibat tapi Waspada
Terima Dubes Thailand,...
Terima Dubes Thailand, Utut: DPR Bahas Penguatan Kerja Sama Strategis
1 WNI Sindikat Judol...
1 WNI Sindikat Judol Internasional di Hayam Wuruk Pernah Kerja di Kamboja
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
Daya Tarik Menarik Thailand:...
Daya Tarik Menarik Thailand: Eksplorasi Kota Bangkok dan Keindahan Pesisir Pattaya
Rekomendasi
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Suka Takut Minum Vitamin...
Suka Takut Minum Vitamin C Karena Bikin Lambung Perih? Ini Penjelasannya
Kisah Nabi Daud Bertobat...
Kisah Nabi Daud Bertobat 40 Hari 40 Malam, Diampuni Allah pada 10 Muharram
Berita Terkini
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditahan, Din Syamsuddin Siap Jadi Penjamin
Kuliah Umum di IPDN,...
Kuliah Umum di IPDN, Menko AHY Ajak Praja Taklukkan Tantangan Geografis Indonesia
PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang,...
PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang, Golkar: Entah Apa yang Diseimbangkan, Nanti Rakyat yang Menilai
4 Prajurit TNI Penyiram...
4 Prajurit TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Ajukan Banding
Ubedilah Badrun Bongkar...
Ubedilah Badrun Bongkar Upaya Pembelahan Gerakan Mahasiswa
Masalah Hukum Penggunaan...
Masalah Hukum Penggunaan Artificial Intelligence
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved