Prabowo Sebut PDIP-Gerindra Kakak Adik, Anak Buah Mega Bilang Tetap di Luar Pemerintahan
Selasa, 22 Juli 2025 - 11:14 WIB
loading...
Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri menghadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Jakarta, Senin (2/6/2025). Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( PDIP ) Guntur Romli mengomentari pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut PDIP dan Partai Gerindra kakak adik. Menurut anak buah Megawati ini, sampai kini PDIP tetap berada di luar pemerintahan.
Awalnya, Guntur Romli mengatakan bahwa pernyataan Prabowo tersebut menunjukkan bahwa ketua umum Partai Gerindra itu mengagumi Proklamator RI Soekarno (Bung Karno), yang juga ayah dari Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri. Hal itu juga menunjukkan kedekatan kedua partai.
"Pernyataan itu untuk menunjukkan Pak Prabowo sebagai pengagum Bung Karno. Kedekatan Pak Prabowo dengan Ibu Megawati dan Gerindra dengan PDI Perjuangan yang sama-sama partai nasionalis," ujar Guntur saat dihubungi, Selasa (22/7/2025).
Kendati demikian, Guntur menegaskan, posisi PDIP masih berada di luar pemerintahan. Posisi itu bisa berubah bila ada keputusan saat Kongres PDIP 2025. "Namun, posisi PDI Perjuangan sampai saat ini berada di luar pemerintahan. Kalaupun ada perubahan biasanya akan diputuskan di kongres," ujar Guntur.
Baca Juga: Di Depan Puan, Prabowo Sebut PDIP dan Gerindra Kakak Adik
Diberitakan sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyinggung hubungan PDIP dan Partai Gerindra saat Peluncuran Kelembagaan 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Klaten, Jawa Tengah. Prabowo menyebut hubungan PDIP dan Gerindra seperti kakak dan adik.
Baca Juga: Prabowo Sebut PDIP-Gerindra Seperti Kakak Adik, Pengamat: Itu Artinya Mereka Kompak
Prabowo mulanya mengutip semboyan Presiden Soekarno tentang niat menyejahterakan bangsa. "Saya percaya bahwa niat kita semua adalah ingin Indonesia lebih baik, ingin Indonesia sejahtera, ingin Indonesia sungguh-sungguh merdeka, ingin Indonesia bangkit berdiri di atas kaki kita sendiri. Itu semboyan Proklamator kita, pendiri bangsa kita, Bung Karno, yang saya katakan Bung Karno adalah milik seluruh rakyat Indonesia," jelas Prabowo, Senin (21/7/2025).
"Nuwun sewu, Mbak Puan, Bung Karno bapak saya juga," kata Prabowo.
Prabowo juga berkelakar tentang jiwa marhaen di dirinya. Hal itu pun membuat para politikus PDIP lainnya seperti Bambang Pacul dan Utut Adianto, tertawa. "Mungkin kalau dipotong ini (sambil menunjuk dadanya), yang keluar marhaen juga ini," ujar Prabowo.
Prabowo lantas menyebut hubungan PDIP dan Gerindra seperti kakak adik. PDIP dan Gerindra berbeda kubu dalam Pilpres 2024. Menurutnya, perlu ada yang di luar koalisi untuk melakukan koreksi.
"Sebenernya PDIP sama Gerindra kakak adik ini," kata Prabowo. Puan yang hadir sebagai ketua DPR RI pun tersenyum lebar mendengan ucapan Prabowo tersebut.
Tapi, kata Prabowo, kita ini karena demokrasi kita diajarkan oleh negara barat, jadi nggak boleh koalisi satu itu. "Memang bener, harus ada yang di luar, ngoreksi kita, gitu. Ngoreksi. Tapi, ya sedulur," jelasnya.
Awalnya, Guntur Romli mengatakan bahwa pernyataan Prabowo tersebut menunjukkan bahwa ketua umum Partai Gerindra itu mengagumi Proklamator RI Soekarno (Bung Karno), yang juga ayah dari Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri. Hal itu juga menunjukkan kedekatan kedua partai.
"Pernyataan itu untuk menunjukkan Pak Prabowo sebagai pengagum Bung Karno. Kedekatan Pak Prabowo dengan Ibu Megawati dan Gerindra dengan PDI Perjuangan yang sama-sama partai nasionalis," ujar Guntur saat dihubungi, Selasa (22/7/2025).
Kendati demikian, Guntur menegaskan, posisi PDIP masih berada di luar pemerintahan. Posisi itu bisa berubah bila ada keputusan saat Kongres PDIP 2025. "Namun, posisi PDI Perjuangan sampai saat ini berada di luar pemerintahan. Kalaupun ada perubahan biasanya akan diputuskan di kongres," ujar Guntur.
Baca Juga: Di Depan Puan, Prabowo Sebut PDIP dan Gerindra Kakak Adik
Diberitakan sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyinggung hubungan PDIP dan Partai Gerindra saat Peluncuran Kelembagaan 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Klaten, Jawa Tengah. Prabowo menyebut hubungan PDIP dan Gerindra seperti kakak dan adik.
Baca Juga: Prabowo Sebut PDIP-Gerindra Seperti Kakak Adik, Pengamat: Itu Artinya Mereka Kompak
Prabowo mulanya mengutip semboyan Presiden Soekarno tentang niat menyejahterakan bangsa. "Saya percaya bahwa niat kita semua adalah ingin Indonesia lebih baik, ingin Indonesia sejahtera, ingin Indonesia sungguh-sungguh merdeka, ingin Indonesia bangkit berdiri di atas kaki kita sendiri. Itu semboyan Proklamator kita, pendiri bangsa kita, Bung Karno, yang saya katakan Bung Karno adalah milik seluruh rakyat Indonesia," jelas Prabowo, Senin (21/7/2025).
"Nuwun sewu, Mbak Puan, Bung Karno bapak saya juga," kata Prabowo.
Prabowo juga berkelakar tentang jiwa marhaen di dirinya. Hal itu pun membuat para politikus PDIP lainnya seperti Bambang Pacul dan Utut Adianto, tertawa. "Mungkin kalau dipotong ini (sambil menunjuk dadanya), yang keluar marhaen juga ini," ujar Prabowo.
Prabowo lantas menyebut hubungan PDIP dan Gerindra seperti kakak adik. PDIP dan Gerindra berbeda kubu dalam Pilpres 2024. Menurutnya, perlu ada yang di luar koalisi untuk melakukan koreksi.
"Sebenernya PDIP sama Gerindra kakak adik ini," kata Prabowo. Puan yang hadir sebagai ketua DPR RI pun tersenyum lebar mendengan ucapan Prabowo tersebut.
Tapi, kata Prabowo, kita ini karena demokrasi kita diajarkan oleh negara barat, jadi nggak boleh koalisi satu itu. "Memang bener, harus ada yang di luar, ngoreksi kita, gitu. Ngoreksi. Tapi, ya sedulur," jelasnya.
(zik)
Lihat Juga :