Guru Honorer hingga Relawan Kemanusiaan Diberangkatkan Umrah ke Tanah Suci

Senin, 21 Juli 2025 - 15:27 WIB
loading...
Guru Honorer hingga...
Sebanyak 80 jemaah Indonesia diberangkat ke Tanah Suci untuk melaksanakan ibadah umrah. Foto/SindoNews
A A A
JAKARTA - Sebanyak 80 jemaah Indonesia diberangkat ke Tanah Suci untuk melaksanakan ibadah umrah . Mereka diberangkatkan oleh Reksa Dana Haji Syariah (I-Hajj Syariah Fund) PT Insight Investments Management (PT IIM).

Sejak 2005 hingga saat ini, Reksa Dana Haji Syariah telah memberangkatkan lebih dari 1.000 jemaah haji dan umrah dari berbagai latar belakang, termasuk dari daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Termasuk mereka yang memiliki keterbatasan finansial, pra sejahtera namun memiliki kontribusi sosial.

Mereka bukan sekadar penerima manfaat, tetapi juga sosok-sosok yang memberi dampak di lingkungan sekitarnya. Seperti Salmin Danopa, pendamping desa dari Loloda Kepulauan, Halmahera Utara, yang mengabdi di pelosok sambil menggerakkan kegiatan sosial dan pelayanan masyarakat.

Selanjutnya, Martabatul Ngaliyah, guru honorer dari Muna Barat, Sulawesi Tenggara, yang aktif sebagai relawan kemanusiaan sejak mahasiswa dan tetap setia mengabdi bagi sesama.

Baca juga: Haji Jalur Laut Belum Jadi Agenda Resmi, Menag: Terbuka Peluang

Kisah mereka menegaskan investasi di Reksa Dana Haji Syariah (I-Hajj Syariah Fund) bukan sekadar berpotensi memberikan imbal hasil, tetapi juga membuka jalan ibadah dan membawa harapan bagi mereka yang membutuhkan.

Direktur PT IIM, Camar Remoa menyatakan pemberangkatan jemaah ini merupakan bagian dari komitmen PT IIM untuk menjadikan reksa dana sebagai instrumen investasi yang berdampak, dengan menjembatani antara pertumbuhan investasi dan dampak sosial serta keagamaan yang nyata sejalan dengan tagline PT IIM, Transforming Investments into Social Impact.

Baca juga: 3 Jenderal Densus 88 Antiteror Dimutasi Bersama 14 Perwira Lainnya

“Kami kembali diberi kesempatan untuk memberangkatkan jemaah umrah melalui program sosial yang terintegrasi dengan produk I-Hajj Syariah Fund. Ini adalah bentuk kepedulian sekaligus bagian dari komitmen kami untuk menjadikan reksa dana syariah sebagai instrumen yang berdampak. Harapannya, para jemaah yang berangkat dapat menunaikan ibadah dengan khusyuk, mabrur ibadah umrahnya, dan semakin semangat dalam berbuat kebaikan di lingkungan tempat tinggal mereka masing-masing,” ujarnya, Senin (21/7/2025).

Camar menjelaskan I-Hajj Syariah Fund menjadi wujud nyata dari perpaduan antara investasi syariah dan semangat filantropi yang tidak hanya bertumpu pada potensi keuntungan finansial tapi juga memberikan akses spiritual dan pelayanan ibadah yang layak bagi masyarakat pra-sejahtera.


“Secara spiritual, program ini membuka akses ibadah umrah bagi masyarakat dari berbagai latar belakang, termasuk dari wilayah 3T dan mereka yang memiliki keterbatasan finansial atau pra-sejahtera,” katanya.

Secara sosial, program ini juga menjadi bentuk apresiasi kepada individu yang telah berkontribusi positif di lingkungannya, seperti guru mengaji, relawan, dan tokoh masyarakat. Sementara itu, secara keuangan, I-Hajj Syariah Fund turut mendorong literasi dan inklusi keuangan syariah dengan menghadirkan produk investasi yang halal, aman, dan berdampak sosial,” tuturnya.

“Kepercayaan masyarakat terhadap Reksa Dana Haji Syariah (I-Hajj Syariah Fund) terus bertumbuh dari waktu ke waktu, seiring meningkatnya partisipasi investor yang melihat nilai kebermanfaatan dari produk ini, sebagai sarana investasi yang aman sekaligus berdampak. Kinerja yang stabil turut menjadi fondasi utama keberlangsungan program pemberangkatan jamaah haji umrah yang rutin dilakukan setiap tahunnya,” katanya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kepedulian Kapolri terhadap...
Kepedulian Kapolri terhadap Warga Kurang Mampu melalui Umrah Gratis dan Bedah Rumah
Bus Jemaah Umrah Indonesia...
Bus Jemaah Umrah Indonesia Terbakar Dekat Madinah, Kemenhaj: Seluruh Jemaah Selamat
28.170 Jemaah Umrah...
28.170 Jemaah Umrah Sudah Dipulangkan ke Indonesia Pascakonflik Timur Tengah
Konflik Timur Tengah,...
Konflik Timur Tengah, Selly DPR Ingatkan Pemerintah Lindungi Jemaah dan Pembiayaan Haji
Jangan Panik! Ini 5...
Jangan Panik! Ini 5 Langkah Krusial Jemaah Umrah Hadapi Delay di Bandara Jeddah
Hampir 15.000 Jemaah...
Hampir 15.000 Jemaah Umrah Dipulangkan, Pemerintah Pastikan Tak Ada yang Terabaikan
Davina Karamoy Kembalikan...
Davina Karamoy Kembalikan Uang Saku dari Hanania Travel ke Penyidik
Davina Karamoy Dicecar...
Davina Karamoy Dicecar 30 Pertanyaan Terkait Kasus Hanania Travel
Kasus Hanania Group,...
Kasus Hanania Group, Awkarin Minta Tunda Pemeriksaan hingga 29 Juni 2026
Rekomendasi
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Buru Puma Speedcat Ballet...
Buru Puma Speedcat Ballet di BRI Consumer Expo 2026, Dapat Gift Card Rp250 Ribu Plus Tambahan Bonus!
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Penggunaan LPG Non Subsidi di Jakarta Fair
Berita Terkini
Kasus Silmy Karim Cs,...
Kasus Silmy Karim Cs, KPK Geledah Kantor Imigrasi Denpasar
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri, Langsung Teriak: Siap!
Sahroni soal Roy Suryo...
Sahroni soal Roy Suryo Ditangkap: Tangkepin yang Hina Presiden dan Penyebar Hoaks
Polda Metro: Barang...
Polda Metro: Barang Bukti Kasus Roy Suryo Sudah Diuji Lab oleh Lembaga Tersertifikasi
DPR Sesalkan Anggaran...
DPR Sesalkan Anggaran Komnas HAM yang Substantif Hanya 6 Persen, Sisanya Administratif
Tersangka Baru Kasus...
Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Penangguhan Penahanan
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved