Prabowo Tegaskan Indonesia Berada di Jalur yang Benar, Kemiskinan Turun

Minggu, 20 Juli 2025 - 23:53 WIB
loading...
Prabowo Tegaskan Indonesia...
Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia berada di jalan yang benar. Foto/SindoNews TV
A A A
SOLO - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia berada di jalan yang benar. Dia menilai narasi yang menyebut Indonesia sedang dalam keadaan sulit atau gagal secara ekonomi adalah upaya yang sengaja dimainkan untuk melemahkan semangat bangsa.

Menurut dia, situasi Indonesia saat ini jauh dari gambaran negatif yang kerap digaungkan sejumlah pihak. “Inti-intinya kita berada di jalan yang benar, usaha untuk membuat seolah-olah Indonesia dalam keadaan susah, Indonesia dalam keadaan gelap, Indonesia ekonomi gagal itu saudara-saudara, itu adalah upaya menurunkan semangat kita dan itu tidak benar saudara sekalian,” tegas Prabowo di Kongres PSI, Auditorium UMS, Solo, Jawa Tengah, Minggu (20/7/2025).

Prabowo mengungkapkan bahwa laporan yang diterimanya dari para menteri menunjukkan capaian positif di berbagai sektor strategis, terutama investasi, pengangguran, dan kemiskinan. Dia mengungkapkan, hingga Agustus 2025, target investasi yang ditetapkan dalam APBN 2025 telah berhasil dicapai empat bulan lebih cepat dari jadwal.

Baca juga: Gajah Jadi Logo Baru PSI, Prabowo: Itu Binatang yang Paling Saya Sayang



“Saya diberi laporan oleh Menteri Investasi, investasi Indonesia bulan ini sudah mencapai target yang ditetapkan oleh APBN tahun lalu. APBN 2025 kita sudah mencapai target bulan Agustus ini, 4 bulan sebelum akhir tahun sudah mencapai,” jelas Prabowo.

Selain itu, data dari Badan Pusat Statistik (BPS) turut memperkuat optimisme tersebut. Ia menegaskan bahwa angka pengangguran maupun angka kemiskinan absolut terus mengalami penurunan. “Kepala BPS lapor ke saya, angka pengangguran menurun, angka kemiskinan absolut menurun, ini BPS yang bicara,” ujarnya.

Dalam sektor keuangan negara, Prabowo juga menyoroti keberadaan Dana Investasi Kedaulatan (Sovereign Wealth Fund) yang diberi nama Danantara. Dana ini digambarkan Prabowo sebagai pilar kekuatan ekonomi masa depan Indonesia yang akan menjamin pengelolaan kekayaan bangsa bagi generasi penerus.

“Kita telah membentuk sovereign wealth fund, dana investasi kedaulatan kita, Danantara, Daya Anagatha Nusantara, daya energi anagatha masa depan Nusantara bangsa Indonesia. Jadi Danantara adalah energi masa depan bangsa Indonesia. Danantara adalah menjaga dan mengelola kekayaan anak-anak dan cucu-cucu dan generasi penerus kita saudara sekalian. Dan Danantara sekarang aset yang dikelola lebih dari 1.000 miliar dolar Amerika,” kata Prabowo.

Selain capaian di bidang investasi dan ketahanan ekonomi, Prabowo juga menyinggung program prioritas pemerintah dalam bidang sosial, yaitu Program Makan Bergizi Gratis bagi anak-anak dan ibu hamil. Ia menyebut, program ini telah menarik perhatian dunia internasional karena skala dan dampaknya yang besar bagi kesehatan masyarakat.

“Di mana-mana saya didatangi di luar negeri, program-program kita dibahas di luar negeri. Program makan bergizi gratis dibahas di luar negeri. Belum pernah ada program yang sama,” ungkap Prabowo.

Prabowo menyatakan bahwa per Juli 2025, jumlah penerima manfaat dari program tersebut telah mencapai lebih dari 6 juta anak dan ibu hamil, dan ditargetkan akan melonjak drastis pada Agustus.

“Shift kita sekarang bulan Juli ini sudah sampai penerima manfaat 6 juta anak lebih dan ibu-ibu yang hamil. Insya Allah bulan Agustus akhir akan mencapai 20 juta lebih, bahkan sasaran kita siapa tahu bisa mencapai di atas 25 juta pada bulan Agustus,” ujarnya optimistis.

Melalui berbagai capaian tersebut, Prabowo menegaskan keyakinannya masa depan Indonesia akan terus mengarah ke jalur yang lebih baik.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Timwas Sebut Presiden...
Timwas Sebut Presiden Prabowo Ingin Antrean Haji Dipangkas Lagi
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Said Didu ke Presiden...
Said Didu ke Presiden Prabowo: Kawan Bapak Tuh Ada di Luar, Bukan di Dalam
Pesan Said Didu untuk...
Pesan Said Didu untuk Prabowo: Waktu Melakukan Akomodasi Politik Sudah Lewat
Pigai Semprot Komnas...
Pigai Semprot Komnas HAM usai Singgung Dugaan Pelanggaran HAM di Program MBG
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
Rekomendasi
IHSG Anjlok Lebih 1%...
IHSG Anjlok Lebih 1% ke 6.154 Siang Ini
Biar Anak Nyaman ke...
Biar Anak Nyaman ke Dokter Gigi, Medikids Serpong Hadirkan Beragam Fasilitas
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Berita Terkini
Soroti Masalah Bangsa,...
Soroti Masalah Bangsa, Jaringan Cendekiawan Muda Ajukan 7 Tuntutan
Periksa Sony Sonjaya,...
Periksa Sony Sonjaya, Kejagung Dalami Pengajuan Justice Collaborator
Sony Sonjaya Bungkam...
Sony Sonjaya Bungkam Jelang Diperiksa Kejagung soal Dugaan Korupsi MBG
Kabar Duka, Mantan KSAL...
Kabar Duka, Mantan KSAL Laksamana TNI Purn Achmad Sutjipto Meninggal Dunia
Kontras Ungkap Update...
Kontras Ungkap Update Kondisi Andrie Yunus, Sudah Pulang dan Jalani Fisioterapi
Resmi Masuk Daftar Belanja...
Resmi Masuk Daftar Belanja TNI AU, Ini Spesifikasi Chengdu J-10C Buatan China yang Akan Perkuat Langit Indonesia
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved