15 Hari Maraton Diplomasi, Prabowo Pulang Bawa Investasi dan Kesepakatan Strategis

Kamis, 17 Juli 2025 - 07:24 WIB
loading...
15 Hari Maraton Diplomasi,...
Setelah menjalani kunjungan kerja luar negeri selama 15 hari, Presiden Prabowo Subianto pulang membawa kesepakatan investasi dan kerja sama strategis lainnya. Foto/Setpres
A A A
JAKARTA - Setelah menjalani kunjungan kerja luar negeri selama 15 hari, Presiden Prabowo Subianto kembali ke Tanah Air dengan membawa sejumlah capaian. Di antaranya tentang investasi hingga kesepakatan strategis lainnya.

Setibanya di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (16/7/2025), Prabowo sempat merinci hasil diplomasi beruntun yang dia lakukan di sejumlah negara serta forum internasional.

Baca juga: Seskab Teddy Ungkap Trump Telepon Prabowo 17 Menit, Negosiasi Alot Soal Tarif Impor

Lawatan Prabowo dimulai dengan kunjungan resmi ke Arab Saudi, di mana ia bertemu dengan Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Kerajaan Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman bin Abdulaziz Al Saud (MBS).



Dari hasil pertemuan tersebut, Prabowo menyorot perihal keinginan Arab Saudi untuk meningkatkan investasi di Indonesia dan mereka mengapresiasi sejumlah capaian kerja sama di berbagai bidang dengan Indonesia.

"Kemudian, saya juga mengajukan bahwa Indonesia ingin membangun perkampungan haji yang permanen di situ. Secara prinsip mereka tidak keberatan, tapi tentunya akan dilakukan persiapan-persiapan perencanaan teknis. Saya sudah diberitahu rencana-rencananya, mudah-mudahan lancar," jelas Presiden.

Baca juga: Prabowo Bertemu Trump Sekitar September-Oktober: Saya Ngeri kalau Dia Ajak Main Golf

Setelah itu, Prabowo menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS di Rio de Janeiro, Brazil. Dalam forum tersebut, Indonesia secara resmi hadir pertama kali sebagai anggota BRICS.

Adapun di sana Prabowo bertemu dengan Presiden Brasil Luiz InĂ¡cio Lula da Silva, di mana Prabowo menekankan potensi kerja sama besar antara Indonesia dan Brazil, terutama dalam isu perdagangan dan lingkungan, mengingat kedua negara memiliki hutan tropis terbesar dunia.

Dari Brazil, Presiden melanjutkan kunjungan kerjanya ke Brussels, Belgia dan bertemu dengan Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen.

Melalui pertemuan tersebut tercapai kesepakatan terkait CEPA (Comprehensive Economic Partnership Agreement).

"Jadi barang-barang kita bisa masuk Uni Eropa 0% tarif, mereka juga. Jadi, kita sangat ada hubungan simbiosis. Mereka punya teknologi yang bagus, punya sains, punya dana keuangan. Kita punya mineral, komoditas, pasar. Jadi, ini simbiosis," ungkap Prabowo.

Prabowo juga berkesempatan melakukan pertemuan informal dengan sejumlah pejabat di Inggris untuk membahas isu global seperti Gaza dan Ukraina.

Kemudian, dalam lawatan di Paris, Prabowo menghadiri Bastille Day dan mencatatkan sejarah sebagai Presiden Republik Indonesia pertama yang menjadi tamu kehormatan dalam upacara peringatan Hari Nasional Prancis.

Setelah itu, Prabowo berdiskusi intensif dengan Presiden Emmanuel Macron mengenai kerja sama strategis di bidang pertahanan dan ekonomi.

"Kita diberi kehormatan bisa memimpin defile, Hari Nasional Prancis. Ini sesuatu yang baru, pertama kali dalam sejarah, suatu negara dari Asia memimpin defile Prancis kehormatan besar. Mereka memandang kita negara yang sangat penting, saya lakukan juga pembicaraan lama dengan Presiden Macron, membahas banyak masalah, juga cukup sangat produktif. Dan habis itu saya mampir di Belarus, di Minsk," jelas Prabowo.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Prabowo Jadi...
Presiden Prabowo Jadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Bhayangkara di Cikeas
Wamensesneg: Presiden...
Wamensesneg: Presiden Sangat Paham dan Menghargai Kebebasan Akademik di Kampus
Latsarmil Manajer Kopdes...
Latsarmil Manajer Kopdes Dievaluasi, Istana: Insyaaallah, Tidak Terjadi Korban Lagi
LPI Minta Program Prioritas...
LPI Minta Program Prioritas Nasional Dievaluasi Agar Sesuai Arahan Presiden
Prabowo Ungkap Kunci...
Prabowo Ungkap Kunci Negara Sukses: Berani Akui Kekurangan hingga Cari Solusi
Prabowo Terima Usulan...
Prabowo Terima Usulan Rektor, Keuntungan BUMN untuk Riset dan Inovasi
Ini Daftar Jalan di...
Ini Daftar Jalan di Jakarta yang Ditutup Sementara saat Presiden Belarus Melintas
Prabowo Targetkan Pangkas...
Prabowo Targetkan Pangkas 1.000 BUMN Jadi Tinggal Tersisa 250
Ketum IPSI Sambut Komitmen...
Ketum IPSI Sambut Komitmen Presiden Prabowo soal Pelatnas Jangka Panjang, Optimistis Pencak Silat Mendunia
Rekomendasi
Aroma Match Fixing Rugikan...
Aroma Match Fixing Rugikan Timnas Iran di Piala Dunia 2026, Kenapa FIFA Tolak Investigasi?
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Jumlah Korban Tewas...
Jumlah Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Venezuela Meningkat Jadi 1.943 Jiwa
Berita Terkini
Profil Andi Saputra,...
Profil Andi Saputra, Hakim Ad Hoc Tipikor yang Sampaikan Dissenting Opinion Vonis Nadiem
Pastikan Jokowi Hadiri...
Pastikan Jokowi Hadiri Sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa, Andi Azwan: untuk Buktikan Keaslian Ijazah
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: JPU Abaikan Sejumlah Laporan Pelapor dalam Dakwaan
Presiden Prabowo Jadi...
Presiden Prabowo Jadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Bhayangkara di Cikeas
Badan Siber PP GP Ansor...
Badan Siber PP GP Ansor Kritik Ketertutupan Pembahasan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber
OTT Kuansing, Bupati...
OTT Kuansing, Bupati Suhardiman Amby dan Sekda Zulkarnain Menyerahkan Diri ke KPK
Infografis
Mahasiswi ITB Ditangkap...
Mahasiswi ITB Ditangkap Gara-gara Meme Prabowo dan Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved