Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi Naik Penyidikan, Roy Suryo Sarankan Polri Diberi Rekor Muri
Rabu, 16 Juli 2025 - 22:29 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, kata Roy, dia dan rekannya yang merupakan ahli digital forensik, Rismon Hasiholan Sianipar, disebut-sebut hanya meneliti ijazah Jokowi berdasarkan objek digital belaka. Padahal, dia bersama rekannya, Tifauzia Tyassuma (Dokter Tifa), telah mengumpulkan lebih dari lima ijazah lulusan Universitas Gadjah Mada (UGM) pada tahun 1985.
![Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi Naik Penyidikan, Roy Suryo Sarankan Polri Diberi Rekor Muri]()
"Hari ini saya, Dokter Tifa sudah mengumpulkan lebih dari lima dan mungkin 10 kurang dikit bukti berupa ijazah asli, asli betul dari Universitas Gadjah Mada, mahasiswa angkatan 78, 79, 80 yang semuanya lulus di tahun 85," jelasnya.
Baca Juga: Kasus Ijazah Jokowi Naik Penyidikan, Roy Suryo: Beliau Datang dengan Map Ditekuk, Nggak Mungkin Asli
Dia menambahkan, ijazah yang telah dikumpulkannya itu diteliti oleh pihaknya. Hasilnya berbeda dengan ijazah yang disebut-sebut milik Jokowi selama ini. Perbedaan tersebut berada pada watermark atau pengamannya, embos logo UGM, benang pengaman, hingga meterai.
"Bedanya adalah dengan yang selama ini kita lihat, ijazah yang disebut-sebut asli itu, yang kita lihat, apalagi yang di-upload Dian Sandi yah kalau itu nggak dikatakan asli yah, padahal itu dia mengatakan asli. Atau Mabes Polri ketika melakukan gelar perkara itu yang memang hanya menampilkan fotokopi," ujarnya.
Menurut Roy, ijazah UGM yang asli itu benar-benar membuatnya bangga. "Kenapa? Ijazah UGM bahkan di tahun 85 itu mirip ijazah saya yang tahun 91, ini kopi ijazah saya dari tahun 91. Bedanya apa? Ijazah UGM itu ada yang namanya watermark, pengamannya ada. Ada yang namanya embos logo UGM di dekat tulisan tanda tangan rektor. Ada benang pengaman di tengah-tengah. Ada kemudian ijazah lama itu ada meterai, punya saya sudah tak ada meterai, memang tahun 90 di atas 90 itu tak ada meterai," papar mantan menteri pemuda dan olahraga (menpora) tersebut.
Pada 11 Juli 2025, Polda Metro Jaya menyampaikan perkembangan terkait kasus tudingan ijazah palsu yang dilaporkan oleh Jokowi. Kabid Humas Polra Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi menyebutkan bahwa penyidik sudah melakukan gelar perkara terkait kasus tersebut.

"Hari ini saya, Dokter Tifa sudah mengumpulkan lebih dari lima dan mungkin 10 kurang dikit bukti berupa ijazah asli, asli betul dari Universitas Gadjah Mada, mahasiswa angkatan 78, 79, 80 yang semuanya lulus di tahun 85," jelasnya.
Baca Juga: Kasus Ijazah Jokowi Naik Penyidikan, Roy Suryo: Beliau Datang dengan Map Ditekuk, Nggak Mungkin Asli
Dia menambahkan, ijazah yang telah dikumpulkannya itu diteliti oleh pihaknya. Hasilnya berbeda dengan ijazah yang disebut-sebut milik Jokowi selama ini. Perbedaan tersebut berada pada watermark atau pengamannya, embos logo UGM, benang pengaman, hingga meterai.
"Bedanya adalah dengan yang selama ini kita lihat, ijazah yang disebut-sebut asli itu, yang kita lihat, apalagi yang di-upload Dian Sandi yah kalau itu nggak dikatakan asli yah, padahal itu dia mengatakan asli. Atau Mabes Polri ketika melakukan gelar perkara itu yang memang hanya menampilkan fotokopi," ujarnya.
Menurut Roy, ijazah UGM yang asli itu benar-benar membuatnya bangga. "Kenapa? Ijazah UGM bahkan di tahun 85 itu mirip ijazah saya yang tahun 91, ini kopi ijazah saya dari tahun 91. Bedanya apa? Ijazah UGM itu ada yang namanya watermark, pengamannya ada. Ada yang namanya embos logo UGM di dekat tulisan tanda tangan rektor. Ada benang pengaman di tengah-tengah. Ada kemudian ijazah lama itu ada meterai, punya saya sudah tak ada meterai, memang tahun 90 di atas 90 itu tak ada meterai," papar mantan menteri pemuda dan olahraga (menpora) tersebut.
Pada 11 Juli 2025, Polda Metro Jaya menyampaikan perkembangan terkait kasus tudingan ijazah palsu yang dilaporkan oleh Jokowi. Kabid Humas Polra Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi menyebutkan bahwa penyidik sudah melakukan gelar perkara terkait kasus tersebut.
Lihat Juga :