Prabowo-Macron Bahas Konflik Israel-Palestina, Prancis Dukung Two State Solution
Selasa, 15 Juli 2025 - 18:06 WIB
loading...
Presiden Prabowo Subianto memberikan keterangan kepada awak media di Prancis, Selasa (15/7/2025). Foto/BPMI Setpres
A
A
A
JAKARTA - Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan isi pertemuan pada saat jamuan makan malam dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang berlangsung hangat dan penuh semangat kolaboratif. Berbagai isu strategis dibahas sebagai upaya memperkuat hubungan bilateral kedua negara serta upaya mencari solusi penyelesaian masalah global, salah satunya masalah konflik Israel–Palestina.
"Kemarin (14/7/2025) suatu pertemuan, makan malam tapi ya kita bahas banyak masalah kerja sama Indonesia dan Prancis. Prancis juga banyak membantu kita di Eropa. Kita pokoknya sangat produktif ya," ujar Presiden Prabowo dalam keterangannya kepada awak media, Selasa (15/7/2025).
Dalam kesempatan jamuan makan malam di Istana Élysée, Presiden Prabowo dan Presiden Macron turut bertukar pandangan mengenai situasi di Timur Tengah, khususnya mengenai konflik Israel–Palestina. Keduanya menegaskan pentingnya penyelesaian damai yang adil dan berkelanjutan, termasuk dukungan terhadap Solusi Dua Negara (Two State Solution) sebagai jalan terbaik untuk mewujudkan perdamaian jangka panjang.
Baca Juga: Hamas Tolak Solusi Dua Negara, Meshaal Tegaskan Alasannya
"Ya dibahas, Prancis mendukung Two State Solution," kata Prabowo.
Diketahui, Two State Solution adalah Solusi Dua Negara yang merupakan sebuah rencana perdamaian yang mengusulkan pengakuan adanya dua negara terpisah di wilayah Israel dan Palestina.
Dalam skenario ini, Palestina akan menjadi negara berdaulat yang merdeka, sementara Israel akan menjadi negara Yahudi yang berdaulat. Masing-masing negara akan memiliki pemerintahan sendiri dan kendali atas wilayah mereka sendiri.
Berbagai hambatan telah lama menghambat Solusi Dua Negara, yang membayangkan negara-negara Israel dan Palestina saling berdampingan. Hal ini termasuk pemukiman Yahudi di tanah pendudukan yang diinginkan Palestina untuk dijadikan sebuah negara, sikap tanpa kompromi dalam isu-isu inti termasuk Yerusalem, kekerasan, dan ketidakpercayaan yang mendalam.
"Kemarin (14/7/2025) suatu pertemuan, makan malam tapi ya kita bahas banyak masalah kerja sama Indonesia dan Prancis. Prancis juga banyak membantu kita di Eropa. Kita pokoknya sangat produktif ya," ujar Presiden Prabowo dalam keterangannya kepada awak media, Selasa (15/7/2025).
Dalam kesempatan jamuan makan malam di Istana Élysée, Presiden Prabowo dan Presiden Macron turut bertukar pandangan mengenai situasi di Timur Tengah, khususnya mengenai konflik Israel–Palestina. Keduanya menegaskan pentingnya penyelesaian damai yang adil dan berkelanjutan, termasuk dukungan terhadap Solusi Dua Negara (Two State Solution) sebagai jalan terbaik untuk mewujudkan perdamaian jangka panjang.
Baca Juga: Hamas Tolak Solusi Dua Negara, Meshaal Tegaskan Alasannya
"Ya dibahas, Prancis mendukung Two State Solution," kata Prabowo.
Diketahui, Two State Solution adalah Solusi Dua Negara yang merupakan sebuah rencana perdamaian yang mengusulkan pengakuan adanya dua negara terpisah di wilayah Israel dan Palestina.
Dalam skenario ini, Palestina akan menjadi negara berdaulat yang merdeka, sementara Israel akan menjadi negara Yahudi yang berdaulat. Masing-masing negara akan memiliki pemerintahan sendiri dan kendali atas wilayah mereka sendiri.
Berbagai hambatan telah lama menghambat Solusi Dua Negara, yang membayangkan negara-negara Israel dan Palestina saling berdampingan. Hal ini termasuk pemukiman Yahudi di tanah pendudukan yang diinginkan Palestina untuk dijadikan sebuah negara, sikap tanpa kompromi dalam isu-isu inti termasuk Yerusalem, kekerasan, dan ketidakpercayaan yang mendalam.
(zik)
Lihat Juga :