Anggota Komisi VI DPR Dorong Penguatan KPPU untuk Lindungi UMKM
Kamis, 10 Juli 2025 - 17:19 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: KPPU Minta Saran Akademisi Dorong Revisi UU Persaingan Usaha
“Meskipun impor garam dihentikan pada Januari, tetap saja ada perusahaan yang mengajukan izin impor dengan alasan kebutuhan spesifikasi teknis. Padahal, spesifikasi itu bisa saja direkayasa oleh industri. Ini adalah modus klasik,” tegas Labib.
Labib menambahkan tujuan dari pola tersebut sangat jelas: mempertahankan koneksi dagang dengan pemasok asing dan memainkan harga pasar. Menurutnya, negara tidak boleh tunduk pada kepentingan industri besar, melainkan harus hadir melindungi kepentingan petani garam dalam negeri.
“Jika ada kandungan garam yang belum bisa diproduksi lokal, negara harus mendorong riset dan teknologi, bukan malah membuka keran impor terus-menerus,” katanya.
Labib juga mengingatkan PT Garam yang sedang menyiapkan rencana pembangunan sentra industri Garam di di Papua jangan sampai produksi garam yang dihasilkan nanti tidak terserap oleh industri dalam negeri dengan alasan kandungan tidak sesuai kebutuhan. PT Garam harus menghasilkan produk yang berkualitas sekaligus murah agar mampu bersaing.
“Ini bagian dari strategi perdagangan global yang sangat canggih dan harus diwaspadai. Jangan sampai kita kalah di kandang sendiri karena alasan teknis yang sebenarnya bisa diatasi,” lanjutnya.
“Meskipun impor garam dihentikan pada Januari, tetap saja ada perusahaan yang mengajukan izin impor dengan alasan kebutuhan spesifikasi teknis. Padahal, spesifikasi itu bisa saja direkayasa oleh industri. Ini adalah modus klasik,” tegas Labib.
Labib menambahkan tujuan dari pola tersebut sangat jelas: mempertahankan koneksi dagang dengan pemasok asing dan memainkan harga pasar. Menurutnya, negara tidak boleh tunduk pada kepentingan industri besar, melainkan harus hadir melindungi kepentingan petani garam dalam negeri.
“Jika ada kandungan garam yang belum bisa diproduksi lokal, negara harus mendorong riset dan teknologi, bukan malah membuka keran impor terus-menerus,” katanya.
Labib juga mengingatkan PT Garam yang sedang menyiapkan rencana pembangunan sentra industri Garam di di Papua jangan sampai produksi garam yang dihasilkan nanti tidak terserap oleh industri dalam negeri dengan alasan kandungan tidak sesuai kebutuhan. PT Garam harus menghasilkan produk yang berkualitas sekaligus murah agar mampu bersaing.
“Ini bagian dari strategi perdagangan global yang sangat canggih dan harus diwaspadai. Jangan sampai kita kalah di kandang sendiri karena alasan teknis yang sebenarnya bisa diatasi,” lanjutnya.
Lihat Juga :