Wujudkan Masjid Jadi Pusat Pembinaan Keluarga, Kemenag Luncurkan Program Foremost
Rabu, 09 Juli 2025 - 07:11 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Kemenag Matangkan Persiapan Kick Off MQK Internasional 2025
Abu menyebut, masjid akan dilibatkan sebagai ruang pembinaan yang konkret, dengan agenda tetap seperti edukasi peran orang tua, bimbingan pranikah, konseling rumah tangga, hingga literasi ekonomi keluarga. “Ini program menyentuh akar persoalan keluarga modern,” katanya.
Abu juga menekankan pentingnya kerja kolaboratif dalam menyukseskan program ini. “Kami bangun skema kolaborasi pentahelix, agar pemerintah, akademisi, masyarakat, dunia usaha, dan media bergerak bersama,” ucapnya.
Menurutnya, Foremost juga dirancang untuk menjawab isu-isu kontemporer seperti penurunan angka pernikahan, ketahanan keluarga, krisis pengasuhan anak, dan melemahnya ikatan spiritual dalam keluarga.
“Dengan pendekatan yang kontekstual dan berbasis nilai-nilai Islam, Foremost diharapkan mampu menjadi solusi jangka panjang untuk pembinaan keluarga Indonesia,” jelasnya.
Program ini akan dijalankan melalui kolaborasi dengan penyuluh agama Islam, lembaga takmir masjid, organisasi kemasyarakatan Islam, hingga lembaga pendidikan.
Abu menyebut, masjid akan dilibatkan sebagai ruang pembinaan yang konkret, dengan agenda tetap seperti edukasi peran orang tua, bimbingan pranikah, konseling rumah tangga, hingga literasi ekonomi keluarga. “Ini program menyentuh akar persoalan keluarga modern,” katanya.
Abu juga menekankan pentingnya kerja kolaboratif dalam menyukseskan program ini. “Kami bangun skema kolaborasi pentahelix, agar pemerintah, akademisi, masyarakat, dunia usaha, dan media bergerak bersama,” ucapnya.
Menurutnya, Foremost juga dirancang untuk menjawab isu-isu kontemporer seperti penurunan angka pernikahan, ketahanan keluarga, krisis pengasuhan anak, dan melemahnya ikatan spiritual dalam keluarga.
“Dengan pendekatan yang kontekstual dan berbasis nilai-nilai Islam, Foremost diharapkan mampu menjadi solusi jangka panjang untuk pembinaan keluarga Indonesia,” jelasnya.
Program ini akan dijalankan melalui kolaborasi dengan penyuluh agama Islam, lembaga takmir masjid, organisasi kemasyarakatan Islam, hingga lembaga pendidikan.
Lihat Juga :