Mensos Minta Arahan, KPK Ungkap Keluhan Penyaluran Bansos

Rabu, 09 September 2020 - 15:07 WIB
loading...
Mensos Minta Arahan,...
Menteri Sosial Juliari P Batubara menyambangi kantor KPK untuk membahas penggunaan anggaran bantuan sosial terkait Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) akibat dampak pandemi COVID-19. FOTO/SINDOnews/RAKA DWI NOVIANTO
A A A
JAKARTA - Menteri Sosial Juliari P Batubara menyambangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk membahas penggunaan anggaran bantuan sosial terkait Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) akibat dampak pandemi COVID-19 .

Juliari mengatakan, Kemensos mendapatkan tugas mengelola dana untuk memulihkan ekonomi cukup besar dibandingkan dengan kementerian atau lembaga lainnya. Ia juga menyampaikan dana sebesar Rp203 triliun untuk bidang jaring pengaman sosial (JPS) dalam PEN telah terserap Rp127 triliun.

"Kami berharap KPK memberikan bimbingan dan juga teguran apabila ada hal-hal yang perlu kami perbaiki," kata Juliari saat jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (9/9/2020). (Baca juga: Pembagian Bantuan Sosial Abaikan Protokol Kesehatan, Lansia Lemas dan Pingsan )

Di kesempatan yang sama, Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar mengungkapkan pihaknya telah menerima 1.074 keluhan terkait bantuan sosial (bansos) dari pemerintah melalui aplikasi Jaga Bansos. "Hingga 4 september 2020 ada 1.074 keluhan terkait bansos ini. Sudah kita sampaikan ke Pak Menteri (Juliari)," kata Lili.

Ia mengungkapkan, keluhan paling banyak dilaporkan dari warga DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Tengah. Mayoritas mengeluhkan tidak menerima bansos meski sudah melakukan pendaftaran.

KPK merekomendasikan kepada Kementerian Sosial (Kemensos) untuk memperbaiki sistem validasi penerima bantuan yang terdapat pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). (Baca juga: Dewas KPK Gelar Sidang Putusan Etik Firli Bahuri Pekan Depan )

Kemensos juga dinilai perlu memberikan edukasi kepada masyarakat tentang hak penerima bansos. Sehingga tidak terjadi situasi warga yang mampu menerima bansos, sedangkan yang berhak justru tak menerima.

"Sehingga ada kesadaran tidak secara fisik keperluan tapi secara mental diperbaiki. Jangan merasa susah padahal dia punya kemampuan, tapi dia ambil yang bukan haknya," kata Lili.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KPK Buka Peluang Periksa...
KPK Buka Peluang Periksa Pihak BPK, Dalami Peran Eks Staf Ahli Bobby Adhityo Rizaldi
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Telusuri Aset Tersangka...
Telusuri Aset Tersangka Kasus Kuota Haji, KPK Periksa Pengelola Apartemen
Bos Maktour Mengaku...
Bos Maktour Mengaku Kelelahan, Kembali Absen dari Pemeriksaan KPK
Selain Bos Maktour,...
Selain Bos Maktour, KPK Panggil Tiga Saksi Lain Kasus Kuota Haji
Kasus Kuota Haji, KPK...
Kasus Kuota Haji, KPK Panggil Bos Maktour Hari Ini
Mensos: Rekrutmen Guru...
Mensos: Rekrutmen Guru Sekolah Rakyat 2026 Capai 5.000 Orang
Kasus Muara Enim, KPK:...
Kasus Muara Enim, KPK: Korupsi Terjadi sebelum Tahap Perencanaan-Penganggaran Dilakukan
Digitalisasi Perlinsos...
Digitalisasi Perlinsos Disambut Antusias di Surabaya, Komdigi Pastikan Warga Berhak Tak Terlewat Bantuan
Rekomendasi
Tubuh yang Sehat dan...
Tubuh yang Sehat dan Percaya Diri lewat Pendekatan Medis Holistik
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
Davina Karamoy Dicecar...
Davina Karamoy Dicecar 30 Pertanyaan Terkait Kasus Hanania Travel
Berita Terkini
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Sony Sanjaya Beberkan...
Sony Sanjaya Beberkan Ada Pengadaan Fiktif CCTV dan Sidik Jari Rp300 Miliar di Program MBG
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Yusril Dialog dengan...
Yusril Dialog dengan BEM SI, Janji Sampaikan 5 Tuntutan ke Presiden
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
Soal Pengadaan 21 Ribu...
Soal Pengadaan 21 Ribu Motor Listrik Era Dadan Hindayana, Begini Kata BGN
Infografis
Profil Abdul Wahid yang...
Profil Abdul Wahid yang Terjaring OTT KPK, Baru 8 Bulan Jadi Gubernur Riau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved