Basarnas Belum Punya Alat Sonar Memadai Cari Lokasi KMP Tunu Pratama Jaya

Senin, 07 Juli 2025 - 16:36 WIB
loading...
Basarnas Belum Punya...
Pencarian korban KMP Tunu Pratama Jaya. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Ketua Komisi V DPR Lasarus mengungkap bahwa ternyata Badan SAR Nasional (Basarnas) belum memiliki alat sonar memadai untuk mencari titik lokasi kapal yang tenggelam. Hal ini diketahui setelah pihaknya menggelar rapat bersama Basarnas pada hari ini.

Lasarus menyampaikan bahwa sebenarnya agenda utama rapat bersama Basarnas dalam rangka membahas anggaran. Kendati demikian, rapat tersebut juga turut membahas peristiwa tenggelamnya Kapal Tunu Pratama Jaya di Perairan Selat Bali.

"Jadi kami juga minta penjelasanlah tadi kepada Kepala Basarnas untuk menjelaskan sejauh mana operasi yang sudah dilakukan," kata Lasarus usai rapat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (7/7/2025).

Basarnas Belum Punya Alat Sonar Memadai Cari Lokasi KMP Tunu Pratama Jaya

Ketua Komisi V DPR Lasarus danKepala Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) Marsekal Madya TNI M Syafi'i.

Baca juga: Tim SAR Lanjutkan Pencarian Puluhan Korban KMP Tunu Pratama Jaya



Tak hanya itu, kata dia, Komisi V DPR juga menanyakan ihwal upaya serta kendala apa yang ada di lapangan terkait proses operasi evakuasi tersebut. "Salah satunya tadi terungkap bahwa Basarnas ini belum punya alat sonar yang memadai untuk mencari titik di mana kapal berada kalau dia tenggelam," ujarnya.

"Alat yang Basarnas punya hari ini adalah kalau sudah ditemukan baru mereka punya alat bisa mendeteksi apakah di dalam ada masih korban terperangkap atau tidak dan seterusnya. Tapi mencari di mana kapal itu tenggelam Basarnas belum punya," tuturnya.

Kendala berikutnya, tutur Lasarus, ternyata SAR di Indonesia belum mempunyai operator juga terhadap alat-alat canggih ini. Sehingga mengharuskan untuk meminjam tenaga dari luar negeri.

"Ini baru terungkap tadi. Oleh karenanya kami di rapat tadi. Salah satu kesimpulan rapat adalah meminta kepada Basarnas untuk mengutamakan dulu kepada alat-alat yang sangat-sangat diperlukan," kata legislator PDIP itu.

Dia mengingatkan, bahwa Indonesia ini terdiri dari beragam pulau-pulau. Bahkan, lautan Indonesia 2 per 3 dari luas daratan. Sehingga, potensi bencana di laut ini sangat besar.

"Oleh karenanya alat-alat utama terkait dengan kecelakaan di laut harusnya bangsa sebesar ini sudah punya. Itu kita minta tugas kepada kepala Basarnas yang baru untuk terkait dengan pengadaan,” katanya.

“Soal biaya, anggaran dan seterusnya sekarang kan sedang berproses nih pembahasan anggaran, tentu kami upayakan ini bisa menjadi prioritas dari Basarnas untuk dianggarkan di tahun 2026 yang akan datang," pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kawal Instruksi Presiden...
Kawal Instruksi Presiden Soal Ojol, Komisi V DPR Minta Tarif Baru Tak Bebani Konsumen
Prihatin Kapal TKI Ilegal...
Prihatin Kapal TKI Ilegal Tenggelam di Malaysia, DPR: Ada Indikasi Kuat Pelanggaran HAM
Menhub Absen, Komisi...
Menhub Absen, Komisi V DPR Tunda Raker Bahas Tragedi Bekasi Timur
Anggota DPR: Kecelakaan...
Anggota DPR: Kecelakaan Kereta di Bekasi Harus Jadi Titik Balik Keselamatan Perempuan
Anggota DPR Sesalkan...
Anggota DPR Sesalkan Dirut PT Agrinas Tak Hadiri RDP Terkait Impor 105.000 Mobil India
Syaiful Huda Ajak Masyarakat...
Syaiful Huda Ajak Masyarakat Sipil Kawal Percepatan Pembahasan RUU Pekerja GIG
KBRI Kuala Lumpur Pantau...
KBRI Kuala Lumpur Pantau Pencarian 14 WNI Korban Kecelakaan Kapal di Malaysia
Kapal Migran Tenggelam...
Kapal Migran Tenggelam di Lepas Pantai Malaysia, 14 Orang Hilang
Komisi V DPR Dorong...
Komisi V DPR Dorong Evaluasi Sistem Keselamatan Kereta Api
Rekomendasi
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
Kantongi Pendanaan USD11,3...
Kantongi Pendanaan USD11,3 Juta, FLOQ Pacu Integrasi Teknologi Blockchain
Tunisia vs Belanda:...
Tunisia vs Belanda: Awas Tergelincir Oranje
Berita Terkini
Minta Dasco hingga Prabowo...
Minta Dasco hingga Prabowo Beri Atensi Kasus Ijazah Palsu, Ade Darmawan: Jokowi Telah Didiskriminasi
Jumhur Bertemu Co-Chair...
Jumhur Bertemu Co-Chair IAPB, Dukung Indonesia Kembangkan Biodiversity Credit
Pengacara: Penangkapan...
Pengacara: Penangkapan Roy Suryo-Tifa seperti Penculikan para Jenderal di Film
Kapal Induk Garibaldi...
Kapal Induk Garibaldi dan Masa Depan Strategi Maritim Indonesia
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Kami Sudah Siapkan Bukti-bukti Kuat di Sidang Kasus Ijazah Jokowi
Jokowi Bakal Hadir di...
Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo-Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Kalau 100% Terlalu Dini
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved