Uji Kelayakan 24 Calon Dubes Rampung, Hasilnya Dikirim Komisi I ke Pimpinan DPR

Senin, 07 Juli 2025 - 06:37 WIB
loading...
Uji Kelayakan 24 Calon...
Wakil Ketua Komisi I DPR RI Budisatrio Djiwandono menyampaikan, fit and proper test calon dubes telah dilaksanakan dalam empat sesi sejak hari Sabtu (5/7/2025). Foto/Felldy Utama
A A A
JAKARTA - Komisi I DPR RI telah melakukan uji kelayakan dan kepatutan terhadap 24 calon duta besar (dubes) RI untuk negara sahabat. Hasil uji kelayakan dan kepatutan tersebut dikirim ke pimpinan DPR.

Seusai uji kelayakan dan kepatutan calon dubes yang digelar dua hari, Sabtu-Minggu (5-6 Juli 2025), Komisi I DPR langsung menggelar rapat internal. Rapat internal tersebut dilakukan untuk mendengar pandangan dari masing-masing fraksi terhadap 24 nama calon dubes tersebut.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Budisatrio Dijawandono menyampaikan bahwa dirinya tak bisa menyampaikan terkait hasil rapat internal tersebut. "Sesuai dengan mekanisme rapat yang sifatnya tertutup dan rahasia, memang itu tata tertib kami dan sesuai tata tertib tersebut kami melaporkan kepada pimpinan DPR," kata Budi di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (6/7/2025).

Baca Juga: Mantan Timses Prabowo-Gibran Iman Kusumo Jalani Tes Calon Dubes di Komisi I DPR

Politikus Partai Gerindra itu menegaskan bahwa Komisi I DPR akan menyampaikan tanggapan sekaligus jawaban kepada pimpinan DPR RI terkait hasil fit and proper test 24 calon dubes ini. "Kalau tidak hari ini mungkin besok akan dikirim kepada pimpinan DPR RI untuk selanjutnya pimpinan DPR RI, Bu Ketua DPR RI (Puan Maharani) menentukan langkah-langkah selanjutnya," ujarnya.

Diketahui, berdasarkan Pasal 231 Peraturan DPR RI Nomor 1 Tahun 2020 tentang Tata Tertib, pemberian pertimbangan terhadap calon duta besar Republik Indonesia untuk negara sahabat dilakukan sebagai berikut:
a. surat pencalonan duta besar Republik Indonesia untuk negara sahabat yang disampaikan oleh Presiden kepada Pimpinan DPR dan Pimpinan DPR segera memberitahukan dalam rapat paripurna DPR terdekat tanpa menyebut nama dan negara penerima;
b. rapat paripurna DPR tersebut menugasi komisi terkait untuk membahasnya secara rahasia;
c. hasil pembahasan komisi terkait dilaporkan kepada Pimpinan DPR; dan
d. Pimpinan DPR menyampaikan hasil pembahasan komisi terkait kepada Presiden secara rahasia.

Belum diketahu secara pasti apakah Komisi I menerima 24 calon dubes tersebut sesuai dengan usulan negara yang diajukan pemerintah. Diketahui, ada peluang DPR RI memberikan rekomendasi seorang calon dubes digeser ke negara lain atau bahkan diganti dengan calon lain.



Menurut Wakil Ketua Komisi I DPR Sukamta, Komisi I bisa mengeluarkan rekomendasi untuk menggeser calon dubes untuk negara yang berbeda, dan atau juga bisa merekomendasikan nama yang lain.

"Atau dalam penilaian Komisi I selama fit and proper maupun track record-nya mungkin dirasa tidak pas, diusulkan ke negara yang lebih pas, tetap saja diangkat jadi dubes, atau memang tidak fit dan tidak proper untuk menjadi dubes sehingga perlu diusulkan pengganti," ujarnya.

Sukamta mengatakan, pengalaman selama ini, Komisi I pernah mengusulkan untuk mengganti sosok calon dubes yang diberikan pemerintah. "Ya, itu usulan dari Komisi I, dan dalam preseden selama proses fit and proper test itu pernah terjadi," tutur legislator PKS itu.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Hadapan Pimpinan...
Di Hadapan Pimpinan DPR, Mahasiswa Minta Pemerintah Tak Mainkan Isu Perut Rakyat
Dasco Ungkap Pimpinan...
Dasco Ungkap Pimpinan DPR akan Temui Mahasiswa Besok
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Evaluasi Harga BBM Non-Subsidi Pascaanjloknya Harga Minyak Dunia
Singgung Peran KPRP,...
Singgung Peran KPRP, Pakar: Kritik Mahfud MD Terhadap UU Polri Sangat Aneh
Pakar Hukum: Pernyataan...
Pakar Hukum: Pernyataan Mahfud MD Soal UU Polri Abaikan KPRP Membingungkan
Pakar Hukum: UU Polri...
Pakar Hukum: UU Polri yang Baru Akomodasi Kepentingan Masyarakat dan Kepolisian
Dasco Terima Audiensi...
Dasco Terima Audiensi Massa Mahasiswa di Gedung DPR
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bergerak dari Tugu 12 Mei Reformasi Menuju Gedung DPR
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bakal Geruduk DPR, Bawa Tiga Tuntutan Rakyat
Rekomendasi
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Dibuka, Kilang-kilang Asia Ogah Ikut Demam Minyak Teluk
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Puasa Tasua dan Asyura,...
Puasa Tasua dan Asyura, Mana yang Lebih Utama?
Berita Terkini
KSP: MBG Terus Berlanjut,...
KSP: MBG Terus Berlanjut, Tata Kelola dan Pengawasan Diperkuat
Perkuat Nasionalisme,...
Perkuat Nasionalisme, TNI Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 di 1.500 Lokasi
Ungkap Kondisi Terkini...
Ungkap Kondisi Terkini Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Masih Terpasang Infus
Kuasa Hukum Prioritaskan...
Kuasa Hukum Prioritaskan Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan saat Penyerahan ke Kejaksaan
Gelar Mimbar Mahasiswa,...
Gelar Mimbar Mahasiswa, BEM Persatuan Indonesia Sampaikan Lima Pernyataan Sikap
Gelar Pertemuan di Ponpes...
Gelar Pertemuan di Ponpes Al Falah Ploso Kediri, Ini Tiga Seruan Masyayikh NU
Infografis
Banyak Rudal ATACMS...
Banyak Rudal ATACMS yang Dikirim AS ke Ukraina Kedaluwarsa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved