Pesan Komisi I DPR ke Calon Diplomat: Kedepankan Kepentingan Nasional
Sabtu, 05 Juli 2025 - 17:56 WIB
loading...
Wakil Ketua Komisi I DPR Budisatrio Djiwandono mengingatkan, prioritas calon diplomat ini bekerja untuk kepentingan nasional di negara yang dituju.Foto/SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Komisi I DPR rampung menggelar fit and proper test terhadap calon duta besar (Dubes) RI untuk negara-negara sahabat hari ini. Komisi yang mengurusi luar negeri itu berpesan pada calon diplomat untuk kedepankan kepentingan nasional bila bertugas nanti.
Wakil Ketua Komisi I DPR Budisatrio Djiwandono mengingatkan, prioritas calon diplomat ini bekerja untuk kepentingan nasional di negara yang dituju. Para diplomat harus bekerja sesuai visi-misi Presiden Prabowo Subianto.
"Prioritas mereka pertama adalah mengedepankan kepentingan nasional Indonesia di negara di mana mereka akan nanti bertugas. Tentu selaras dengan visi-misi Presiden Republik Indonesia dengan program-program prioritasnya," kata Budi, Sabtu (5/7/2025).
Baca juga: Presiden Prabowo Usulkan Judha Nugraha Jadi Calon Dubes RI untuk UEA
Budi juga meminta para diplomat untuk tetap mengedepankan prinsip politik luar negeri Indonesia yakni, bebas aktif. "Tadi kami mengingatkan untuk terus membangun jaringan yang luas, membangun network yang luas," tuturnya.
Budi juga meminta, para calon diplomat bisa mengidentifikasikan semua peluang bagi kemajuan perekonomian, politik, ekonomi kreatif, budaya Indonesia. "Tadi kami titipkan kepada calon-calon duta besar yang akan bertugas nanti," ucapnya.
Baca juga: Ikuti Tes Calon Dubes, Adik Luhut Paparkan Peningkatan Hubungan Indonesia-Jepang
Selain itu, Budi juga berpesan khusus pada calon dubes RI untuk Amerika Serikat (AS) Indroyono Soesilo. Pesan itu sengaja dikirim khusus lantatan posisi dubes RI untuk AS bersifat strategis.
"Kita harapkan yang nanti bertugas di Amerika Serikat akan bisa menjalankan tugasnya sebagai duta besar. Dan bila mana menjalankan yang baik ya saya rasa akan bisa tinggal di negara tujuan Amerika Serikat di Washington DC di waktu yang cukup lama," ucapnya.
"Jadi ini lagi momentum saya rasa yang tepat juga. Indonesia dipimpin oleh Presiden Prabowo mulai bulan Oktober, Januari kemarin Presiden Trump dilantik juga. Kita sama-sama mengawal hubungan penting Indonesia dan Amerika Serikat. Moga-moga ke babak yang baru, ke babak yang lebih baik," katanya.
Wakil Ketua Komisi I DPR Budisatrio Djiwandono mengingatkan, prioritas calon diplomat ini bekerja untuk kepentingan nasional di negara yang dituju. Para diplomat harus bekerja sesuai visi-misi Presiden Prabowo Subianto.
"Prioritas mereka pertama adalah mengedepankan kepentingan nasional Indonesia di negara di mana mereka akan nanti bertugas. Tentu selaras dengan visi-misi Presiden Republik Indonesia dengan program-program prioritasnya," kata Budi, Sabtu (5/7/2025).
Baca juga: Presiden Prabowo Usulkan Judha Nugraha Jadi Calon Dubes RI untuk UEA
Budi juga meminta para diplomat untuk tetap mengedepankan prinsip politik luar negeri Indonesia yakni, bebas aktif. "Tadi kami mengingatkan untuk terus membangun jaringan yang luas, membangun network yang luas," tuturnya.
Budi juga meminta, para calon diplomat bisa mengidentifikasikan semua peluang bagi kemajuan perekonomian, politik, ekonomi kreatif, budaya Indonesia. "Tadi kami titipkan kepada calon-calon duta besar yang akan bertugas nanti," ucapnya.
Baca juga: Ikuti Tes Calon Dubes, Adik Luhut Paparkan Peningkatan Hubungan Indonesia-Jepang
Selain itu, Budi juga berpesan khusus pada calon dubes RI untuk Amerika Serikat (AS) Indroyono Soesilo. Pesan itu sengaja dikirim khusus lantatan posisi dubes RI untuk AS bersifat strategis.
"Kita harapkan yang nanti bertugas di Amerika Serikat akan bisa menjalankan tugasnya sebagai duta besar. Dan bila mana menjalankan yang baik ya saya rasa akan bisa tinggal di negara tujuan Amerika Serikat di Washington DC di waktu yang cukup lama," ucapnya.
"Jadi ini lagi momentum saya rasa yang tepat juga. Indonesia dipimpin oleh Presiden Prabowo mulai bulan Oktober, Januari kemarin Presiden Trump dilantik juga. Kita sama-sama mengawal hubungan penting Indonesia dan Amerika Serikat. Moga-moga ke babak yang baru, ke babak yang lebih baik," katanya.
(cip)
Lihat Juga :