Rampai Nusantara: Kepemimpinan Kapolri Jenderal Sigit Terbukti Dirasakan Publik
Jum'at, 04 Juli 2025 - 13:10 WIB
loading...
Ketua Umum Rampai Nusantara Mardiansyah Semar merespons pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang memuji kinerja Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat HUT ke-79 Bhayangkara. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum Rampai Nusantara Mardiansyah Semar merespons pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang memuji kinerja Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat HUT ke-79 Bhayangkara. Menurut Semar, pujian Prabowo ke Jenderal Sigit menunjukkan bahwa Polri semakin dekat dan sangat dirasakan keberadaannya oleh masyarakat.
“Yang disampaikan Pak Prabowo itu menunjukkan bahwa kepemimpinan Jenderal Sigit memang terasa langsung oleh masyarakat. Polri mampu mengejawantahkan polisi rakyat yang semakin responsif, makin humanis, dan tinggi sekali inisiatif untuk membantu negara melalui dukungan nyata terhadap program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo seperti ketahanan pangan, Makan Bergizi Gratis, dan lain sebagainya,” kata Semar, Jumat (4/7/2025).
Menurut dia, Polri di masa kepemimpinan Jenderal Sigit mengalami transformasi signifikan, mulai dari reformasi internal, modernisasi layanan, hingga pendekatan yang lebih terbuka dan digital kepada publik. Dia mengatakan, harus akui cukup banyak perubahan yang telah dilakukan.
Baca juga: Pesan Jenderal Sigit ke Perwira Baru Polri: Jadi Contoh bagi Anak Buah
“Memberi ruang lebih luas pada saudara kita disabilitas untuk berkiprah di Polri dan juga kepedulian Jenderal Sigit pada kelompok rentan serta kiprah polwan yang semakin mendapat tempat di era Polri sekarang ini merupakan terobosan dan sesuatu yang sangat luar biasa jadi patut diapresiasi,” kata Semar.
Dia berpendapat bahwa apresiasi dari Presiden Prabowo sebagai sinyal positif bahwa Polri menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas pemerintahan ke depan. Dia mengatakan, Rampai Nusantara mendukung penuh Polri agar terus melanjutkan menjaga konsistensinya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
“Yang dalam hal keamanan faktanya sejak 2023 sampai 2025 ini zero attack, tidak ada serangan teror yang terjadi di wilayah Indonesia,” ujarnya.
Dia juga menilai penghargaan ini sekaligus memperkuat citra Polri sebagai institusi yang adaptif terhadap tantangan zaman. “Di bawah Jenderal Sigit, Polri makin relevan dan mampu menjawab harapan publik di era modern ini,” tuturnya.
Kendati demikian, dia mengakui masih ada kekurangan. “Tapi Polri terlihat berupaya keras untuk terus memperbaiki diri, bahkan Kapolri sangat terbuka terhadap kritik sepahit apa pun dari masyarakat karena beliau meyakini itu dapat dijadikan obat untuk perbaikan demi kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara,” pungkasnya.
“Yang disampaikan Pak Prabowo itu menunjukkan bahwa kepemimpinan Jenderal Sigit memang terasa langsung oleh masyarakat. Polri mampu mengejawantahkan polisi rakyat yang semakin responsif, makin humanis, dan tinggi sekali inisiatif untuk membantu negara melalui dukungan nyata terhadap program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo seperti ketahanan pangan, Makan Bergizi Gratis, dan lain sebagainya,” kata Semar, Jumat (4/7/2025).
Menurut dia, Polri di masa kepemimpinan Jenderal Sigit mengalami transformasi signifikan, mulai dari reformasi internal, modernisasi layanan, hingga pendekatan yang lebih terbuka dan digital kepada publik. Dia mengatakan, harus akui cukup banyak perubahan yang telah dilakukan.
Baca juga: Pesan Jenderal Sigit ke Perwira Baru Polri: Jadi Contoh bagi Anak Buah
“Memberi ruang lebih luas pada saudara kita disabilitas untuk berkiprah di Polri dan juga kepedulian Jenderal Sigit pada kelompok rentan serta kiprah polwan yang semakin mendapat tempat di era Polri sekarang ini merupakan terobosan dan sesuatu yang sangat luar biasa jadi patut diapresiasi,” kata Semar.
Dia berpendapat bahwa apresiasi dari Presiden Prabowo sebagai sinyal positif bahwa Polri menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas pemerintahan ke depan. Dia mengatakan, Rampai Nusantara mendukung penuh Polri agar terus melanjutkan menjaga konsistensinya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
“Yang dalam hal keamanan faktanya sejak 2023 sampai 2025 ini zero attack, tidak ada serangan teror yang terjadi di wilayah Indonesia,” ujarnya.
Dia juga menilai penghargaan ini sekaligus memperkuat citra Polri sebagai institusi yang adaptif terhadap tantangan zaman. “Di bawah Jenderal Sigit, Polri makin relevan dan mampu menjawab harapan publik di era modern ini,” tuturnya.
Kendati demikian, dia mengakui masih ada kekurangan. “Tapi Polri terlihat berupaya keras untuk terus memperbaiki diri, bahkan Kapolri sangat terbuka terhadap kritik sepahit apa pun dari masyarakat karena beliau meyakini itu dapat dijadikan obat untuk perbaikan demi kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara,” pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :