Soft Launching Buku Polri untuk Masyarakat, Transformasi Polri Menuju Indonesia Emas 2045 Warnai HUT Ke-79 Bhayangkara
Senin, 30 Juni 2025 - 14:29 WIB
loading...
A
A
A
Selain e-Policing, masih banyak sejumlah hal yang perlu dikembangkan lebih lanjut dalam Grand Strategy Polri 2025-2045. “Ada predictive policing, robotic policing, smart policing, yang pada intinya transformasi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) menjadi basis utama,” katanya.
Terkait tema “Polri untuk Masyarakat,” Simon menyampaikan bahwa tema ini tidak terlepas dari fenomena "No Viral, No Justice" belakangan ini. Fenomena ini menunjukkan tuntutan publik terhadap kepolisian agar lebih responsif dan melayani. “Saya kira Polri untuk Masyarakat hadir demi menjawab tantangan itu,” ucapnya.
Polri untuk masyarakat bermakna Polri bekerja untuk masyarakat. Maka mau tidak mau Polri harus memahami kebutuhan dan karakter masyarakat itu sendiri. Harus dekat dengan masyarakat agar dapat melakukan pelayanan publik kepolisian yang lebih baik. Karena dukungan masyarakat sangat penting guna mendukung peran Polri sebagai garda depan penjaga Kamtibmas.
“Melihat perjalanan transformasi Polri, saya kira Polri untuk Masyarakat bukan sekadar slogan, tetapi komitmen nyata dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta membantu masyarakat dalam berbagai situasi,” ujar Simon.
Polri untuk Masyarakat adalah landasan penting keberlanjutan transformasi Polri di masa mendatang. Di satu sisi sebagai wujud implementasi dari Polri Beyond Presisi, di sisi lain sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan program Asta Cita yang diagendakan Presiden Prabowo Subianto.
Polri untuk Masyarakat juga bentuk komitmen Polri untuk terus berpihak kepada masyarakat dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Terkait tema “Polri untuk Masyarakat,” Simon menyampaikan bahwa tema ini tidak terlepas dari fenomena "No Viral, No Justice" belakangan ini. Fenomena ini menunjukkan tuntutan publik terhadap kepolisian agar lebih responsif dan melayani. “Saya kira Polri untuk Masyarakat hadir demi menjawab tantangan itu,” ucapnya.
Polri untuk masyarakat bermakna Polri bekerja untuk masyarakat. Maka mau tidak mau Polri harus memahami kebutuhan dan karakter masyarakat itu sendiri. Harus dekat dengan masyarakat agar dapat melakukan pelayanan publik kepolisian yang lebih baik. Karena dukungan masyarakat sangat penting guna mendukung peran Polri sebagai garda depan penjaga Kamtibmas.
“Melihat perjalanan transformasi Polri, saya kira Polri untuk Masyarakat bukan sekadar slogan, tetapi komitmen nyata dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta membantu masyarakat dalam berbagai situasi,” ujar Simon.
Polri untuk Masyarakat adalah landasan penting keberlanjutan transformasi Polri di masa mendatang. Di satu sisi sebagai wujud implementasi dari Polri Beyond Presisi, di sisi lain sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan program Asta Cita yang diagendakan Presiden Prabowo Subianto.
Polri untuk Masyarakat juga bentuk komitmen Polri untuk terus berpihak kepada masyarakat dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.
(jon)
Lihat Juga :