Luthfi Yazid Jadi Pembicara di China, Tekankan Pentingnya Kerja Sama Internasional Antarorganisasi Advokat
Senin, 30 Juni 2025 - 09:58 WIB
loading...
A
A
A
Ketua Umum DePA-RI TM Luthfi Yazid dalam pidatonya menyampaikan pentingnya kerja sama internasional antarorganisasi advokat, termasuk kerja sama antara DePA-RI dan BLA. DePA-RI mengirimkan 16 utusan dalam forum yang bertemakan "Rule of Law Safeguarding The Silk Road Joint Efforts For A Sharef Future: Forum Related Legal Services Under Belt and Road Cooperation" tersebut.
Menurut Luthfi Yazid, dalam perkembangan geopolitik serta ketidakpastian ekonomi global, harmonisasi, saling menghargai dan saling bekerja sama antarnegara menjadi penting. Hubungan Indonesia dan China yang sudah terbina sejak lama harus dipelihara dengan prinsip saling menguntungkan dan berkeadilan.
Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto diharapkan dapat menciptakan iklim investasi yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi dengan tetap mempertimbangkan aspek sosial.
"Advokat dan praktisi hukum harus menempatkan hukum bukan sebagai law in text, tetapi lebih dari itu, sebagai alat untuk mewujudkan keadilan dan tegaknya prinsip negara hukum (The Rule of Law) sebagai mandat konstitusional," ujarnya.
Indonesia, tambah Luthfi Yazid, sangat terbuka bagi investasi asing dengan catatan bahwa investasi yang masuk ke Indonesia haruslah juga dapat menyejahterakan rakyat Indonesia.
Menurut Luthfi Yazid, dalam perkembangan geopolitik serta ketidakpastian ekonomi global, harmonisasi, saling menghargai dan saling bekerja sama antarnegara menjadi penting. Hubungan Indonesia dan China yang sudah terbina sejak lama harus dipelihara dengan prinsip saling menguntungkan dan berkeadilan.
Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto diharapkan dapat menciptakan iklim investasi yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi dengan tetap mempertimbangkan aspek sosial.
"Advokat dan praktisi hukum harus menempatkan hukum bukan sebagai law in text, tetapi lebih dari itu, sebagai alat untuk mewujudkan keadilan dan tegaknya prinsip negara hukum (The Rule of Law) sebagai mandat konstitusional," ujarnya.
Indonesia, tambah Luthfi Yazid, sangat terbuka bagi investasi asing dengan catatan bahwa investasi yang masuk ke Indonesia haruslah juga dapat menyejahterakan rakyat Indonesia.
(zik)
Lihat Juga :