Ortu Calon Siswa Sekolah Rakyat Curhat soal Penghasilan kepada Seskab Teddy: Sehari Bawa Pulang Rp40 Ribu
Minggu, 29 Juni 2025 - 18:28 WIB
loading...
A
A
A
Uang tersebut ia belanjakan untuk makan dan kebutuhan lain. Dengan demikian, Irwan biasanya membawa pulang Rp70.000-Rp80.000 per hari.
Kini, ia tinggal di sebuah rumah kontrakan di lahan pemakaman dengan total luas 20 meter persegi. "Punya anak dua, sama istri. Tinggal di rumah, lahan pemakaman. Rumahnya 4x5 [meter]," ucapnya.
Sementara itu, Suratna, berharap Sekolah Rakyat dapat meringankan bebannya sebagai orang tua. Penjual nasi uduk ini mengaku hanya mendapatkan uang sekitar Rp40.000 per hari.
Ketika tidak mengantongi modal, dia mengaku bekerja sebagai tukang cuci keliling. Sementara itu, anak ketiganya yang bernama Galih, putus sekolah karena tidak memiliki biaya.
Di satu sisi, Suratna harus menghidupi lima orang, termasuk membayar biaya kontrakan sebesar Rp500.000 per bulan. "Saya menghidupi empat anak, anak pertama dan kedua tahun ini lulus," ucapnya.
Kini, ia tinggal di sebuah rumah kontrakan di lahan pemakaman dengan total luas 20 meter persegi. "Punya anak dua, sama istri. Tinggal di rumah, lahan pemakaman. Rumahnya 4x5 [meter]," ucapnya.
Sementara itu, Suratna, berharap Sekolah Rakyat dapat meringankan bebannya sebagai orang tua. Penjual nasi uduk ini mengaku hanya mendapatkan uang sekitar Rp40.000 per hari.
Ketika tidak mengantongi modal, dia mengaku bekerja sebagai tukang cuci keliling. Sementara itu, anak ketiganya yang bernama Galih, putus sekolah karena tidak memiliki biaya.
Di satu sisi, Suratna harus menghidupi lima orang, termasuk membayar biaya kontrakan sebesar Rp500.000 per bulan. "Saya menghidupi empat anak, anak pertama dan kedua tahun ini lulus," ucapnya.
Lihat Juga :