Usia Tak Halangi Cinta, Pasangan Ini Jadi Peserta Tertua Nikah Massal di Masjid Istiqlal
Sabtu, 28 Juni 2025 - 13:52 WIB
loading...
A
A
A
“Tidak mudah sampai di titik ini (nikah massal). Saya sempat mengalami trauma setelah istri meninggal. Tapi saya mantap menikah lagi karena ingin menjalankan perintah agama,” tuturnya.
Sementara, Susiati menambahkan, pernikahan di usia lanjut bukanlah halangan untuk membina rumah tangga yang sakinah. “Butuh waktu, butuh semangat, dan butuh keyakinan. Arti pernikahan bagi kami sekarang adalah melanjutkan kehidupan di bawah rida Allah,” tambahnya.
Susiati mengungkapkan, pernikahan bagi mereka adalah bentuk kerja sama dan saling mengingatkan dalam kebaikan. Bahkan, katanya, cinta dan pernikahan tidak memiliki batasan usia. “Usia hanyalah angka. Tapi semangat kami untuk meraih rida Allah tidak pernah merasa tua,” tutup Susiati dengan mata berkaca-kaca.
Seusai prosesi ijab kabul, Supriyadi dan Susiati langsung menerima buku nikah resmi dari negara. Mereka juga mendapatkan seperangkat alat salat, mushaf Al-Qur’an dari UPQ, serta paket kosmetik dari Wardah sebagai bentuk dukungan terhadap pasangan pengantin baru.
Sementara, Susiati menambahkan, pernikahan di usia lanjut bukanlah halangan untuk membina rumah tangga yang sakinah. “Butuh waktu, butuh semangat, dan butuh keyakinan. Arti pernikahan bagi kami sekarang adalah melanjutkan kehidupan di bawah rida Allah,” tambahnya.
Susiati mengungkapkan, pernikahan bagi mereka adalah bentuk kerja sama dan saling mengingatkan dalam kebaikan. Bahkan, katanya, cinta dan pernikahan tidak memiliki batasan usia. “Usia hanyalah angka. Tapi semangat kami untuk meraih rida Allah tidak pernah merasa tua,” tutup Susiati dengan mata berkaca-kaca.
Seusai prosesi ijab kabul, Supriyadi dan Susiati langsung menerima buku nikah resmi dari negara. Mereka juga mendapatkan seperangkat alat salat, mushaf Al-Qur’an dari UPQ, serta paket kosmetik dari Wardah sebagai bentuk dukungan terhadap pasangan pengantin baru.
(cip)
Lihat Juga :