Perang Iran vs Israel, Dasco Imbau Warga Indonesia Tetap Tenang
Kamis, 26 Juni 2025 - 18:44 WIB
loading...
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad meminta masyarakat untuk tetap tenang menyikapi perang Iran vs Israel. Pemerintah terus memantau dan mengupayakan evakuasi WNI. Foto/Tangkapan Layar
A
A
A
JAKARTA - Perang Iran vs Israel kini memasuki tahap kesepakatan gencatan senjata. Kedua pihak sepakat untuk sementara waktu tidak saling serang. Pemerintah terus memantau kondisi warga negara Indonesia (WNI) yang berada di kedua negara tersebut dan terus mengupayakan evakuasi.
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad meminta masyarakat untuk tetap tenang dalam menyikapi perang Iran vs Israel ini.
Baca juga: Iran Tuntut AS Ganti Rugi atas Kerusakan Fasilitas saat Washington Bantu Israel
"Kami mengimbau kepada warga negara Indonesia untuk tetap tenang. Pemerintah terus berkomunikasi dan meng-update keadaan WNI di Iran. Dan akan terus melakukan evakuasi secara bertahap," kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (26/6/2025).
Dasco menambahkan, DPR dalam hal ini pimpinan DPR dan Komisi I akan terus berkomunikasi dengan pemerintah.
"Memonitor keadaan dan meminta kepada Kementerian Luar Negeri, dalam hal ini juga Kedutaan Besar Iran untuk mengupayakan adanya hotline agar komunikasi warga negara kita di Iran bisa terpantau dengan baik," tandasnya.
Sementara itu proses evakuasi WNI dari Iran terus berlanjut. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menyatakan pada Rabu 25 Juni 2025 sebanyak 48 WNI yang dievakuasi dari Iran tiba di Tanah Air. Mereka merupakan gelombang evakuasi tahap kedua.
Baca juga: Jenderal Tertinggi Zionis: Pasukan Komando Israel Operasi Senyap di Iran, Lakukan Tipu Daya
Sebelumnya 11 WNI yang dievakuasi dari Iran pada gelombang pertama telah tiba di Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten pada Selasa (24/6/2025).
"Pasca ketibaan 11 WNI di Jakarta yang dievakuasi dari Iran pada 24 Juni 2025 kemarin, hari ini (25/6) akan kembali tiba 48 WNI dan 1 WNA evacuees," kata Direktur Perlindungan WNI Kemlu Judha Nugraha, Rabu (25/6/2025).
"Ke-49 evacuees tersebut tiba dalam tiga penerbangan komersial dari Baku, Azerbaijan, menggunakan Istanbul dan Doha sebagai transit, sebelum terbang ke Jakarta," sambungnya.
Judha menjelaskan, selain itu pihaknya bersama KBRI Muscat juga mengevakuasi tiga WNI dari Yaman Utara. Dimana, wilayah tersebut dikuasai Houthi.
Selain itu, Kemlu dan KBRI Amman juga memfasilitasi evakuasi 2 WNI yang menetap di Tel Aviv dan Yerusalem. Kelima WNI tersebut juga tiba pada Rabu (25/6/2025).
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad meminta masyarakat untuk tetap tenang dalam menyikapi perang Iran vs Israel ini.
Baca juga: Iran Tuntut AS Ganti Rugi atas Kerusakan Fasilitas saat Washington Bantu Israel
"Kami mengimbau kepada warga negara Indonesia untuk tetap tenang. Pemerintah terus berkomunikasi dan meng-update keadaan WNI di Iran. Dan akan terus melakukan evakuasi secara bertahap," kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (26/6/2025).
Dasco menambahkan, DPR dalam hal ini pimpinan DPR dan Komisi I akan terus berkomunikasi dengan pemerintah.
"Memonitor keadaan dan meminta kepada Kementerian Luar Negeri, dalam hal ini juga Kedutaan Besar Iran untuk mengupayakan adanya hotline agar komunikasi warga negara kita di Iran bisa terpantau dengan baik," tandasnya.
Sementara itu proses evakuasi WNI dari Iran terus berlanjut. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menyatakan pada Rabu 25 Juni 2025 sebanyak 48 WNI yang dievakuasi dari Iran tiba di Tanah Air. Mereka merupakan gelombang evakuasi tahap kedua.
Baca juga: Jenderal Tertinggi Zionis: Pasukan Komando Israel Operasi Senyap di Iran, Lakukan Tipu Daya
Sebelumnya 11 WNI yang dievakuasi dari Iran pada gelombang pertama telah tiba di Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten pada Selasa (24/6/2025).
"Pasca ketibaan 11 WNI di Jakarta yang dievakuasi dari Iran pada 24 Juni 2025 kemarin, hari ini (25/6) akan kembali tiba 48 WNI dan 1 WNA evacuees," kata Direktur Perlindungan WNI Kemlu Judha Nugraha, Rabu (25/6/2025).
"Ke-49 evacuees tersebut tiba dalam tiga penerbangan komersial dari Baku, Azerbaijan, menggunakan Istanbul dan Doha sebagai transit, sebelum terbang ke Jakarta," sambungnya.
Judha menjelaskan, selain itu pihaknya bersama KBRI Muscat juga mengevakuasi tiga WNI dari Yaman Utara. Dimana, wilayah tersebut dikuasai Houthi.
Selain itu, Kemlu dan KBRI Amman juga memfasilitasi evakuasi 2 WNI yang menetap di Tel Aviv dan Yerusalem. Kelima WNI tersebut juga tiba pada Rabu (25/6/2025).
(shf)
Lihat Juga :