Pesawat Sukhoi-27/30 dan F-16 Beraksi Dalam Latihan Tempur Sikatan Daya
Rabu, 25 Juni 2025 - 20:28 WIB
loading...
Latihan Matra Udara II Koopsud II Sikatan Daya, Cakra B, dan Trisula Perkasa Kopasgat digelar di AWR Dwi Harmono Lanud Sjamsuddin Noor, Maluka Baulin, Kalimantan Selatan. Foto/TNI AU
A
A
A
BANJARMASIN - Latihan Matra Udara II Komando Operasi Udara II (Koopsud II) Sikatan Daya, Cakra B, dan Trisula Perkasa Kopasgat TA. 2025 digelar di Air Weapon Range (AWR) Dwi Harmono Lanud Sjamsuddin Noor, Maluka Baulin, Kalimantan Selatan, Senin (23/6/2025).
![Pesawat Sukhoi-27/30 dan F-16 Beraksi Dalam Latihan Tempur Sikatan Daya]()
Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M Tonny Harjono menyaksikan secara langsung jalannya latihan militer yang melibatkan berbagai unsur alat utama sistem senjata (Alutsista) TNI AU ini.
Baca juga: Spesifikasi KAAN, Jet Tempur Siluman Turki yang Akan Diborong Indonesia
Alutsista yang diterjunkan dalam latihan ini di antaranya pesawat tempur Su-27/30 Skadron Udara 11, F-16 AM/BM Sakdron Udara 3 dan F-16 C/D Skadron Udara 14, dan Super Tucano EMB-314 Skadron Udara 21.
Selanjutnya pesawat angkut C-130 Hercules Skadron Udara 32, Boeing 737 MPA Skadron Udara 5, C-212 Skadron Udara 4, serta helikopter H-225M dari Skadron Udara 8.
Keterlibatan berbagai alutsista tersebut menunjukkan tingkat kesiapan operasional dan interoperabilitas TNI AU dalam pelaksanaan operasi udara terpadu.
Dalam skenario latihan, menggambarkan ancaman invasi asing terhadap kedaulatan Indonesia, kekuatan udara TNI AU melatihkan berbagai misi tempur secara terintegrasi mulai dari operasi pengintaian, penyerangan strategis, pertempuran udara, Close Air Support, hingga mobilitas udara dengan melibatkan pesawat TNI AU.
Baca juga: Spesifikasi Senjata Nexter 30M 791 yang Akan Terpasang di Pesawat Rafale Indonesia
Sementara di sisi darat, pasukan Kopasgat turut mendukung melalui simulasi penerjunan dan operasi pembebasan tawanan secara realistis sebagai bagian dari rangkaian pertempuran.
KSAU menjelaskan bahwa latihan ini tidak hanya menguji kesiapan alutsista dan satuan. Namun juga menjadi wujud komitmen TNI AU dalam menjaga kedaulatan udara nasional, khususnya di kawasan strategis seperti Kalimantan dan sekitarnya.
![Pesawat Sukhoi-27/30 dan F-16 Beraksi Dalam Latihan Tempur Sikatan Daya]()
"Latihan ini adalah ajang pembuktian bahwa TNI AU mampu merespons setiap tantangan pertahanan secara cepat, terukur, dan terintegrasi," tegas Marsekal TNI M Tonny Harjono dalam keterangan resminya, dikutip Rabu (25/6/2025).
Hadir mendampingi Kasau, Pangkoopsudnas Marsda TNI Minggit Tribowo, Dankodiklatau Marsdya TNI Arif Mustofa, Irjenau, para Asisten KSAU, Kapuslaiklambangjaau, Pangkoopsud II, Dankopasgat, para Kepala Dinas di jajaran Mabesau.
Selain itu Forkopimda Provinsi Kalimantan Selatan, Forkopimda Kabupaten Tanah Laut serta Komandan Lanud jajaran Koopsud II.

Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M Tonny Harjono menyaksikan secara langsung jalannya latihan militer yang melibatkan berbagai unsur alat utama sistem senjata (Alutsista) TNI AU ini.
Baca juga: Spesifikasi KAAN, Jet Tempur Siluman Turki yang Akan Diborong Indonesia
Alutsista yang diterjunkan dalam latihan ini di antaranya pesawat tempur Su-27/30 Skadron Udara 11, F-16 AM/BM Sakdron Udara 3 dan F-16 C/D Skadron Udara 14, dan Super Tucano EMB-314 Skadron Udara 21.
Selanjutnya pesawat angkut C-130 Hercules Skadron Udara 32, Boeing 737 MPA Skadron Udara 5, C-212 Skadron Udara 4, serta helikopter H-225M dari Skadron Udara 8.
Keterlibatan berbagai alutsista tersebut menunjukkan tingkat kesiapan operasional dan interoperabilitas TNI AU dalam pelaksanaan operasi udara terpadu.
Dalam skenario latihan, menggambarkan ancaman invasi asing terhadap kedaulatan Indonesia, kekuatan udara TNI AU melatihkan berbagai misi tempur secara terintegrasi mulai dari operasi pengintaian, penyerangan strategis, pertempuran udara, Close Air Support, hingga mobilitas udara dengan melibatkan pesawat TNI AU.
Baca juga: Spesifikasi Senjata Nexter 30M 791 yang Akan Terpasang di Pesawat Rafale Indonesia
Sementara di sisi darat, pasukan Kopasgat turut mendukung melalui simulasi penerjunan dan operasi pembebasan tawanan secara realistis sebagai bagian dari rangkaian pertempuran.
KSAU menjelaskan bahwa latihan ini tidak hanya menguji kesiapan alutsista dan satuan. Namun juga menjadi wujud komitmen TNI AU dalam menjaga kedaulatan udara nasional, khususnya di kawasan strategis seperti Kalimantan dan sekitarnya.

"Latihan ini adalah ajang pembuktian bahwa TNI AU mampu merespons setiap tantangan pertahanan secara cepat, terukur, dan terintegrasi," tegas Marsekal TNI M Tonny Harjono dalam keterangan resminya, dikutip Rabu (25/6/2025).
Hadir mendampingi Kasau, Pangkoopsudnas Marsda TNI Minggit Tribowo, Dankodiklatau Marsdya TNI Arif Mustofa, Irjenau, para Asisten KSAU, Kapuslaiklambangjaau, Pangkoopsud II, Dankopasgat, para Kepala Dinas di jajaran Mabesau.
Selain itu Forkopimda Provinsi Kalimantan Selatan, Forkopimda Kabupaten Tanah Laut serta Komandan Lanud jajaran Koopsud II.
(shf)
Lihat Juga :