Ali Ungkap Kondisi Mencekam di Teheran sebelum Dievakuasi ke Indonesia via Azerbaijan

Rabu, 25 Juni 2025 - 06:15 WIB
loading...
Ali Ungkap Kondisi Mencekam...
Ali Murtado, salah seorang Warga Negara Indonesia (WNI) yang tengah menjalani pendidikan di Iran, akhirnya dievakuasi ke Tanah Air. Ali menceritakan kondisi mencekam di Teheran selama perang Iran-Israel. Foto/Felldy
A A A
JAKARTA - Ali Murtado, salah seorang Warga Negara Indonesia (WNI) yang tengah menjalani pendidikan di Iran, akhirnya dievakuasi ke Tanah Air. Ali menceritakan kondisi mencekam yang terjadi di Teheran selama perang Iran vs Israel .

Ali menceritakan, dirinya ikut dalam evakuasi ini setelah mendapat kabar dari Grup WhatsApp yang beranggotakan WNI di Iran. Akhirnya, dia memutuskan berangkat dari Kota Qom menuju KBRI yang berada di Teheran.

Sesampainya di Teheran, ia mengaku merasakan kondisi yang mencekamnya suasana perang. Tentu, berbeda seperti di Kota Qom, tempat dia tinggal.

Baca Juga: Pecah Perang Iran vs Israel, Picu Perang Dunia III?

"Saya menginap di sana semalam, dan kondisi di sana cukup mencekam karena ada serangan dari Israel di beberapa saat, dan berhenti beberapa saat, dan kadang-kadang lanjut," kata Ali ditemui ketika sesampainya di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa (24/6/2025) malam.

Beruntungnya, kata dia, dari serangan yang dilancarkan Israel itu ternyata tidak ada yang mampu jatuh ke tanah Teheran lantaran berhasil ditepis oleh drone milik Pertahanan Iran.

Meski begitu, dari yang diketahuinya, banyak warga asli Teheran memilih untuk meninggalkan wilayah tersebut selama perang berlangsung.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
Perang Iran: Dari Bertahan...
Perang Iran: Dari Bertahan Hidup Menjadi Pengatur Kawasan?
Perang Iran 2026: Ketika...
Perang Iran 2026: Ketika Diplomasi Berbicara dengan Bahasa Rudal
Amerika Serikat di Persimpangan...
Amerika Serikat di Persimpangan Damai Pada Perang Iran
Kecam Serangan ke Kilang...
Kecam Serangan ke Kilang Minyak di UEA, Indonesia Ajak Junjung Tinggi Hukum Internasional
Mengapa Amerika Serikat...
Mengapa Amerika Serikat Memblokade Pelabuhan Iran?
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Rekomendasi
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
60 Ribu Guru Dipanggil...
60 Ribu Guru Dipanggil PPG 2026 Tahap 2, Ini Tahapan dan Dokumen yang Wajib Disiapkan
Menkeu Purbaya Raih...
Menkeu Purbaya Raih Gelar Profesor Kehormatan Bidang Ekonomi dari Nankai University
Berita Terkini
2 Calon Manajer Kopdes...
2 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal saat Latsarmil, TB Hasanuddin Berharap Lakukan Evaluasi Menyeluruh
Legal Standing Belum...
Legal Standing Belum Lengkap, Sidang Perdana Gugatan Bonatua Terhadap KPU-Rektor UGM Ditunda
Jaksa Agung Singgung...
Jaksa Agung Singgung Wacana Peleburan Pidum-Pidsus demi Penanganan Perkara Lebih Efisien
Evaluasi 6 Bulan KUHP-KUHAP...
Evaluasi 6 Bulan KUHP-KUHAP Baru, Jaksa Agung Sebut Masih Ada Ketidakseragaman di Lapangan
Presiden Prabowo: Hanya...
Presiden Prabowo: Hanya di Indonesia Polisi Ngurus Pertanian, Tentaranya Sering Ada di Sawah
Polemik Ijazah Jokowi,...
Polemik Ijazah Jokowi, Bonatua Silalahi Gugat KPU, Bawaslu, hingga Rektor UGM
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved