Iran Serang Pangkalan Militer AS di Qatar, Kemlu Imbau WNI Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 24 Juni 2025 - 07:18 WIB
loading...
Iran Serang Pangkalan...
Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI Judha Nugraha. Foto/Dok SindoNews
A A A
JAKARTA - Kementerian Luar Negeri ( Kemlu ) mengimbau kepada seluruh warga negara Indonesia ( WNI ) yang berada di wilayah Timur Tengah untuk meningkatkan kewaspadaan. Hal ini menyusul serangan balasan Iran ke Pangkalan Militer Amerika Serikat (AS) di Qatar .

"Kementerian Luar Negeri mengimbau agar para WNI yang saat ini berada di Timur Tengah meningkatkan kewaspadaan, terus memantau situasi keamanan dan arahan yang diberikan otoritas setempat," kata Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI Judha Nugraha kepada wartawan Selasa (24/6/2025).

Judha juga meminta para WNI agar menghindari lokasi aset-aset negara berkonflik dan mengurangi perjalanan ke luar rumah untuk hal-hal yang tidak mendesak.

Menurut Judha, Kemlu RI bersama perwakilan RI yang berada di Timur Tengah tak berhenti memonitor eskalasi konflik yang melibatkan antara Israel, AS, dan Iran.

Dia menambahkan, bagi WNI yang menetap agar melakukan lapor diri secara online di www.peduliwni.kemlu.go.id dan memastikan data telah update.

Baca Juga: Iran Serang Pangkalan Terbesar AS di Timur Tengah, Nama Sandinya Operasi Herald of Victory

"Jika dalam keadaan darurat di luar negeri agar segera menghubungi hotline Perwakilan RI terdekat atau hotline Kementerian Luar Negeri c.q. Direktorat Pelindungan WNI melalui nomor +62 812-9007-0027 (WhatsApp) atau tekan Tombol Darurat di aplikasi Safe Travel Kemlu," jelasnya.

Diketahui, Iran telah menyerang Pangkalan Udara Al Udeid yang dioperasikan Amerika Serikat (AS) di Qatar, Senin tengah malam. Rudal-rudal Iran menyasar pangkalan tersebut, tetapi Doha mengeklaim telah mencegat setiap misil yang masuk.



Ledakan dilaporkan terjadi di sekitar Ibu Kota Qatar, Doha, saat Teheran mengumumkan telah meluncurkan serangan rudal ke Pangkalan Al Udeid, yang disebutnya sebagai balasan atas keterlibatan AS dalam kampanye pengeboman Israel terhadap Iran.

Serangan tersebut menyusul gelombang serangan rudal antara Israel dan Iran, di mana Israel mengebom penjara Evin, dan terjadi setelah Presiden AS Donald Trump mengemukakan prospek perubahan rezim di Teheran, yang selanjutnya memicu situasi yang diperparah secara drastis oleh serangan AS terhadap tiga situs nuklir Iran selama akhir pekan.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
Prabowo Bertemu Menlu...
Prabowo Bertemu Menlu Qatar di Istana Merdeka, Ini Tiga Poin yang Dibahas
Perang Iran: Dari Bertahan...
Perang Iran: Dari Bertahan Hidup Menjadi Pengatur Kawasan?
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Republikorp-Barzan Holdings...
Republikorp-Barzan Holdings Kerja Sama Pertahanan mulai Senjata hingga Kapal Selam Mini
Klasemen Akhir Grup...
Klasemen Akhir Grup B Piala Dunia 2026: Swiss dan Kanada Tembus 32 Besar, Qatar Tersingkir
Qatar Tersingkir dari...
Qatar Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Bosnia-Herzegovina Jaga Kans Lolos ke 32 Besar
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Rekomendasi
Hari Kedua Audisi Liga...
Hari Kedua Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok, 32 Tim SD Berebut Tiket ke Jakarta
Klasemen Akhir Grup...
Klasemen Akhir Grup B Piala Dunia 2026: Swiss dan Kanada Tembus 32 Besar, Qatar Tersingkir
Qatar Tersingkir dari...
Qatar Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Bosnia-Herzegovina Jaga Kans Lolos ke 32 Besar
Berita Terkini
PAMA Group Tanam 2.000...
PAMA Group Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Semarang: 'Jadi Benteng Alami dari Perubahan Iklim'
Buku Sang Arsitek Presisi...
Buku Sang Arsitek Presisi Polri Ulas Kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit Prabowo
Dokter Tifa: Dakwaan...
Dokter Tifa: Dakwaan Jaksa Penuntut Umum Berisi Pasal Lemah
Dokter Tifa Mulai Disidang...
Dokter Tifa Mulai Disidang 2 Juli: Insya Allah Kami Siap
Gus Yaqut Sakit, KPK...
Gus Yaqut Sakit, KPK Bantarkan Penahanannya ke RS Polri Kramatjati
1 Lagi Calon Manajer...
1 Lagi Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal Dunia saat Latsarmil, Total 3 Orang
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved