Perang Iran Vs Israel, Anwar Abbas Minta Dunia Bersatu Akhiri Keangkuhan AS
Senin, 23 Juni 2025 - 12:41 WIB
loading...
Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Anwar Abbas mengajak dunia internasional bersatu untuk mengakhiri keangkuhan dan kesombongan dari Amerika Serikat (AS). Foto/Dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Anwar Abbas mengajak dunia internasional bersatu untuk mengakhiri keangkuhan dan kesombongan dari Amerika Serikat (AS). Hal itu sebagai respons eskalasi perang Iran Vs Israel yang semakin memanas usai AS meyerang pusat pangkalan nuklir Iran.
"Kita tidak bisa menerima kata-kata Donald Trump (Presiden AS) yang menawarkan sekarang waktunya untuk berdamai, padahal dia baru saja melanggar kedaulatan Iran dengan mengirim pesawat-pesawat tempurnya untuk menyerang dan merusak objek-objek tertentu di negara para mullah tersebut," ujar Anwar saat dikonfirmasi iNews Media Group, Senin (23/6/2025).
Baca juga: Iran: Setiap Negara yang Digunakan Pasukan AS Jadi Target Sah!
"Untuk itu kita meminta dunia agar bersatu bagi mengakhiri keangkuhan dan kesombongan dari negara Paman Sam (julukan AS) tersebut karena jika Amerika tidak diberi pelajaran maka dunia tidak akan pernah damai," tambahnya.
Anwar menekankan bahwa AS menjadi biang kerok dari peperangan yang terjadi di berbagai negara seperti Vietnam, Afghanistan, Irak, Libya, Iran hingga Palestina.
"Amerika lah selama ini yang telah menjadi biang kerok dari semua peperangan yang terjadi di berbagai belahan dunia seperti yang terjadi di Vietnam, Afghanistan, Irak, Libya, Iran dan Palestina. Bagi melaksanakan tugas tersebut peran China dan Rusia tentu sangat diharapkan karena dua negara besar itulah yang diharapkan akan bisa memberikan dukungan persenjataan yang lengkap kepada Iran agar iran dapat mempermalukan Amerika serikat dengan meruntuhkan keangkuhannya yang sudah terlalu lama membuat muak dunia," ungkapnya.
Sebelumnya, Presiden Trump mengumumkan Amerika Serikat telah menyerang Fordo, fasilitas nuklir Iran yang dijaga ketat, serta dua lokasi lainnya, pada Sabtu 21 Juni 2025.
Baca juga: Terungkap! AS Kerahkan 125 Pesawat, Termasuk 7 Bomber Siluman B-2 Jatuhkan 14 Bom GBU-57 di Iran
Trump mengumumkan, membawa militer AS langsung ke dalam perang Israel dengan Iran setelah berhari-hari ketidakpastian tentang apakah ia akan campur tangan dalam konflik tersebut.
"Semua pesawat sekarang berada di luar wilayah udara Iran. Muatan penuh bom telah dijatuhkan di Fordo. Semua pesawat dalam perjalanan pulang dengan selamat," katanya dalam sebuah posting media sosial pada Sabtu 21 Juni 2025 malam, seperti dilansir dari nytimes.
"Kita tidak bisa menerima kata-kata Donald Trump (Presiden AS) yang menawarkan sekarang waktunya untuk berdamai, padahal dia baru saja melanggar kedaulatan Iran dengan mengirim pesawat-pesawat tempurnya untuk menyerang dan merusak objek-objek tertentu di negara para mullah tersebut," ujar Anwar saat dikonfirmasi iNews Media Group, Senin (23/6/2025).
Baca juga: Iran: Setiap Negara yang Digunakan Pasukan AS Jadi Target Sah!
"Untuk itu kita meminta dunia agar bersatu bagi mengakhiri keangkuhan dan kesombongan dari negara Paman Sam (julukan AS) tersebut karena jika Amerika tidak diberi pelajaran maka dunia tidak akan pernah damai," tambahnya.
Anwar menekankan bahwa AS menjadi biang kerok dari peperangan yang terjadi di berbagai negara seperti Vietnam, Afghanistan, Irak, Libya, Iran hingga Palestina.
"Amerika lah selama ini yang telah menjadi biang kerok dari semua peperangan yang terjadi di berbagai belahan dunia seperti yang terjadi di Vietnam, Afghanistan, Irak, Libya, Iran dan Palestina. Bagi melaksanakan tugas tersebut peran China dan Rusia tentu sangat diharapkan karena dua negara besar itulah yang diharapkan akan bisa memberikan dukungan persenjataan yang lengkap kepada Iran agar iran dapat mempermalukan Amerika serikat dengan meruntuhkan keangkuhannya yang sudah terlalu lama membuat muak dunia," ungkapnya.
Sebelumnya, Presiden Trump mengumumkan Amerika Serikat telah menyerang Fordo, fasilitas nuklir Iran yang dijaga ketat, serta dua lokasi lainnya, pada Sabtu 21 Juni 2025.
Baca juga: Terungkap! AS Kerahkan 125 Pesawat, Termasuk 7 Bomber Siluman B-2 Jatuhkan 14 Bom GBU-57 di Iran
Trump mengumumkan, membawa militer AS langsung ke dalam perang Israel dengan Iran setelah berhari-hari ketidakpastian tentang apakah ia akan campur tangan dalam konflik tersebut.
"Semua pesawat sekarang berada di luar wilayah udara Iran. Muatan penuh bom telah dijatuhkan di Fordo. Semua pesawat dalam perjalanan pulang dengan selamat," katanya dalam sebuah posting media sosial pada Sabtu 21 Juni 2025 malam, seperti dilansir dari nytimes.
(shf)
Lihat Juga :