Imigrasi Bandara Soetta Tangkap Pelaku Penembakan Brutal 2 WNA Australia di Bali
Rabu, 18 Juni 2025 - 15:33 WIB
loading...
Ditjen Imigrasi menangkap seorang WNA asal Australia yang diduga terlibat dalam kasus penembakan WNA Australi di Bali. Foto/SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi menangkap seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Australia yang diduga terlibat dalam kasus penembakan WNA Australi di Bali. Pria berinisial DFJ (27) itu ditangkap petugas imigrasi Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Senin, 16 Juni 2025 kemarin, pukul 06.52 WIB.
DJF diketahui akan meninggalkan Indonesia menuju Singapura dengan tujuan akhir Kamboja. DFJ tidak bisa melintas keluar Indonesia karena lampu pada autogate menunjukkan warna merah yang mengindikasikan bahwa yang bersangkutan masuk dalam daftar cekal imigrasi.
Petugas kemudian mengamankan DFJ dan menghubungi Ditjen Imigrasi untuk penanganan lebih lanjut. DFJ berhasil diamankan tepat waktu berkat Pencekalan mendesak yang diajukan oleh Interpol Indonesia.
Baca juga: Polisi Tangkap Pengemudi Lexus Penembak Guru di Bali
"Penangkapan ini membuktikan autogate kami adalah solusi andal untuk perlintasan penumpang yang efisien dengan keamanan terbaik,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Dirjen Imigrasi, Yuldi Yusman, Rabu (18/6/2025).
Setelah diamankan, pukul 10.00 WIB di hari yang sama Tim Subdit Pengawasan Keimigrasian bersama Tim Interpol Indonesia segera menjemput DFJ dan membawanya ke Gedung Ditjen Imigrasi untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Berdasarkan pemeriksaan, kata dia, DFJ terindikasi kuat terlibat dalam kasus penembakan WN Australia di Bali. Oleh karena itu, DFJ kemudian diproses untuk diserahkan kepada Kepolisian Resor Badung.
Baca juga: Bareskrim Tangkap 3 WNA Pelaku Perampokan di Badung Bali
“Sesuai dengan tugas dan fungsi, kami menyerahkan DFJ ke kepolisian untuk pemeriksaan dan tindak lanjut atas dugaan tindak kriminal yang dia lakukan," ujarnya.
Setelah serangkaian koordinasi, pada pukul 22.00 WIB, tim Polres Badung yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Muhammad Said Husein tiba di Ditjen Imigrasi. 30 menit berselang, dilakukan Berita Acara Serah Terima (BAST) untuk membawa DFJ ke Bali guna proses hukum lebih lanjut.
Sebelumnya, pada Sabtu, 14 Juni 2025, sekitar pukul 00.15 WITA, dua WN Australia menjadi korban penembakan brutal oleh Orang Tak Dikenal (OTK) di sebuah vila di kawasan Banjar Sedahan, Kabupaten Badung, Bali. Salah satu korban penembakan tewas di tempat, sementara satu lainnya mengalami luka serius.
DJF diketahui akan meninggalkan Indonesia menuju Singapura dengan tujuan akhir Kamboja. DFJ tidak bisa melintas keluar Indonesia karena lampu pada autogate menunjukkan warna merah yang mengindikasikan bahwa yang bersangkutan masuk dalam daftar cekal imigrasi.
Petugas kemudian mengamankan DFJ dan menghubungi Ditjen Imigrasi untuk penanganan lebih lanjut. DFJ berhasil diamankan tepat waktu berkat Pencekalan mendesak yang diajukan oleh Interpol Indonesia.
Baca juga: Polisi Tangkap Pengemudi Lexus Penembak Guru di Bali
"Penangkapan ini membuktikan autogate kami adalah solusi andal untuk perlintasan penumpang yang efisien dengan keamanan terbaik,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Dirjen Imigrasi, Yuldi Yusman, Rabu (18/6/2025).
Setelah diamankan, pukul 10.00 WIB di hari yang sama Tim Subdit Pengawasan Keimigrasian bersama Tim Interpol Indonesia segera menjemput DFJ dan membawanya ke Gedung Ditjen Imigrasi untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Berdasarkan pemeriksaan, kata dia, DFJ terindikasi kuat terlibat dalam kasus penembakan WN Australia di Bali. Oleh karena itu, DFJ kemudian diproses untuk diserahkan kepada Kepolisian Resor Badung.
Baca juga: Bareskrim Tangkap 3 WNA Pelaku Perampokan di Badung Bali
“Sesuai dengan tugas dan fungsi, kami menyerahkan DFJ ke kepolisian untuk pemeriksaan dan tindak lanjut atas dugaan tindak kriminal yang dia lakukan," ujarnya.
Setelah serangkaian koordinasi, pada pukul 22.00 WIB, tim Polres Badung yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Muhammad Said Husein tiba di Ditjen Imigrasi. 30 menit berselang, dilakukan Berita Acara Serah Terima (BAST) untuk membawa DFJ ke Bali guna proses hukum lebih lanjut.
Sebelumnya, pada Sabtu, 14 Juni 2025, sekitar pukul 00.15 WITA, dua WN Australia menjadi korban penembakan brutal oleh Orang Tak Dikenal (OTK) di sebuah vila di kawasan Banjar Sedahan, Kabupaten Badung, Bali. Salah satu korban penembakan tewas di tempat, sementara satu lainnya mengalami luka serius.
(cip)
Lihat Juga :