2.569 Umat Buddha di 34 Provinsi Serentak Baca Syair Kitab Suci Dhammapada
Minggu, 15 Juni 2025 - 15:16 WIB
loading...
A
A
A
Supriyadi mengatakan, pembacaan Dhammapada secara serentak dengan melibatkan ribuan orang ini merupakan yang pertama kali digelar di Indonesia. Kegiatan ini juga bagian rangkaian dari Peringatan Tri Suci Waisak 2569 BE Tahun 2025 yang bertema 'Tingkatkan Pengendalian Diri dan Kebijaksanaan, Wujudkan Perdamaian Dunia'.
Dia mengapresiasi tingginya antusiasme para peserta untuk ikut membaca bersama-sama 423 syair Dhammapada yang terangkum dalam 26 bab tersebut.
"Ini adalah aktivitas nyata untuk mencintai Kitab Suci Tripitaka yang salah satu kitab populernya adalah Kitab Dhammapada. Harapan kami Dhammapada yang mengajarkan tentang kehidupan nyata bagi setiap manusia yang hidup di dunia ini dapat menjadi pedoman. Syair-syair Dhammapada juga bisa jadi inspirasi bagi setiap umat Buddha dalam menunaikan tugas kewajibannya sebagai manusia di alam ini," terang Supriyadi.
Baca juga: Ratusan Umat Buddha Ikuti Uji Coba Dharmayatra ke Candi Borobudur
Dirjen juga berharap kegiatan pembacaan Kitab Suci Dhammapada ini tak sebatas bermakna seremonial semata. Lebih dari itu, dia berharap semakin umat Buddha dekat dan mencintai Dhammapada, maka akan mampu mencerna dan memahami serta mempraktikkan dengan baik atas kandungan dalam syair-syair kitab suci tersebut.
Dia mengapresiasi tingginya antusiasme para peserta untuk ikut membaca bersama-sama 423 syair Dhammapada yang terangkum dalam 26 bab tersebut.
"Ini adalah aktivitas nyata untuk mencintai Kitab Suci Tripitaka yang salah satu kitab populernya adalah Kitab Dhammapada. Harapan kami Dhammapada yang mengajarkan tentang kehidupan nyata bagi setiap manusia yang hidup di dunia ini dapat menjadi pedoman. Syair-syair Dhammapada juga bisa jadi inspirasi bagi setiap umat Buddha dalam menunaikan tugas kewajibannya sebagai manusia di alam ini," terang Supriyadi.
Baca juga: Ratusan Umat Buddha Ikuti Uji Coba Dharmayatra ke Candi Borobudur
Dirjen juga berharap kegiatan pembacaan Kitab Suci Dhammapada ini tak sebatas bermakna seremonial semata. Lebih dari itu, dia berharap semakin umat Buddha dekat dan mencintai Dhammapada, maka akan mampu mencerna dan memahami serta mempraktikkan dengan baik atas kandungan dalam syair-syair kitab suci tersebut.
Lihat Juga :