Israel Serang Iran, PBNU: Kegagalan Sistem Tata Internasional
Sabtu, 14 Juni 2025 - 10:34 WIB
loading...
A
A
A
Gus Yahya menuturkan sebelum ada serangan Israel ke Iran, publik sudah sangat khawatir dengan berbagai macam konflik yang sudah meletus di mana-mana.
“Pakistan dengan India, Rusia dengan Ukraina, ini mau apalagi? Ngapain itu Israel tiba-tiba menyerang Iran tanpa melalui proses-proses multilateral yang sepatutnya,” ucapnya.
Terkait komunikasi PBNU dengan jaringan internasional, dia mengaku telah menghubungi sejak lama terkait perdamaian dunia seperti Vatikan, Rabitah Alam Islami (RAI), serta tokoh-tokoh di bagian Eropa dan Amerika.
“Tapi, ini kan ormas. Tata dunia dan geopolitik itu stakeholdernya negara. Maka kita memanggil negara-negara untuk bertindak demi keselamatan dunia seluruhnya,” katanya.
Dampak konflik dunia dari tingkatan besar sampai kecil akan sangat mengganggu stabilitas internasional. “Sekarang ada perang Rusia dan Ukraina, kita nggak ikut-ikutan tembak-tembakkan, kita ikut laparnya. Apalagi sekarang marak, tambah lagi, tambah lagi, terus bagaimana kalau aktor-aktor global ini dibiarkan bertindak seenaknya sendiri, semaunya sendiri,” ujar Gus Yahya.
“Pakistan dengan India, Rusia dengan Ukraina, ini mau apalagi? Ngapain itu Israel tiba-tiba menyerang Iran tanpa melalui proses-proses multilateral yang sepatutnya,” ucapnya.
Terkait komunikasi PBNU dengan jaringan internasional, dia mengaku telah menghubungi sejak lama terkait perdamaian dunia seperti Vatikan, Rabitah Alam Islami (RAI), serta tokoh-tokoh di bagian Eropa dan Amerika.
“Tapi, ini kan ormas. Tata dunia dan geopolitik itu stakeholdernya negara. Maka kita memanggil negara-negara untuk bertindak demi keselamatan dunia seluruhnya,” katanya.
Dampak konflik dunia dari tingkatan besar sampai kecil akan sangat mengganggu stabilitas internasional. “Sekarang ada perang Rusia dan Ukraina, kita nggak ikut-ikutan tembak-tembakkan, kita ikut laparnya. Apalagi sekarang marak, tambah lagi, tambah lagi, terus bagaimana kalau aktor-aktor global ini dibiarkan bertindak seenaknya sendiri, semaunya sendiri,” ujar Gus Yahya.
Lihat Juga :