Perusahaan Pertahanan Inggris Hadirkan Inovasi di Pameran Indo Defence

Kamis, 12 Juni 2025 - 21:18 WIB
loading...
Perusahaan Pertahanan...
Sejumlah perusahaan pertahanan Inggris ikut berpartisipasi dalam Indo Defence yang digelar sejak 11 Juni hingga 14 Juni 2025 2025 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Sejumlah perusahaan pertahanan Inggris ikut berpartisipasi dalam Indo Defence yang digelar sejak 11 Juni hingga 14 Juni 2025 2025 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Kehadiran mereka untuk menunjukkan keahlian pertahanan dan keamanan negara, serta komitmen Inggris untuk mendukung Indonesia dalam mengembangkan industri pertahanan dalam negeri.

Kehadiran Inggris meliputi paviliun nasional khusus, yang memamerkan kemampuan terkemuka dunia dari 17 perusahaan Inggris dan delegasi pemerintah Inggris tingkat tinggi yang dipimpin oleh Oliver Harry, Direktur Ekspor Pertahanan dan Keamanan Inggris di Departemen Bisnis dan Perdagangan.

Baca juga: Indo Defence 2025 Diikuti 55 Negara dan 1.180 Perusahaan Industri Pertahanan

Dua perjanjian ditandatangani saat Pameran berlangsung, termasuk Projek Ellipse dari Inggris yang dianugerahi serangkaian kontrak dengan total nilai hampir USD247 juta sebagai bagian dari Program Peningkatan Layanan Kesehatan Kementerian Pertahanan Indonesia, serta Forum Energy Technologies (FET), pemimpin global dalam teknologi manufaktur yang menyediakan teknologi kapal selam penyelamat canggih untuk Angkatan Laut Indonesia dalam kemitraan dengan ANK (Agrapana Nugraha Katara), sebuah perusahaan teknik Indonesia.



Kolaborasi ini menggambarkan kerja sama yang kuat antara industri Inggris dan Indonesia dalam pengembangan kemampuan angkatan laut kelas dunia serta menyoroti kemitraan yang kuat yang membuka jalan bagi kolaborasi lebih lanjut di sektor pertahanan.

Kolaborasi di bidang pertahanan dan keamanan merupakan landasan Kemitraan Strategis Inggris-Indonesia yang baru, yang disetujui oleh Presiden Prabowo dan Perdana Menteri Inggris Starmer untuk diluncurkan secara resmi tahun ini. Tinjauan Pertahanan Strategis Inggris yang diterbitkan minggu lalu, dan Strategi Industri yang akan segera terbit juga menekankan pentingnya kolaborasi industri internasional untuk keberhasilan sektor pertahanan dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Peningkatan kerja sama antara Inggris dan Indonesia merupakan peluang yang saling menguntungkan, yang mendukung kemajuan teknologi, mempertahankan basis keahlian yang penting, dan memperluas skala ekonomi.

“Kerja sama pertahanan dan keamanan sangat penting bagi Kemitraan Strategis Inggris-Indonesia dalam jangka panjang yang disepakati oleh Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Inggris Sir Keir Starmer akan diluncurkan tahun ini. Kehadiran Inggris yang kuat di Pameran ini merupakan bukti komitmen Inggris untuk memperdalam hubungan jangka panjang kami dengan Indonesia di mana kami membangun fondasi untuk terciptanya Kemitraan Strategis baru ini," kata Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste Dominic Jermey dalam keterangan tertulis dikutip Kamis (12/6/2025).

Baca juga: Prabowo: Pertahanan Indonesia Defensif, Tak Ada Proyeksi Kekuatan Militer ke Luar Negeri

Dia menjelaskan, perusahaan-perusahaan Inggris yang berpartisipasi membawa teknologi dan keahlian yang benar-benar mutakhir, menawarkan solusi andal yang sejalan dengan prioritas pertahanan strategis Indonesia untuk bergerak menuju pencapaian visi Indonesia Emas 2045.

"Saya berharap dapat membangun hubungan yang lebih kuat di sektor pertahanan Indonesia dan mendorong peluang-peluang baru yang berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi, perdamaian, keamanan, dan kemakmuran kita bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Ekspor Pertahanan dan Keamanan Inggris Oliver Harry mengatakan, Indo Defence merupakan peluang yang tepat bagi Inggris untuk memperkuat peran sebagai mitra strategis yang mendukung visi Indonesia dalam industri pertahanan yang mandiri dan mampu memenuhi kebutuhan angkatan bersenjata.

"Fokus kami adalah memfasilitasi kolaborasi langsung melalui dialog antar industri, termasuk diskusi seputar transfer teknologi, berbagi keterampilan dan keahlian, serta bersama-sama mengidentifikasi peluang yang saling menguntungkan," sebutnya.

"Proposal kami untuk kemitraan industri jangka panjang menjanjikan manfaat besar bagi kedua negara dan Strategi Industri Inggris yang modern akan membantu meningkatkan potensi ekosistem pertahanan Inggris dengan maksimal, serta meningkatkan kemitraan industri kami dengan Indonesia," sambungnya.

"Keterlibatan dengan perwakilan industri dan pemerintah Indonesia selama pameran akan sangat penting dalam memajukan kerja sama pertahanan," lanjutnya.

Dia mengaskan bahwa salah satu kapal perang Angkatan Laut Kerajaan Inggris akan singgah di Jakarta pada akhir Juni sebagai bagian dari tur Kelompok Kapal Perang Induk Inggris yang juga akan menjadi tuan rumah pameran industri eksklusif.

"Ini akan menjadi simbol kuat dari kemitraan pertahanan dan maritim yang semakin dalam dan menghadirkan peluang besar untuk keterlibatan dan tindak lanjut setelah Indo Defence," tandasnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Republikorp-Barzan Holdings...
Republikorp-Barzan Holdings Kerja Sama Pertahanan mulai Senjata hingga Kapal Selam Mini
Memajukan Peran Korsel...
Memajukan Peran Korsel sebagai Kekuatan Diplomatik melalui Diplomasi Pertahanan
Telkomsel-Republikorp...
Telkomsel-Republikorp Perkuat Teknologi Komunikasi Pertahanan Nasional
Pengadaan Alutsista...
Pengadaan Alutsista TNI Harus Didukung Anggaran Perawatan dan Inhan Dalam Negeri
Baykar-PT Republik Aero...
Baykar-PT Republik Aero Dirgantara Kembangkan Drone Bayraktar Kizilelma untuk Indonesia
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
Krisis Politik Inggris...
Krisis Politik Inggris Makin Parah, PM Keir Starmer Bersiap Mengundurkan Diri
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Rekomendasi
Pramono Bangun Pedestrian...
Pramono Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Tingkatkan Konektivitas
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Hadiri Musprov POBSI...
Hadiri Musprov POBSI Sumut, Ketua Harian: Membangun Biliar Lebih Besar demi Hasilkan Atlet Terbaik 
Berita Terkini
Prabowo Panggil Rosan...
Prabowo Panggil Rosan Roeslani ke Kertanegara Minggu Malam, Ada Apa?
MUI Tegaskan LGBT adalah...
MUI Tegaskan LGBT adalah Penyimpangan: Wajib Disembuhkan
Deretan Pasal Menjerat...
Deretan Pasal Menjerat Roy Suryo dan Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi
Puji Kepemimpinan Wali...
Puji Kepemimpinan Wali Kota Agustina, Hendardji Soepandji: Budaya Semarang Kian Kuat dan Harmonis
Polri Ungkap Peran Ganda...
Polri Ungkap Peran Ganda Frans Antoni di Jaringan Narkoba Fredy Pratama
Malam Ini Roy Suryo...
Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya, Besok Dilimpahkan ke Jaksa
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved