Indo Defence, Kontribusi Indonesia terhadap Perdamaian Dunia
Rabu, 11 Juni 2025 - 23:33 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Hariff Defense Bakal Perkuat BMC Kirpi dengan BMS CY-16H
Di Indonesia sendiri, dampak positif dari penyelenggaraan Indo Defence yang telah berlangsung sejak 2004 tidak hanya berdampak pada industri pertahanan dan keamanan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan. Pasalnya, kegiatan ini berhasil menarik minat investor asing untuk berinvestasi di industri pertahanan Indonesia, sehingga meningkatkan pertumbuhan ekonomi sektor tersebut.
Belum lagi dengan adanya transaksi bisnis dan kontrak-kontrak yang terjadi selama pameran yang tentunya akan meningkatkan devisa negara melalui ekspor produk pertahanan. Selain itu, Indo Defence juga memberikan kesempatan bagi perusahaan-perusahaan dalam negeri untuk memamerkan produk dan teknologi mereka, memperluas jaringan bisnis, dan meningkatkan daya saing.
Sebagai pameran pertahanan terbesar yang masuk jajaran dunia, Indo Defence menarik antusiasme ribuan delegasi untuk berpartisipasi dan pengunjung dari berbagai negara. Hal ini mampu meningkatkan sektor pariwisata dan jasa pendukung seperti perhotelan, transportasi, dan kuliner.
Baca juga: Prabowo: Pertahanan Indonesia Defensif, Tak Ada Proyeksi Kekuatan Militer ke Luar Negeri
Kehadiran Indo Defence pun memberikan dampak positif yang secara langsung dirasakan masyarakat. Indo Defence telah menciptakan banyak lapangan kerja. Sebab dalam pelaksanaannya, pameran ini membutuhkan banyak tenaga kerja, mulai dari persiapan hingga pelaksanaan.
Pelaksanaan Indo Defence kali ini lebih dari sekadar pameran, Indo Defence 2025 Expo & Forum menghadirkan berbagai kegiatan pendukung yang komprehensif. Defence Technology Forum pada 12 Juni 2025 terdiri dari tiga sesi strategis: Asymmetric Warfare Technology, Advancement in Cyber Warfare, dan Innovation in Dismounted Soldier System.
Technical Product Presentation (TPP) akan berlangsung selama tiga hari (11-13 Juni 2025) di empat area theatre sesuai sektor pertahanan, Land, Naval, Air, dan Cyber Security, memberikan kesempatan bagi peserta pameran untuk mempresentasikan produk dan inovasi mereka secara langsung kepada audiens yang lebih luas.
Di Indonesia sendiri, dampak positif dari penyelenggaraan Indo Defence yang telah berlangsung sejak 2004 tidak hanya berdampak pada industri pertahanan dan keamanan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan. Pasalnya, kegiatan ini berhasil menarik minat investor asing untuk berinvestasi di industri pertahanan Indonesia, sehingga meningkatkan pertumbuhan ekonomi sektor tersebut.
Belum lagi dengan adanya transaksi bisnis dan kontrak-kontrak yang terjadi selama pameran yang tentunya akan meningkatkan devisa negara melalui ekspor produk pertahanan. Selain itu, Indo Defence juga memberikan kesempatan bagi perusahaan-perusahaan dalam negeri untuk memamerkan produk dan teknologi mereka, memperluas jaringan bisnis, dan meningkatkan daya saing.
Sebagai pameran pertahanan terbesar yang masuk jajaran dunia, Indo Defence menarik antusiasme ribuan delegasi untuk berpartisipasi dan pengunjung dari berbagai negara. Hal ini mampu meningkatkan sektor pariwisata dan jasa pendukung seperti perhotelan, transportasi, dan kuliner.
Baca juga: Prabowo: Pertahanan Indonesia Defensif, Tak Ada Proyeksi Kekuatan Militer ke Luar Negeri
Kehadiran Indo Defence pun memberikan dampak positif yang secara langsung dirasakan masyarakat. Indo Defence telah menciptakan banyak lapangan kerja. Sebab dalam pelaksanaannya, pameran ini membutuhkan banyak tenaga kerja, mulai dari persiapan hingga pelaksanaan.
Pelaksanaan Indo Defence kali ini lebih dari sekadar pameran, Indo Defence 2025 Expo & Forum menghadirkan berbagai kegiatan pendukung yang komprehensif. Defence Technology Forum pada 12 Juni 2025 terdiri dari tiga sesi strategis: Asymmetric Warfare Technology, Advancement in Cyber Warfare, dan Innovation in Dismounted Soldier System.
Technical Product Presentation (TPP) akan berlangsung selama tiga hari (11-13 Juni 2025) di empat area theatre sesuai sektor pertahanan, Land, Naval, Air, dan Cyber Security, memberikan kesempatan bagi peserta pameran untuk mempresentasikan produk dan inovasi mereka secara langsung kepada audiens yang lebih luas.
Lihat Juga :