Indo Defence, Kontribusi Indonesia terhadap Perdamaian Dunia

Rabu, 11 Juni 2025 - 23:33 WIB
loading...
Indo Defence, Kontribusi...
Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Donny Ermawan Taufanto. Foto/Dok Kemhan
A A A
JAKARTA - Pameran pertahanan Indo Defence 2025 Expo & Forum yang digelar di JIEXPO Kemayoran, Jakarta telah dibuka oleh Presiden Prabowo Subianto , Rabu (11/6/2025). Pameran dan forum pertahanan internasional yang digelar setiap dua tahun sekali ini terselenggara tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

Indo Defence 2025 Expo & Forum berlangsung pada 11-14 Juni di JIExpo Kemayoran. Presiden Prabowo telah melihat beberapa stan pameran dan bertemu dengan tamu-tamu delegasi dari beberapa negara dalam acara tersebut.

Sebanyak 42 negara dan 1.180 peserta yang ikut meramaikan pameran yang telah menjadi wadah strategis untuk mempererat diplomasi pertahanan dan membuka peluang besar dalam pengembangan industri militer, baik dari sisi teknologi, investasi, maupun perdagangan dari sektor pertahanan, kedirgantaraan, dan kemaritiman.

Baca juga: Indo Defence, Respati Bersama Kemhan dan TNI AD Terus Bangun Kemandirian Teknologi Pertahanan lewat RCWS



Dengan ribuan delegasi, pelaku industri, dan pemangku kepentingan dari seluruh dunia, Indo Defence mempertegas posisi Indonesia sebagai bagian dari solusi global turut menghadirkan perdamaian melalui kekuatan dan kolaborasi. Maka itu, Indo Defence 2025 mengusung tema "Defence Partnerships for Global Peace & Stability", yang menegaskan pentingnya kolaborasi dan kerja sama pertahanan antarnegara dalam menciptakan perdamaian dan keseimbangan global.

Wadah strategis bagi industri pertahanan dalam negeri untuk mempromosikan produk dan teknologi mereka ke pasar global. Melihat pentingnya penyelenggaraan pameran alutsista, Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Donny Ermawan Taufanto menekankan, tujuan dari forum ini bukan sekadar bisnis pertahanan, tetapi juga menjadi bagian dari kontribusi Indonesia terhadap perdamaian dunia sebagaimana amanat dalam Pembukaan UUD 1945.

"Kita semua tahu bahwa global stability, peace itu sangat kita harapkan untuk perdamaian, untuk kesejahteraan. Kalau enggak damai, enggak stabil suatu negara, suatu kawasan, ya nonsense kita bisa mendapatkan kesejahteraan, ekonomi enggak akan berkembang, sehingga ini menjadi harapan kita semua, enggak hanya Indonesia saja, tapi semua negara,” ujar Wamenhan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemhan Bakal Datangkan...
Kemhan Bakal Datangkan Helikopter AW149 dan 12 Pesawat Tempur dari Italia
Prabowo Lantik Donny...
Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia dan Yos Sunitiyoso Wagub URI
Kapolri Tak Hadir di...
Kapolri Tak Hadir di Rapat Satgas PKH, Jubir: Semua Unsur Tetap Terwakili
Perencanaan Matang dan...
Perencanaan Matang dan Value for Money Kunci Keberhasilan Modernisasi Alutsista
Alasan Calon Manajer...
Alasan Calon Manajer Kopdes Ikuti Latsarmil, Wamenhan: Latih Disiplin dan Kerja Sama
Kemhan Gandeng Kemenkes...
Kemhan Gandeng Kemenkes Investigasi Kematian 5 Calon Manajer Kopdes
Apa Itu Universitas...
Apa Itu Universitas Republik Indonesia yang Dibentuk Prabowo dan Dipimpin Donny Ermawan?
Wamenhan Paparkan Realisasi...
Wamenhan Paparkan Realisasi APBN Kementerian Pertahanan 2025 di DPR
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Rekomendasi
AI Buatan China Meraih...
AI Buatan China Meraih Skor Sempurna di Olimpiade Matematika Dunia
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Berita Terkini
Alasan Hotman Paris...
Alasan Hotman Paris Tidak Khawatir soal Ucapannya 'Lu Punya Otak Gak?' Dilaporkan ke Polisi
Kejagung Dijadwalkan...
Kejagung Dijadwalkan Periksa Febrie Adriansyah Hari Ini, Sebelumnya Mangkir
Pakar: Pertemuan Kapolri-Direktur...
Pakar: Pertemuan Kapolri-Direktur FBI Langkah Strategis Hadapi Kejahatan Transnasional
Sebut 108 UU Perlu Diubah,...
Sebut 108 UU Perlu Diubah, Cak Imin: Omnibus Law Ciptaker hingga Agraria
KPK: Sebelum Serahkan...
KPK: Sebelum Serahkan Amplop ke Menhut, Bupati Kuansing Kumpulkan SGD 46.500
PPATK Ungkap Perputaran...
PPATK Ungkap Perputaran Dana Judi Online Turun hingga Rp286,84 Triliun di Era Prabowo
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved