Sebut Penyelenggaraan Haji 2025 Gagal, Anggota Timwas Haji Usul Bentuk Pansus
Selasa, 10 Juni 2025 - 16:29 WIB
loading...
Anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR Muslim Ayub mengusulkan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Haji untuk mendalami persoalan penyelenggaraan ibadah haji 2025. Foto/SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR Muslim Ayub mengusulkan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Haji untuk mendalami persoalan penyelenggaraan ibadah haji 2025. Usulan itu dilayanglan lantaran dia menemukan sejumlah persoalan dalam penyelenggaraan ibadah haji.
Muslim mengaku, penyelenggaraan ibadah haji 2025 tak sesuai dengan ekspetasi. Menurut Muslim, banyak masalah dalam pelaksanaan haji baik dari segi penginapan, tenda, transportasi hingga catering.
”Apa alasan kita mau buat Pansus? Karena apa yang kita harapkan tidak sesuai dengan apa yang terlaksana dalam pelaksanaan haji tahun 2025, termasuk masalah penginapan, termasuk masalah tenda, termasuk masalah catering," ucap Muslim, Selasa (10/6/2025).
Baca juga: Usai Sempurnakan Haji, Jemaah ke Madinah untuk Ibadah dan Wisata Religi
Legislator dari Partai Nasdem ini pun mencontohkan salah satu masalah dalam pelaksanaan ibadah haji, seperti transportasi. Ia menyebut, para jemaah sempat lama menunggu jemputan bus untuk ke Arafah.
"Kemarin pada saat jemaah mau berangkat ke Arafah waktu wukuf itu, dari jam 6 pagi (jemaah) sudah nunggu mobil sampai jam 12 siang, juga belum sampai-sampai lagi mobilnya," kata Muslim.
Baca juga: Timwas Haji Dapat Keluhan Jemaah, Penyaluran Makan hingga Bus Penjemput Telat
"Ya sudah itu pada saat sampai ke Arafah, itu banyak jemaah-jemaah kita yang tidak dapat tenda, rebutan, siapa duluan dia yang dapat, ada yang tidur di luar, ada yang di kursi, dan dokumentasinya itu ada ke kita," imbuhnya.
Atas dasar itu, Muslim menilai, pelaksanaan ibadah haji 2025 kurang maksimal dan gagal. "Jadi saya sangat menyayangkan, ya gagal lah bagi saya (penyelenggaraan ibadah haji 2025)," ujarnya.
Kendati demikian, Muslim menyatakan, evaluasi masalah penyelenggaraan ibadah haji tak bisa dibahas dalam forum rapat kerja (raker) belaka, melainkan forum pansus.
"Oh enggak bisa, enggak bisa (kalau hanya raker), kita harus melaksanakan pansus. Pansus ini terdiri dari seluruh komisi, ya kan, dan dari berbagai fraksi," tegas Muslim.
Muslim pun berencana berkomunikasi dengan anggota fraksi lain dalam membentuk pansus. "Oke, nanti kita akan komunikasi dengan fraksi-fraksi yang lain," ujarnya.
Muslim mengaku, penyelenggaraan ibadah haji 2025 tak sesuai dengan ekspetasi. Menurut Muslim, banyak masalah dalam pelaksanaan haji baik dari segi penginapan, tenda, transportasi hingga catering.
”Apa alasan kita mau buat Pansus? Karena apa yang kita harapkan tidak sesuai dengan apa yang terlaksana dalam pelaksanaan haji tahun 2025, termasuk masalah penginapan, termasuk masalah tenda, termasuk masalah catering," ucap Muslim, Selasa (10/6/2025).
Baca juga: Usai Sempurnakan Haji, Jemaah ke Madinah untuk Ibadah dan Wisata Religi
Legislator dari Partai Nasdem ini pun mencontohkan salah satu masalah dalam pelaksanaan ibadah haji, seperti transportasi. Ia menyebut, para jemaah sempat lama menunggu jemputan bus untuk ke Arafah.
"Kemarin pada saat jemaah mau berangkat ke Arafah waktu wukuf itu, dari jam 6 pagi (jemaah) sudah nunggu mobil sampai jam 12 siang, juga belum sampai-sampai lagi mobilnya," kata Muslim.
Baca juga: Timwas Haji Dapat Keluhan Jemaah, Penyaluran Makan hingga Bus Penjemput Telat
"Ya sudah itu pada saat sampai ke Arafah, itu banyak jemaah-jemaah kita yang tidak dapat tenda, rebutan, siapa duluan dia yang dapat, ada yang tidur di luar, ada yang di kursi, dan dokumentasinya itu ada ke kita," imbuhnya.
Atas dasar itu, Muslim menilai, pelaksanaan ibadah haji 2025 kurang maksimal dan gagal. "Jadi saya sangat menyayangkan, ya gagal lah bagi saya (penyelenggaraan ibadah haji 2025)," ujarnya.
Kendati demikian, Muslim menyatakan, evaluasi masalah penyelenggaraan ibadah haji tak bisa dibahas dalam forum rapat kerja (raker) belaka, melainkan forum pansus.
"Oh enggak bisa, enggak bisa (kalau hanya raker), kita harus melaksanakan pansus. Pansus ini terdiri dari seluruh komisi, ya kan, dan dari berbagai fraksi," tegas Muslim.
Muslim pun berencana berkomunikasi dengan anggota fraksi lain dalam membentuk pansus. "Oke, nanti kita akan komunikasi dengan fraksi-fraksi yang lain," ujarnya.
(cip)
Lihat Juga :