Banggakan Soekarno-Hatta, Megawati: Kalau Tak Ada Proklamator, Kamu Nggak Akan Merdeka!

Sabtu, 07 Juni 2025 - 22:54 WIB
loading...
Banggakan Soekarno-Hatta,...
Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri secara tegas menyatakan seluruh rakyat Indonesia saat ini tidak bisa hidup dengan merdeka jika tanpa ada yang berani bicara proklamasi kemerdekaan. Foto: Dok SindoNews
A A A
JAKARTA - Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri secara tegas menyatakan seluruh rakyat Indonesia saat ini tidak bisa hidup dengan merdeka jika tanpa ada yang berani bicara proklamasi kemerdekaan. Sebelum berbicara hal tersebut, Megawati terlebih dulu menyoroti perlakuan terhadap sang ayah yang merupakan Presiden Pertama RI sekaligus Proklamator Bangsa Soekarno usai lengser dari kekuasaan.

Hingga saat ini dia tak pernah tahu pasti status hukum ayahnya setelah tak lagi berkuasa. “Jadi status bapak saya, saya sendiri tidak tahu, tahanan kah? Tidak ada selembar kertas pun. Ini saya ngadu kepada rakyat supaya rakyat tahu kayak apa yang namanya proklamator itu diberlakukan seperti itu,” ujar Megawati di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta Pusat, Sabtu (7/6/2025).

Baca juga: Megawati: Banyak Orang Takut Suarakan Kebenaran karena Khawatir Dipanggil Polisi

Menurut dia, Bung Karno sebagai sosok yang memproklamasikan kemerdekaan Indonesia bersama Mohammad Hatta pada 17 Agustus 1945 justru mengalami perlakuan tidak adil di masa akhir hidupnya.

Padahal, tanpa keberanian tokoh seperti Bung Karno dalam menyuarakan kemerdekaan, bangsa Indonesia tidak akan meraih kemerdekaan seperti yang dinikmati hari ini. “Kalau bilang itu bukan proklamator, kamu nggak akan merdeka, tahu!" katanya.

Ketua Umum PDIP itu menyatakan Bung Karno bersama para pendiri bangsa mempertaruhkan nyawa demi menyuarakan kemerdekaan.

Karena itu, dia menilai sudah semestinya masyarakat sekarang tidak melupakan sejarah dan menghargai jasa para proklamator. “Ingat, kalau tidak ada yang berani berbicara yang namanya proklamasi, nggak ada kalian ini. Masih jadi budak-budak. Ingat!” ujarnya.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Dasco Pimpin Safari DPR ke Parpol Nonparlemen Minta Masukan RUU Pemilu
Abdul Rahman Golkar...
Abdul Rahman Golkar ke Deddy Sitorus: Krisis Batu Bara Bukan Persoalan Baru
GNB Bahas RUU Polri...
GNB Bahas RUU Polri saat Bertemu Megawati
Megawati Gelar Silaturahmi...
Megawati Gelar Silaturahmi dengan Tokoh Gerakan Nurani Bangsa, Ada Istri Gus Dur hingga Romo Magnis
AHY: Oposisi Harus Konstruktif,...
AHY: Oposisi Harus Konstruktif, Tidak Boleh Memecah Belah Bangsa
Din Syamsuddin Ungkap...
Din Syamsuddin Ungkap Bung Karno Tokoh Dikagumi Dunia Internasional
Di Diskusi Partai Perindo,...
Di Diskusi Partai Perindo, JJ Rizal Minta Gubernur Jakarta Belajar dari Soekarno
Pramono Dampingi Megawati...
Pramono Dampingi Megawati Hadiri Bung Karno Festival di Taman Proklamasi
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
Rekomendasi
JAECOO Catat 20.000...
JAECOO Catat 20.000 Pengiriman J5 EV di Indonesia, Ini Target Selanjutnya
Jelang Hari Bhayangkara...
Jelang Hari Bhayangkara Ke-80, Polda Riau Tuntaskan 110 Jembatan Merah Putih Presisi
Prabowo Targetkan Pangkas...
Prabowo Targetkan Pangkas 1.000 BUMN Jadi Tinggal Tersisa 250
Berita Terkini
Kapolri: Hari Bhayangkara...
Kapolri: Hari Bhayangkara Jadi Momentum Evaluasi dan Mendengar Masukan Masyarakat
Prabowo Terima Usulan...
Prabowo Terima Usulan Rektor, Keuntungan BUMN untuk Riset dan Inovasi
Hadiri Pekan Olahraga...
Hadiri Pekan Olahraga Polri dan CFD, Kapolri: Momentum Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat
Jokowi Injak Kepala...
Jokowi Injak Kepala Kerbau saat Terima Gelar Adat, PDIP: Bagian Adat atau Simbol Perendahan Politik?
MUI Susun Naskah Akademik...
MUI Susun Naskah Akademik RUU Pidana LGBT, Dorong Masuk Prolegnas
Kecam Dugaan Intimidasi...
Kecam Dugaan Intimidasi Dokter di NTT, Ninik: Sanksi Disiplin Jika Kader PKB Terlibat
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved