Anies Khotbah Salat Iduladha di Masjid Agung Al Azhar, Ingatkan Kesetaraan

Jum'at, 06 Juni 2025 - 08:43 WIB
loading...
Anies Khotbah Salat...
Mantan Gubernur Jakarta Anies Baswedan menjadi khatib salat Iduladha di Masjid Agung Al Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (6/6/2025). Foto/Ari Sandita
A A A
JAKARTA - Mantan Gubernur Jakarta Anies Baswedan menjadi khatib salat Iduladha di Masjid Agung Al Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (6/6/2025). Salah satu poin dalam khotbahnya, Anies mengingatkan tentang kesetaraan.

"Hari ini kita berkumpul merayakan Iduladha, Hari Raya Kurban yang mengajarkan kita tentang ketundukan kepada Allah, tentang kepedulian kepada sesama," ujar Anies.

Dia mengatakan, di saat yang sama pada saat jemaah melaksanakan salat id di Masjid Agung Al Azhar, jutaan jemaah haji sedang menjalankan rukun haji di Tanah Suci. Mereka berdiri di Arafah, bermalam di Muzdalifah, dan melempar jumrah di Mina, semuanya dalam kesetaraan mutlak di hadapan Allah.

Baca juga: Suasana Salat Iduladha 2025 di Masjid Agung Al Azhar dan Balai Kota Jakarta



"Saat ini, kita menyaksikan jutaan manusia berpakaian ihram di Tanah Suci, kita disadarkan pada hakikat kemanusiaan, semua setara, tidak ada pembesar dan rakyat kecil, tak ada raja tak ada hamba sahaya, tak ada kaya tak ada miskin, hanya semua manusia di hadapan Allah," tuturnya.

Anies menerangkan, semua jemaah haji mengenakan dua helai kain putih dan menyeru Labaik Allahumma Labaik. Namun, sekembalinya dari haji, sekembalinya ke kota-kota, seperti di Indonesia, di Jakarta, Surabaya, Medan, Makassar, kesetaraan itu seolah menguap.

"Di satu sisi restoran mewah dengan penuh pengunjung, di sisi lain anak-anak memeluk sampah demi sesuap nasi. Mobil-mobil mewah melintas di jalan yang sama dengan gerobak pedagang sayur yang mulai bekerja sebelum subuh," jelasnya.

Dia menerangkan, itu bukan pemandangan di negeri asing, itu adalah pemandangan di halaman rumah sendiri, sementara kota selalu menjadi tanda dari kesehatan dari peradaban lebih luas. Dalam sejarah Islam, peradaban di bangun dan diawali dengan menata ulang sebuah kota, dari Yastrib menjadi kota nabi, menjadi kota yang bercahaya.

"Bahkan seorang cendekiawan muslim tersohor, Al Farabi menyebutkan tingkat peradaban itu bisa dilihat dengan bagaimana kota ditata dan bagaimana kota mencerminkan masyarakatnya," jelasnya.

Dia menambahkan, istilah politik, yang dikenal hari ini berangkat dari istilah yang digunakan orang-orang Yunani untuk menggambarkan bagaimana mengelola kota. Kota yang ditata dengan baik dengan menghadirkan kebaikan dan keadilan adalah tanda peradaban yang sehat.

"Sebaliknya, kota yang ditandai dengan ketidakadilan itu adalah penanda sebuah masyarakat yang sakit. Islam tumbuh besar ketika nabi besar Muhammad SAW memimpin dari sebuah kota, Islam adalah agama yang tumbuh besar di kota dan di kota itulah peradaban Islam dibangun dan menjadi rujukan hingga kini," pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemenag Catat 2 Juta...
Kemenag Catat 2 Juta Hewan Kurban Senilai Rp18,28 Triliun Dipotong saat Iduladha
Anies Baswedan: Dino...
Anies Baswedan: Dino Patti Djalal Bukan Karbitan Jadi Diplomat, Bukan Pula Karbitan Jadi Pejabat
Kurban dan Pembangunan
Kurban dan Pembangunan
Masjid Dekat Rumah Amien...
Masjid Dekat Rumah Amien Rais Dapat Kiriman Sapi Kurban dari Pak TIW saat Iduladha
Aliyah Rizq Raih Pengakuan...
Aliyah Rizq Raih Pengakuan Asean dan Asia Records lewat Asia Mega Qurban 2026
Jazuli Juwaini Ajak...
Jazuli Juwaini Ajak Umat Maknai Haji dan Kurban sebagai Penguatan Spiritual dan Sosial
Libur Panjang Iduladha...
Libur Panjang Iduladha Berakhir, 199 Ribu Kendaraan Kembali ke Jabotabek
Usai Libur Panjang,...
Usai Libur Panjang, Arus Kendaraan Masuk Jabotabek Diperkirakan Naik Mulai Hari Ini dan Besok
Arus Balik Long Weekend...
Arus Balik Long Weekend Padati Whoosh, Separuh Penumpang Bergerak ke Jakarta
Rekomendasi
MEKAR Kembangkan Ekosistem...
MEKAR Kembangkan Ekosistem Pembiayaan Produktif
HUT ke-499, Pramono-Rano...
HUT ke-499, Pramono-Rano Resmi Luncurkan Logo 5 Abad Jakarta
BPS Canangkan Sensus...
BPS Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Kalimantan Timur: Perkuat Kompas Pembangunan Daerah
Berita Terkini
Jokowi Pakai Baju Berlogo...
Jokowi Pakai Baju Berlogo PSI: Artinya Tahu Sendiri
Bangun Integrasi Hukum...
Bangun Integrasi Hukum dan Seni Lewat Pustaka Nada
Kemhan Beberkan Materi...
Kemhan Beberkan Materi Latihan Fisik Calon Manajer Kopdes: Baris-berbaris hingga Hormat Militer
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
DPR Desak Latsarmil...
DPR Desak Latsarmil Peserta SPPI Disetop: Nyawa Jangan Dianggap Enteng!
Saatnya Muktamar NU...
Saatnya Muktamar NU Hadirkan Kepemimpinan yang Tak Lagi Wariskan Pertengkaran Berkepanjangan
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved