Bantu Palestina, PCINU Yordania Salurkan Water Station ke Kamp Pengungsian
Rabu, 04 Juni 2025 - 17:01 WIB
loading...
A
A
A
“Melalui kemitraan ini, AQUA memperluas jangkauan kebaikannya hingga ke kamp-kamp pengungsian yang masih memerlukan bantuan. Ini adalah bentuk konkret dari kepedulian kami terhadap isu kemanusiaan,” lanjut KH. Hakim.
Diharapkan fasilitas water station yang dibangun di lokasi-lokasi pengungsian menjadi solusi krisis air bersih yang selama ini menjadi keluhan utama para pengungsi. Selain itu, bantuan juga menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar penyaluran logistik, melainkan juga simbol solidaritas dan kepedulian dari masyarakat Indonesia terhadap penderitaan warga Palestina.
Dengan menggabungkan sumber daya, pengalaman, dan semangat kebersamaan, PCINU Yordania dan AQUA berharap dapat memberi dampak nyata bagi kehidupan para pengungsi. Kolaborasi ini juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk terlibat dalam aksi-aksi kemanusiaan lintas negara.
“Ini adalah bagian dari ikhtiar kita bersama untuk menjadi bagian dari solusi. Ketika kita tidak bisa hadir secara fisik di medan konflik, maka kita hadir dengan kepedulian dan bantuan nyata,” ujarnya.
Perlu diketahui, konflik yang terjadi di Gaza telah menyebabkan lebih dari 35.000 korban jiwa dan ratusan ribu orang kehilangan tempat tinggal. Banyak di antaranya kini hidup dalam kondisi serba terbatas di kamp-kamp pengungsi yang tersebar di Yordania, Lebanon, dan wilayah lainnya.
Diharapkan fasilitas water station yang dibangun di lokasi-lokasi pengungsian menjadi solusi krisis air bersih yang selama ini menjadi keluhan utama para pengungsi. Selain itu, bantuan juga menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar penyaluran logistik, melainkan juga simbol solidaritas dan kepedulian dari masyarakat Indonesia terhadap penderitaan warga Palestina.
Dengan menggabungkan sumber daya, pengalaman, dan semangat kebersamaan, PCINU Yordania dan AQUA berharap dapat memberi dampak nyata bagi kehidupan para pengungsi. Kolaborasi ini juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk terlibat dalam aksi-aksi kemanusiaan lintas negara.
“Ini adalah bagian dari ikhtiar kita bersama untuk menjadi bagian dari solusi. Ketika kita tidak bisa hadir secara fisik di medan konflik, maka kita hadir dengan kepedulian dan bantuan nyata,” ujarnya.
Perlu diketahui, konflik yang terjadi di Gaza telah menyebabkan lebih dari 35.000 korban jiwa dan ratusan ribu orang kehilangan tempat tinggal. Banyak di antaranya kini hidup dalam kondisi serba terbatas di kamp-kamp pengungsi yang tersebar di Yordania, Lebanon, dan wilayah lainnya.
(cip)
Lihat Juga :